
Keesokan harinya.
Hansel yang sudah bersiap dari pagi menunggu Angel di depan kamar Angel. Tanpa berani membangunkannya, karena dipikirannya seorang bawahan harus selalu bersiap saat tuannya membutuhkan. Tepat pukul sembilan pintu kamar Angel terbuka, terlihat sosok cantik dan menawan keluar dari kamar itu. Hansel dengan sigap berdiri dan menyapa nona nya.
"Selamat pagi nona. "
"Pagi... sudah berapa lama kau berada disitu. "
"kurang lebih satu jam nona. "
"Oohhh... baiklah kalau begitu ayo kita segera berangkat. Kita harus segera menyelesaikan semua urusanmu disini. Agar aku bisa segera pulang. " kata Angel sambil berlalu. Hansel hanya patuh dan mengikutinya dari belakang.
Diperjalanan, masih Angel yang mengendarai mobilnya, karena dia tidak mau mobilnya di sentuh orang lain selain dia dan Suaminya. Mereka mmsegra menuju apartemen Hansel yang lama, untuk mengambil barang-barang yang dia butuhkan.
"Apa anda tidak ikut masuk nona. " tawar Hansel.
"Tidak, aku tunggu disini saja. Cepatlah ambil barang yang kau perlukan saja. Masalah baju - baju kita nanti bisa membelinya di perjalanan. " Kata Angel sedikit ketus.
"Baiklah nona. " kata Hansel sambil beranjak ke apartemennya.
"Nona walaupun sedikit ketus tapi dia orang baik. Aku tau itu. Karena tuan dan Nyonya Alexander adalah orang yang baik dan hangat. Mungkin karena kami belum saling mengenal makanya nona sedikit ketus padaku. Sabar... sabar... Aku akan selalu berada disisi nona, sesuai janjiku pada tuan Alex." gumam Hansel.
Angel menunggu di dalam mobil dengan memejamkan matanya. "Aku harus segera kembali, aku sangat merindukannya. Masalah Hansel akan aku pikirkan sambil jalan saja. Nanti kalau sudah sampai sana aku akan minta Peter atau uncle Brian untuk membantu Hansel. " pikir Angel.
Tak berapa lama, Hansel keluar dari apartemennya dan masuk ke dalam mobil.
"Sudah nona, mari kita berangkat. "
Angel memicingkan matanya. "Apa saja yang kau bawa itu? " tanya Angel.
Hansel memeluk tasnya."Hanya berkas - berkas dan surat- surat kelulusan ku nona. Hanya ini hartaku yang paling berharga. Aku tidak akan mempermalukan nona dengan pendidikan yang standart." katanya tersenyum..
"Coba kulihat. " Angel mengambil tas milik Hansel. lalu membuka satu persatu berkas-berkas milik Hansel.
"Ternyata kau lulus beberapa fakultas bisnis dan ekonomi dengan nilai yang sangat bagus. Kenapa kau tidak melamar di perusahaan besar, mereka pasti akan menerimamu dengan kejeniusanmu ini ,daripada kau jadi gelandangan seperti kemarin. " kata Angel sambil membolak balikkan berkas di depannya.
"Saya tidak tertarik bekerja di perusahaan lain nona, karena saya sudah berjanji kepada tuan Alex untuk setia kepadamu kelak. Tuan dan nyonya pernah bilang kalau nona pasti akan menjemput saya. Jadi saya hanya menunggu anda selama ini. " katanya polos.
"Lalu barang apa saja yang hilang saat kau dikeroyok orang waktu itu, sampai-sampai membuatmu jadi gelandangan. " tanya Angel penasaran.
"Itu berkas dari fakultas management yang baru aku selesaikan pendidikannya tahun ini nona, beserta dompet dan handphone ku. Didalam dompet itu ada kartu yang diberikan tuan Alex. Saat aku akan mengurusnya ke bank, ternyata uangku sudah dikuras habis. " katanya mengingat-ingat.
"Hah..." Angel menghembuskan nafasnya kasar. " Benar penilaian mommy, dia orang lugu dan setia. aku bisa membaca isi otaknya itu. " gumam Angel
"Baiklah ku apresiasi kesetiaanmu itu. Sekarang ayo kita pergi.Kita akan pulang. Aku sudah merindukan suamiku. " kata Angel sambil melajukan mobilnya.
