
Setelah memberikan hadiah kepada kedua asisten nya, dan memberikan janji akan keluar ke sirkuit di akhir pekan, akhirnya Angel mengajak Daniel ke kamar karena Daniel harus minum obat dan segera istirahat.
Setelah kepergian Daniel dan Angel, Peter mengajak Hansel keluar untuk melihat mobil baru mereka.
"Gimana Hans. " kata Peter saat berada di luar mansion dan berada di samping mobilnya dengan senyum yang mengembang.
Hansel juga ikut tersenyum lebar. Dia yang biasanya seorang pendiam kini menunjukkan gigi putihnya.
"Aku bahagia, Pet. Akhirnya aku bisa mengendarai mobil seperti punya nona. Dulu hanya menjadi penumpang nona. Sekarang aku bisa mengendarai sendiri. "
"Kau sih enak masih bisa menaiki mobil princess, sedangkan aku. Melihat dalamnya saja tidak pernah. Karena Daniel tidak pernah menggunakan mobilnya itu. " kata Peter sedikit ketus.
Hansel terkekeh mendengar ucapan Peter yang kesal kepada Daniel.
"Sekarang aku ingin melihat isi di dalam mobil ini dengan puas. " kata Peter kemudian membuka mobilnya.
"Gila ini bagus banget. Keren. " ujar Peter saat berada di dalam mobilnya dan melihat interior di dalamnya.
"Ya memang keren," kata Hansel yang sudah duduk di sebelah Peter.
"Sejak kapan kau berada di sini? " tanya Peter terkejut.
"sejak kau mengagumi mobil ini. " kata Hansel santai.
"Keluarlah, naiki mobilmu sendiri. " usir Peter.
Perdebatan antara mereka berdua masih terjadi dan tidak ada satupun yang mau mengalah.
Di kamar
Angel sudah memberikan obat untuk diminum Daniel, dan Daniel pun sudan bersiap untuk tidur. Angel sendiri sekarang sudah berada di kamar mandi. Dia sedang mematut dirinya di depan cermin dan sudah memakai baju haram yang dipilih kan Daniel tadi.
Sebenarnya, Angel tadi terlambat mengejar Daniel karena dia sedang melakukan pembayaran semua baju dan lingerie yang sudah di pilih Daniel, dan menyuruh pegawai toko itu untuk mengirimnya ke mansion.
Angel sudah siap, dengan membalut tubuhnya menggunakan jubah tidur dia keluar. Dilihatnya Daniel yang belum tidur dan sedang memainkan ponselnya. Angel mendekat dan membuka jubah tidurnya itu di depan Daniel. Sontak Daniel mendongak dan dia merasa kesulitam menelan ludahnya, melihat Angel yang sedang menggunakan lingerie hitam yang di pilihnya tadi.
"Dari mana kau mendapatkan baju ini? " tanya Daniel dengan pandangan yang tak lepas dari mata Angel.
__ADS_1
Angel langsung tersenyum. "Tentu saja dari toko tempatmu memilih baju ini. Tadi aku telambat mengejarmu karena harus membayar semua baju haram yang kau pilih untukku. "
Daniel menganga mendengar penjelasan Angel. Lalu dia mengulurkan tangan agar di sambut, Angel pun menyambut uluran tangan Daniel dan mendekat duduk di sebelah Daniel.
"Soal yang tadi aku minta maaf padamu. Aku telalu kekanakan. " ujar Daniel sambil membelai wajah Angel.
"Sudahlah tidak apa, tadi kita hanya salah paham saja. "
Daniel langsung mendekatkan tengkuk Angel kewajahnya dan mencium Angel dengan penuh ingin.
"Kau sangat menggodaku sayang. " kata Daniel di tengah cumbuan mereka.
Angel hanya tersenyum membalas Daniel yang sedang meracau. Malam itu, Angel sangat berkerja untuk melakukan penyatuan berkali-kali dengan Daniel. Karena dia ingin, esok pagi saat terbangun ada perubahan besar terjadi pada diri suaminya itu.
**********************
Keesokan harinya, Daniel yang sudah. terbangun lebih dulu, melihat ke arah jam dinding. Rupanya sudah pukul sepuluh. Lalu dia melihat ke sampingnya, di lihatlah wajah istrinya itu lekat-lekat dan tersenyum.
