
Di Perusahaan DnA.
Terjadi keributan besar yang disebabkan oleh pimpinan baru mereka. Mereka di gemparkan dengan perintah dadakan dari CEO. yang ingin meroling semua pegawai wanita dengan pegawai laki-laki di lantai atas tempat CEO berada.
Brian yang baru datang, dan mendengar kabar ini sontak menjadi sangat terkejut. Buru-buru ia menuju lantai paling atas khusus ruangan CEO berada. Setelah keluar dari lift dia segera menuju kantor CEO.
Tanpa mengetuk pintu dia langsung menerobos masuk.
"Apa yang sebenarnya terjadi Daniel? " tanya Brian.
"Memangnya apa yang terjadi uncle? aku tidak melakukan apapun, aku hanya mengerjakan tugasku. " kata Daniel santai.
"Di bawah sangat ramai membicarakan dirimu yang ingin mengganti pegawai wanita dengan laki-laki di lantai khusus CEO ini. Sebenarnya apa yang terjadi, jelaskan pada paman. " tanyanya lagi.
"Ohhh masalah itu, aku sedang menyuruh Peter mengganti pegawai. Aku tidak suka ada wanita yang berkeliaran di dekatku. itu saja alasan nya. " jawabnya masih dengan santai.
"Benar seperti itu, Apa tidak ada alasan lain?" Brian menatap curiga.
"Tentu saja emang apa lagi yang uncle mau dariku. "
"Aku pikir ada alasan lain. "
"Tidak... hanya saja aku merasa risih bertemu apalagi melihat tatapan mereka yang aneh. " ungkapnya. "Aku juga tidak ingin ada orang yang mengambil celah saat aku sedang berpisah dengan istriku. " ucapnya lagi.
"Baiklah kalau begitu. Terserah padamu karena sekarang perusahaan ini menjadi milikmu. Asal semua keputusanmu bisa kau pertanggung jawabkan. " kata uncle Brian.
"Terimakasih uncle, aku akan melakukan yang terbaik untuk perusahaan ini. " ucap Daniel mantap.
"Baguslah, kalau begitu uncle akan ke kantor. Kalau ada yang tidak kau mengerti segera tanyakan pada uncle. " kata Brian lalu beranjak pergi dari kantor CEO.
ππππ
Disisi lain, Daddy Alex, mom Vely dan Angel sudah berada di suatu tempat yang lapang. Hanya ada tumbuhan ilalang sepanjang mata memandang. Jika di tempat Daniel hari masih pagi beranjak siang. Maka di tempat Angel sekarang waktunya hampir tengah malam.
"Kita sudah sampai. " kata mom Vely.
Angel terbelalak melihat sekitar yang hanya ada tanaman ilalang.
"Kenapa disini mom. " tanya Angel yang bergidik ngeri.
"Karena hanya disini tempat yang bagus, jauh dari keramaian penduduk dan lalu lalang kendaraan, juga jauh dari sinyal internet. "kata mom Vely menjelaskan.
" What...jadi aku tidak bisa menghubungi Daniel dong mom. dan tidak ada orang satupun disekitar sini? " tanya Angel.
Mommy hanya mengangguk.
__ADS_1
"Tidak apa-apa sayang. Dulu daddy juga sering menemani mommy mulai kemari. Disana nanti ada rumah kecil tempat kita tinggal. " ujar daddy menengahi.
"Ru... rumah kecil... " kata Angel terbata membayangkan rumah kecil yang di bilang daddy nya, karena dia sudah terbiasa dengan segala kemewahan sejak dia lahir.
Mom dan Dad hanya mengangguk membenarkan ucapan Angel.
"Sudah.... ayo dad kita lanjutkan perjalanan kita. " kata mommy
Daddy Alex pun menuruti apa yang diperintahkan istrinya. Dia melanjutkan kan perjalanan nya. karena memang sudah tidak lama lagi mereka akan sampai di tempat tujuan.
Angel hanya terdiam dengan pikirannya sendiri.
Tak berapa lama mobil Daddy berhenti tepat didepan sebuah rumah sederhana yang sepertinya sudah lama tak terurus. Angel yang melihatnya hanya bergidik ngeri melihat rumah yang tak terurus itu. Dia takut kalau kalau ada hantu dirumah itu.
"Nanti kau juga akan terbiasa sayang. " ucap mommy yang melihat kekhawatiran di wajah putri nya. "Nanti kau juga bisa membawa Daniel kemari jika kau sudah menyempurnakan kekuatanmu. " lanjutnya.
Merekapun turun dari mobil dan melangkah menuju rumah itu.
"Perhatikan baik-baik. " kata mommy
Angel kemudian memperhatikan mommy nya. Dilihatnya mommy hanya mengibaskan tangannya. Lalu semua lampu yang ada dirumah itu menyala. Seketika membuat keadaan rumah itu terang benderang. Angel membelalakkan matanya, melihat apa yang terjadi barusan.
"Mom, apa yang sebenarnya terjadi? " tanyanya
Mereka mulai berjalan memasuki rumah itu. Sekali lagilagi mom Vely hanya memajukan tangannya tanpa menyentuh pintu itu, dan terlihat cahaya putih keluar dari tangan mommy, dan membuat pintu itu terbuka. Lagi-lagi Angel tercengang melihat semua ini.