"Su... suami. Jadi anda sudah punya suami nona." tanya Hansel tidak percaya.
"Tentu saja. aku sudah merindukan suamiku yang belum pernah kutemui selama 2 tahun ini. " katanya sambil tersenyum.
Hansel hanya manggut-manggut...
Mereka akhirnya kembali ke Hotel tempat mereka menginap semalam.
Sesampainya di hotel
"Hans, sekarang kau adalah asisten ku, jadi aku minta padamu tolong bereskan barang-barang ku di kamar bawa turun. Aku akan menyelesaikan sesuatu di bawah sini. " kata Angel memberi perintah.
__ADS_1
"Baik nona."
"Bawa juga pakaian yang kubelikan tadi malam, untuk pakaian gantinya sementara. Nanti kalau kita sudah sampai dirumah aku akan menyuruh seseorang memberikanmu pakaian. "
"Baik nona. " Hansel hanya mematuhi perintah nona nya dan beranjak ke kamar yang ditempatinya tadi malam dan ditempati nona mudanya.
Sedangkan Angel menemui Manager hotel.
"Terimakasih karena telah melayani ku selama aku disini dengan baik. " katanya setelah bertemu manager hotel.
"Terimakasih kembali nona. "
"Baiklah kalau begitu, aku mau pamit untuk pulang. Asisteku sedang membereskan barang-barang ku. Aku akan menunggunya di mobil saja. " Pamitnya lalu menjauh dari pandangan manager hotel itu.
Dimobil Angel tampak menghubungi sesorang.
📱📲📱📲📱📲📱📲📱📲
"Hallo.... uncle apa kabar"
" Uncle baik. bagaimana kabarmu sayang. "
"Aku baik uncle. Aku ingin meminta bantuan mu uncle. "
"Ada apa katakanlah sayang. "
"Tolong siapkan kamar di mansion, beserta isinya, pakaian santai, pakaian kerja dan lain-lain sesuai kebutuhan pria. tinggi badan kurang lebih 185cm dan berat badan 90kg."
"Untuk siapa itu nona? "
"Asistenku Hansel. apa uncle pernah mendengarnya dari daddy? "
"Sudah saat ini dia bersamaku. "
"Syukurlah jika nona sudah menemukannya. Baiklah kalau begitu akan saya siapkan keeperluannya, nona. Tuan Alex juga menyuruh saya melengkapi berkas-berkas kewarganegaraan nya disini. Dan semua sudah beres. "
"Baguslah kalau begitu uncle. KAlau bisa jangan sampai Daniel tau. aku tidak ingin di cemburu. "
"Baik nona, Tuan tidak akan tau, saat ini beliau sedang keluar kota bersama Peter selama beberapa hari. Apakah saya juga harus menyiapkan pakaian untuk anda nona. "
"Iya siapkan pakaian yang indah untukku juga uncle. Terimakasih uncle, aku menyayangimu. "
"Sama-sama nona aku juga menyayangimu. "
Telpon dimatikan.
Tak lama Terlihat Hansel yang mendorong koper milik Angel dan membawa beberapa paperbag baju miliknya. Lalu memasuki mobil.
"Kita berangkat. " kata Angel
Hansel hanya mengangguk. Lalu mereka melajukan mobilnya menuju bandara, dimana pesawat pribadinya yang sudah siap lepas landas mengantarkan sang tuan.
Hansel yang baru pertama kali masuk kedalam pesawat terkagum-kagum dengan interior pesawat pribadi milik nona nya itu. Angel yang melihat kelakuan asisten barunya yang norak itu hanya geleng-geleng kepala.
"Hans kemarilah. " panggil Angel.
Hansel yang dipanggil pun mendekat, lalu duduk di kursi tak jauh dari Angel.
__ADS_1
"Aku harap cukup kali ini saja aku melihatmu terlihat norak. Jangan kau tunjukkan sikapmu seperti tadi saat bersama keluargaku atau mereka semua akan illfeel kepada mu.. " kata Angel memperingatkan.
"Maaf nona. " kata Hansel sambil menunduk.
"Baiklah, aku akan memberikan sedikit pelajaran untukmu, Perhatikan layar itu baik-baik. Dan kau harus menghafal nama-nama orang yang ada di sana. " kata Amgel menunjuk ke arah layar proyektor yang sudah disiapkan.