"Terimakasih untuk semalam, kau sudah memanjakan ku. Aku janji ketika aku sembuh, aku yang akan bekerja keras memanjakan mu. " ujarnya sambil merapikan anak rambut di wajahnya.
Daniel kemudian merasakan ada pergerakan di bawah sana. Kakinya bisa di gerakkan dengan bebas.
"Tidak apa-apa, ini sudah jauh lebih baik dan lumayan sudah bisa di tekuk. Aku akan membuat kejutan untuk Quee nanti. " gumam Daniel dengan senyuman yang menghiasi bibirnya.
Daniel melihat kesampingnya, dilihatnya Angel yang sedang menggeliat kan tubuhnh hingga selimutnya melorot ke bawah. Terlihatlah tubuh bagian atas Angel yang terekspos.
"Ya Tuhan, aku baru saja bisa menggerakkan kakiku. Tapi kenapa kau suguhkan aku pemandangan indah ini di depanku sekarang. Daniel terus meracau, sambil menutupi tubuh Angel dengan selimut.
Dengan hati-hati Daniel membangunkan angel, karena tau istrinya itu saat inj pasti sangat lelah karena melayaninya semalam, apalagi dia yang mendominasi permainan.
"Sayang, bangunlah... ini sudah siang. Aku lapar, aku masih butuh batuanmu untuk bergerak. " Daniel menoel-noel punggung Angel yang sedang memunggunginya.
Angel berbalik masih dengan menutup matanya, "Ada apa? Aku masih mengantuk. " ujarnya dengan suara serak khas bangun tidur.
"Ayo bangun. Ini sudah jam 10 Queen,aku lapar. Cacing-cacing diperutku sudah mulai demo."
Angel duduk dengan malas dan masih memejamkan matanya.
__ADS_1
"Maafkan aku, karena aku belum bisa melakukannya sendiri.."kata Daniel dengan wajah menyesal.
Angel langsung membuka matanya dan menerbitkan senyum di bibirnya.
"Tidak apa-apa aku akan membantumu, ayo." angel kemudian membantu Daniel duduk di kursi rodanya.
Setelah membersihkan tubuh Daniel, angel mau sekalian mandi namun di larang Daniel.
" Antarkan aku keluar dulu , kaku bisa beredam setelahnya. AKu tau kau sangat lelah. Jadi relakskan tubuhmu agar tubuhmu bisa segar kembali."
"Apa kau yakin?"
"Iya ..."
"baiklah," akhirnya Angel mengantar Daniel ke luar, Angel segera menyiapkan pakaiannya. Lalu mendudukkannya di atas tempat tidur..
Apa kau ingin di sini apa di kursi roda.?
"Aku di sini saja." kata Daniel menunjuk tempat tidurnya.
"Baiklah aku coba bantu berpakaian,"
"tidak usah Queen aku ingin mencobanya sendiri."
"Baiklah kalau begitu aku mandi dulu,kalalu kau sudah lapar segera hubungi bibi An,dan suruh siapkan makanan di kamar."
Daniel hanya mengangguk. Setelah Angel berada di kamar mandi, Daniel mulai mencoba menggunakan baju dan celananya sendiri,walau sedikit susah Namun dia tetap berusaha, hingga akhirnya berhaasil.
Danil kemudian coba menurunkan kedua kakinya di lantai, dan melihat kakinnya bisa menapak lantai, Danil tersenyum lebar. Hatinya sangat bahagia. Kemudian Daniel mencoba berdiri dengan sekuat tenaga.
Dan akhirnya dia bisa berdiri tegak walau sedikit bergetar.Semua yang di lakukan Daniel tak luput dari penglihatan Angel, karena Angel tidak sedang berendam, dia hanya mandi seperti biasa. Karena takut jika Daniel membutuhkan sesuatu. Hingga akhirnya dia bisa melihat Daniel bisa berdiri sendiri.
Daniel mencoba menggerakkan kakinya, dan berhasil. Sedikit demi sedikit dia bisa menggerakkan kakinya walau dengan sekuat tenaga.
Angel yang melihat semua itu terharu berjalan menghampiri Daniel dan berhambur memeluknya.
"Terimakasih, akhirnya kau sudah bisa berdiri. dan melangkah walau dengan susah payah. ' ucap Angel di dalam pelukan Daniel.
__ADS_1
Daniel yang terkejut dengan pelukan Angel pun membalas pelukan istrinya itu dan tersenyum bahagia.
Bersambung.