
Duo D sudah bersiap untuk pergi makan malam di luar. Kini mereka sudah berada di dalam mobil sport merah milik Daniel.
"Kamu ingin makan apa Queen? " tanya Daniel sambil menyalakan mobilnya.
"Emm... makan apa aja. Tapi kita makannya di dalam pusat perbelanjaan ya? atau di dekat pusat perbelanjaan. Soalnya aku mau membeli sesuatu di pusat perbelanjaan nanti. " Kata Angel. "Nanti antarkan aku ke sana. " lanjutnya
"Oke, baiklah. Ayo kita berangkat. " kata Daniel.
Suasana berubah menjadi sunyi di dalam mobil itu. Angel dengan pemikirannya sendiri sedangkan Daniel yang fokus pada kemudi.
Angel yang tidak suka dengan suasana seperti ini mulai membuka obrolan.
"King, bolehkah aku menyalakan musiknya? " tanya Angel.
"Nyalakan saja Queen. Kau bisa kan? "
"Hmm... " jawab Angel bergumam.
"Aku tidak suka suasana sepi seperti ini. " kata Angel kemudian.
"Aku sedang fokus mengemudi Queen. Kau putar lah musik yang kamu suka. " kata Daniel masih fokus kepada setir mobilnya.
Setelah menemukan lagu yang sesuai seleranya lalu Angel mulai ikut menyanyi sesuai lagunya. Daniel yang mendengar Angel menyanyi hanya tersenyum, sambil ikut menikmati lagu yang Angel nyanyikan.
Tiba-tiba Angel membuka suaranya lagi untuk bertanya kepada Kakaknya.
"King, kenapa ya Mom dan Dad selalu melarang aku keluar. Kalau tidak bersama mommy dan Daddy. " tanya Angel.
Daniel hanya menggerakkan bahunya, tanda tidak tahu.
"Kita juga disuruh menyembunyikan identitas kita. Bahkan orang tua kita juga tidak pernah mempublish kita ke Khalayak ramai. Apakah kita berdua ini bukan anak kandung mom dan daddy ya King, sehingga membuat mereka malu untuk mempublish kita. Aku jadi penasaran. " cerocos Angel tanpa filter.
"Hush... apa yang kamu katakan Angel. Jangan bicara seperti itu. Kalau mom dan Daddy dengar mereka pasti akan sedih atau marah. Nanti uang jajan bulananmu pasti akan di potong sama daddy. Kamu mau? " kata Daniel menimpali.
"Ya... aku merasa aneh saja. Sejak kecil ruang gerak ku terasa di batasi dan biasanya keluarga terpandang pasti mengenalkan anak-anak mereka ke publik. " kata Angel tidak terima.
"Mereka melakukan itu pasti ada alasannya Queen. Mungkin mereka ingin melindungi kita dari para pesaing bisnisnya. Lagi pula nih ya, mom dan dad tidak menyembunyikan kita sepenuhnya. Mereka pernah mengatakan kalau mereka memiliki dua anak yaitu laki-laki dan perempuan. Jadi tidak sepenuhnya Mom dan dad tidak mempublish kita. Pasti ada alasannya, dan tugas kita adalah menghormati alasan mereka, karena mereka tau yang terbaik untuk kita. " Kata Daniel panjang lebar memberi alasan yang jelas kepada adiknya.
Angel yang mendengar penjelasan Daniel hanya menanggapinya dengan menganggukan kepalanya.
Suasana kembali menjadi hening, hanya suara musik yang menghiasi suasana di dalam mobil.
Tak berapa lama mobil mereka telah sampai di parkiran Mall terbesar di kota Xx.
Daniel melihat kearah Angel yang sedang melamun. 'Apa yang sedang mengganggu pikirannya, kenapa dia melamun?? ' gumam Daniel dalam Hati.
"Apa yang sedang kamu pikirkan Queen? " tanya Daniel yang membuyarkan lamunan Angel.
"Ah... ti.. tidak apa-apa. Apa kita sudah sampai? " tanya Angel tergagap karena terkejut.
"Sudah... jangan pikirkan apa-apa. Malam ini kita besenang-senang tanpa ada mom dan daddy." kata Daniel.
__ADS_1
"Kita nikmati malam ini Queen." lanjutnya sambil membelai lembut rambut Angel penuh sayang.
"Iya... King, ayo kita bersenang - senang. " kata Angel dengan senyuman indah yang terukir di bibirnya.
Mereka berdua keluar dari mobil dan menuju kedalam mall dengan tangan Angel yang bergelayut manja di lengan Daniel.
Seperti yang sudah diduga, tiap mereka berjalan pasti menjadi pusat perhatian khalayak ramai. Daniel yang sangat tampan dengan wajahnya bak ukiran patung dewa Yunani dan Angel yang sangat Cantik bercahaya. Siapapun yang melihat Mereka berdua pasti mengira kalau mereka adalah pasangan yang sangat serasi.
"Kita makan dulu apa jalan-jalan dulu?" Tanya Daniel.
"Emmm... kita jalan-jalan saja dulu. Setelah mendapatkan apa yang aku inginkan, kita baru makan malam. "
"Baiklah... "
Merekapun bejalan-jalan mengelilingi mall besar itu. Hingga satu tempat yang menarik penglihatan Angel.