Disana diperlihatkan, wajah Daniel, Peter, uncle Brian beserta kedudukan mereka dirumah maupun diperusahaan. Begitu juga dengan mansion dan perusahaan yang akan mereka tempati nanti. Angel menunjukkan semua itu agar Hansel bisa menjaga imagenya sebagai Asisten yang profesional, tidak kampungan seperti tadi.
"Kau sudah melihatnya? " tanya Angel
Hansel hanya mengangguk.
"Baguslah kalau begitu, aku harap kau sudah tau siapa saja mereka dan nanti kalau kau bertemu dengan mereka kau bisa menjaga imagemu sebagai asisten ku. Dan jangan mempermalukanku dihadapan mereka. Apa kau mengerti. " kata Angel tegas.
Lalu Angel memanggil Pramugari yang dia suruh membelikan sesuatu tadi sebelum berangkat.
"Serahkan ponsel itu padanya, dan tolong kau bantu dia mengoperasikan ponsel itu. Tunjukan kepada nya apa saja tugasnya sebagai asistenku."
kata Angel memberi perintah.
"Baik nona. "
Lalu pramugari itu memberi les privat kepada Hansel tentang pengoperasian ponsel walau dalam mode pesawat dan tugas-tugasnya sebagai asisten CEO. Pramugari yang bertugas di pesawat pribadi milik angel bukanlah pramugati biasa mereka merangkap sebagai bodyguard sang nona saat mereka di butuhkan. Jadi mereka juga mengerti seluk belum keluarga dan perusahaan Alexander.
Pesawat telah terbang selama 10 jam. Dan Akhirnya mendarat dengan selamat di kota SS.
"Terimakasih karena telah mengajariku dengan telaten nona. " kata Hansel kepada pramugari itu.
"Sudah tugas saya tuan." jawab pramugari.
"Terimakasih... " kata Angel singkat. Lalu beranjak menuju mobilnya. Begitu juga dengan Hansel yang mengikuti nonanya memasuki mobil. Lalu mobil itu keluar dari pesawat dan keluar bandara.
Diperjalanan pulang Angel tak henti-hentinya tersenyum lebar, entah apa yang sedang dia pikirkan kenapa dia begitu bahagia.
"Nona kenapa anda bahagia sekali kelihatannya. " tanya Hansel memberanikan diri.
Angel hanya tersenyum menanggapi pertanyaan Hansel.
Hansel yang mendapat senyuman itu jadi kikuk.
"Aku akan bertemu dengan orang yang sangat kucintai Hans. " teriaknya dengan sangat bahagia.
Hansel juga merasakan aura kebahagiaan itu.
Setelah menempuh perjalanan yang cukup jauh, akhirnya mereka sampai di Mansion Alexander pada sore hari. Penjaga yang melihat mobil mewah yang ingin masuk kedalam Mansion penasaran dengan pemilik mobil itu lalu mendekat dan mengetuk kaca mobil.
Angel lalu menurunkan kaca mobilnya. Penjaga yang melihat kalau itu adalah nona mudanya yang telah lama pergi kini kembali merasa bahagia, dan langsung membukakan gerbang dan menyuruh nonanya untuk segera masuk. Setelah memarkirkan mobilnya dengan aman di garasi Angel mengajak Hansel masuk kedalam Mansion nya.
Hansel yang terpukau melihat Mansion mewah milik keluarga Alexander menahan dirinya agar tidak bersikap norak. Dia hanya bisa menahan kekaguman itu dalam hati.
Para pelayan yang penasaran dengan siapa yang datang pun segera kedepan. Mereka semua terperangah melihat siapa yang datang. Ternyata nona mudanya yang kembali. Dengan penampilan yang berbeda, wajahnya semakin cantik, kulitnya putih bersih bercahaya begitu juga dengan rambutnya yang sama dengan rambut milik mom vely... putih berkilau dengan asen merah muda belakang telinga..
"AKU PULAAANGGGG..... " teriaknya dengan riang.
Semua pelayan membungkuk, memberi hormat kepada nona muda mereka yang telah kembali..
"SELAMAT DATANG NONA... "
__ADS_1
Bersambung...