"Tolong jelaskan padaku, sebenarnya apa yang terjadi. " Angel benar-benar penasaran. "Mom, apa mommy punya kekuatan sihir? " tanyanya lagi.
Vely hanya tersenyum melihat kebingungan pada anaknya itu. Tenang lah, untuk saat ini kau hanya perlu melihat dan memperhatikan saja. Besok mommy akan menjelaskan semua ini padamu sayang. Ini sudah larut sebaiknya kita istirahat dulu. Tapi mom akan membersihkan rumah ini dulu, agar kita bisa tidur nyenyak malam ini.
Lagi-lagi mom Vely memperlihatkan kekuatannya hanya dengan mengibaskan tangannya untuk membersihkan seluruh ruangan yang berdebu, lalu ia masuk kamar, dan hanya dengan menjentikkan jarinya dia sudah menggantikan seprei lama menjadi seprei baru. Begitu seterusnya sampai selesai dan membuat rumah yang tadinya sangat kotor menjadi bersih dan layak huni.
Angel hanya menganga tak percaya dengan apaa yang dia lihat malam ini. Mommy nya yang sangat lembut ternyata memiliki kekuatan yang luar biasa. Yang tak pernah diperlihatkan kepadanya selama ini.
"Mom, seriously... ini semua momy lakukan hanya dengan menjentikkan dan mengibaskan tangan saja?" Kata Angel tak percaya. Kalau manusia biasa membersihkan tempat ini mungkin dibutuhkan waktu berhari-hari. " imbuhnya lagi.
Mommy dan daddy hanya tersenyum mendengarkan celotehan anaknya itu.
"Ayo kita segera tidur. Tubuh kita butuh istirahat. Malam ini kita tidur bertiga ya... " kata mom Vely.
Akhirnya mereka menuju kamar yang sudah bersih.Disana ada ranjang king size yang muat untuk mereka bertiga. Mereka membaringkan tubuh mereka di ranjang, dengan Angel yang berada di tengah.
"Mom... "
"Apa sayang? "
__ADS_1
"Disini kita tidur bertiga, sedangkan disana Daniel tidur sendirian mom. Dia pasti kesepian. " kata Angel
Mommy dan daddy hanya mendesah berat.
"Sudah ya sayang, Daniel pasti baik-baik saja disana. Dia ditemani Peter yang mendampinginya kemanapun, bibi An yang mengurus semua keperluannya. Uncle Brian juga akan menjaganya. Jadi yakinlah Daniel pasti baik-baik saja. " Kata mommy menenangkan putri nya itu.
"Baiklah mom, aku percaya pada mommy. Daniel pasti baik-baik saja selama aku pergi. " ujar Angel.
"Tidurlah nak..." kata daddy Alex menimpali.
Tak lama kemudian mereka pun terlelap dalam buaian mimpi.
πΎπΎπΎπΎπΎ
Di tempat berbeda Daniel masih berkutat dengan pekerjaannya. Dia berfikir kalau dia menyibukkan diri dengan bekerja maka bayangan Angel akan hilang. Tapi jika di sedang sendirian dan tidak melakukan apa-apa maka dia merasa sangat kesepian dan bayang-bayang wajah Angel yang selalu ceria akan muncul dipikirannya.
Tok.. tok.. tok...
" masuk. "
Peter masuk dengan beberapa berkas di tangannya.
Daniel, ini sudah waktunya makan siang. apa kau tidak makan siang? Biar aku pesan kan sesuatu.
"Hmmm.... " hanya itu jawaban yang di dapat Peter.
"Baiklah akan ku pesan kan, kau mau makanan apa? sea food, japanese food atau lainnya." kata Peter menawarkan.
"Terserah.... samakan saja dengan punyamu. "
"Oke.. "
Peter lalu membuka handphone nya, lalu mengotak atik nomor yang ada. Setelah memesan makanan, dia menuju meja Daniel. "Apa kau baik-naik saja bro... " tanya Peter lagi
"Aku baik-baik saja, memang kenapa? " tanya Daniel yang penasaran dengannya.
"Tidak apa-apa aku hanya mengkhawatirkan mu saja. Aku hanya tidak ingin membuatmu gila dengan mengerjakan pekerjaan kantor ini hanya dengan waktu satu hari. Ini banyak banget lho. " kata Peter bergidik melihat perubahan temannya itu.
"Aku akan mengerjakan apa yang sudah menjadi tugasku. Aku punya tanggung jawab atas perusahaan ini yang telah daddy Alex dan papaku bangun. Aku akan menghabiskan waktu ku untuk bekerja. Karena hanya dengan bekerja aku bisa mengalihkan pikiranku dari Angel. " jawabnya lesu.
"Daniel... " lirih Peter.
"Ternyata kepergiannya menorehkan luka dan membuatnya seperti ini... mana Daniel yang ceria dulu? " gumam Peter dalam hati. "Semoga kau cepat kembali nona, sebelum hatinya yang hangat berubah menjadi sedingin es. " kata Peter dalam hati lagi.
Bersambung..
__ADS_1