"King, aku mau kesana. " Tunjuk nya pada foto box
"Kenapa? " tanya Daniel bingung setelah tau tempat yang di tunjuk Angel adalah foto box.
"Sudah jangan banyak tanya. Ayo kita kesana. " kata Angel sambil menarik lengan Daniel.
Sesampainya di tempat foto box itu mereka langsung masuk kedalamnya. Lalu mengambil banyak pose yang lucu dan menggemaskan. Setelah menunggu beberap saat, foto mereka pun jadi. Angel mengambilnya dengan penuh antusias
"Lihatlah King foto-foto kita ini sangat lucu dan menggemaskan." kata Angel dengan terkikik geli melihat kekonyolannya di foto itu.
Daniel ikut melihat-lihat dan menyunggingkan senyumnya yang sangat mempesona dimata kaum hawa. Sehingga beberapa wanita yang ada disekitarnya merasa meleleh kala melihat senyuman Daniel.
"Ambillah." kata Angel.
"Setelah ini kita mau kemana lagi? " tanya Daniel kemudian.
"Kita jalan-jalan lagi. Nanti kalau sudah menemukan toko yang kuinginkan kita berhenti, Okey. " Kata Angel.
"Okey...! " kata Daniel singkat.
Setelah itu mereka kembali berjalan-jalan lagi, mengikuti langkah Angel mencari sesuatu yang dia inginkan. Saat melihat toko aksesories, Angel berhenti dan menarik tangan Daniel agar mengikutinya masuk ke dalam toko tersebut.
Setelah melihat-lihat, Angel tertarik dengan sepasang gelang tali merah yang sangat indah. Lalu dia mengambilnya.
"King lihatlah ini bagus kan?" tanya Angel kepada Daniel sambil menunjukkan gelang yang dia ambil.
Daniel hanya menganggukkan kepalanya tanda setuju.
"Cobalah." lalu Angel memakaikan salah satu gelang itu di tangan Daniel dan satu lagi dia pakaikan di tangannya.
Lalu Angel menyatukan kedua tangan mereka yang telah dihiasi gelang merah itu.
"Aku ambil ini. "
Lalu Daniel membayar gelang itu sesuai harganya. Kemudian mereka keluar dari toko yang menjual aksesories itu.
__ADS_1
"Kenapa kau memilih gelang ini Queen. " tanya Daniel yang dari tadi penasaran dengan gelang merah yang dibeli Queennya.
"Kau tau King, katanya gelang tali merah merupakan gelang yang melambangkan kesucian, perlindungan dan keberuntungan." kata Angel menjelaskan arti gelang merah.
"Aku berharap kita selalu beruntung, dan dilindungi. Aku juga berharap kita bisa bersama selamanya, disatukan dalam ikatan yang suci nanti. Walaupun keinginanku ini sangatlah tidak mungkin. " kata Angel lagi sambil menundukkan pandangannya melihar gelang merah yang terikat di tangannya.
Mendengar harapan Angel yang terakhir itu, Daniel jadi speechless, dan langsung merengkuh tubuh Angel masuk kedalam pelukannya..
"Sudah.. jangan sedih lagi. Ayo kita cari barang apa lagi yang kamu inginkan. Aku akan memenuhi semua permintaanmu sekarang Queen. " kata Daniel menenangkan.
Setelah merasa tenang Angel mengukir senyum indahnya lagi, lalu melepaskan pelukan Daniel dengan senyum dibibirnya.
"Ayo... aku sudah tidak apa-apa king. Kita lanjutkan perburuan kita. " kata Angel kemudian.
Daniel terus menggenggam erat tangan Angel, sambil terus berjalan berkeliling, kadang dia juga memeluk Queennya dari samping agar tidak lepas dari pengawasannya.
Sampai di toko boneka, Queen menerobos masuk kedalam toko boneka tersebut. Dan mengambil boneka paling besar, lembut dan empuk.
"Ahh, lembutnya... " kata Angel sambil mengelus bulu boneka perempuan itu.
"King aku mau ini. Boleh ya..? " kata Angel memelas.
Daniel hanya menganggukkan kepalanya sambil berkata, "Ambillah."
"Aku juga mau ini, bolehkan? " Angel mengambil satu boneka kelinci yang tidak terlalu besar dan tidak terlalu kecil. "Ini seperti pinky. " cicitnya.
Lalu Daniel pun membayar boneka yang diinginkan Angel.
"Apa masih ada lagi yang kau inginkan Queen?" tanya Daniel kemudian setelah membayar boneka nya.
"Tidak... Aku pikir sudah cukup king. Aku tidak bisa belanja lagi. Karena boneka ini sangat besar. " jawab Angel.
"Kita bisa memintanya mengirim ke rumah Queen jika kamu mau. "
"Benarkah."
Daniel hanya menganggukkan kepalanya sebagai jawaban.
"Baiklah kalau begitu, suruh antar saja kerumah. karena aku tidak mau kerepotan saat makan nanti." kata Queen
"Oke.. "
Lalu Daniel meminta petugas tokonya untuk mengantarkan boneka besar itu kemansionnya..
"Kita kemana lagi? " tanya Daniel
"Kita makan dulu, aku sudah mulai lapar, aku ingin makan seafood King. " jawab Angel.
"Baiklah, kalau begitu. Ayo.. "
Mereka pun pergi meninggalkan toko boneka tersebut. Dan menuju restoran yang di inginkan Angel.
__ADS_1
Bersambung.