AKU MENCINTAI KEMBARANKU

AKU MENCINTAI KEMBARANKU
Bab 30 Kisah Hansel


__ADS_3

Angel membawa Hansel ke Hotel tempat dia menginap. Tidak ada percakapan selama di perjalanan, baik Angel maupun Hansel terdiam dengan segala pemikiran dalam benak mereka.


Sesampainya di hotel, Angel langsung masuk dan menemui salah satu pegawai hotel untuk membantu Hansel yang sedang terluka karena di pukuli orang-orang tadi. Lalu menuju meja resepsionis untuk menyiapkan satu kamar lagi di sebelah kamarnya dan sekalian meminta tolong memanggil kan seorang dokter. Setelah itu Angel menemui Hansel yang sedang dipapah seorang pegawai hotel, dan menuju ke kamar yang baru dia pesan.


Sesampainya di kamar, Angel meminta tolong kepada pegawai itu untuk membantu Hansel mengganti pakaiannya. Sekaligus nanti meminta dia untuk membelikan beberapa pakaian baru untuk Hansel. Setelah memberi sejumlah uang dan tips untuk pegawai itu, Angel beranjak dan pergi ke kamarnya.


"Kita akan bicara nanti setelah kau bersih dan luka-lukamu sudah diobati dokter. Tunggu aku di sini, aku akan kembali ke kamarku untuk membersihkan diri. " kata Angel kepada Hansel.


"Ba... baiklah. " jawab Hansel tergagap.


Angel pun beranjak pergi dari kamar Hansel menuju ke kamarnya. Di kamarnya Angel membuka satu persatu pakaiannya dan menuju kamar mandi untuk membersihkan dirinya. Di bawak kucuran shower, dia berfikir. "Kenapa penampilan Hansel seperti gelandangan. Apa yang sebenarnya terjadi? Katanya mom dan daddy selalu memberi kan uang bulanan kepadanya, seharusnya dia bisa hidup dengan layak memakai uang dari mom dan daddy. " pikirnya tak habis pikir melihat keadaan Hansel.


Setelah selesai membersihkan diri, Angel berganti pakaian santai dan menuju kamar Hansel. Di sana ternyata sudah ada dokter yang sedang mengobati Hansel.


"Selamat malam. " sapa Angel.


Semua orang yang ada disana terpaku melihat kedatangan Angel..


"Selamat Malam. " jawab mereka serempak.


Lalu Angel berdiri di samping ranjang Hansel.


"Bagaimana keadaannya dok? " tanyanya.


"Dia baik-baik saja hanya sedikit memar di bagian wajah perut dan punggung karena bekas pukulan. Tapi semua tidak ada yang serius. " Dokter menjelaskan.


"Syukurlah kalau begitu. " kata Angel.


"Apa hubungan anda dengan pemuda ini? " tanya manager hotel yang ikut nimbrung disana.


"Dia adalah kerabatku yang sudah lama hilang. Aku disuruh Daddy untuk menemukannya. " kata Angel cuek.


Mereka semua yang ada disana hanya membulatkan bibir mereka.


"Baiklah, kalau begitu saya permisi dulu, nona. Karena tugas saya sudah selesai. " Kata dokter berpamitan.


Lalu mereka semua yang ada disana ikut berpamitan. Namun Angel memanggil manager hotel.

__ADS_1


"Pak manager, tolong siapkan makan malam yang enak untuk kami berdua disini. Okey... aku tunggu." kata angel memberi perintah.


"Baik nona akan saya siapkan. "


Setelah kepergian mereka kini tinggal Angel dan Hansel yang ada di kamar itu. Angel beranjak menuju pintu, dan memastikan tidak ada orang diluar sana. Lalu dia masuk dan mengunci pintu kamar.


"Apakah kau Hansel, seorang anak yatim piatu yang ditemukan sepasang suami istri dari keluarga Alexander? " tanya Angel sambil berjalan kearahnya, lalu duduk di kursi sebelah ranjang.


Hansel mengangguk, lalu bertanya. "Siapa anda sebenarnya nona? Kenapa anda menolongku? "


Angel mengulurkan tangannya lalu berkata, "Daniela Alexandra Angela, putri dari Alexander yang sudah menolongmu beberapa tahun lalu. "


Hansel yang mendengar itu langsung bangkit dari rebahannya dan tercengang...


"Be... benarkah anda nona Angel yang sering disebut tuan Alex? " tanya Hansel tidak percaya


Angel hanya mengangguk.


"Wah... ternyata anda sangat cantik sekali nona. Aku sangat mengagumimu sejak tadi. " binar Hansel dengan segala kekagumannya.


"Langsung saja, Mom dan Dad menyuruhku mencarimu, dan membawamu pulang ke kota SS. Dan menyuruhku untuk menjadikanmu asistenku pribadiku. " kata Angel to the poin.


"Jadi apakah ini sudah saatnya aku mengabdikan hidupku untuk anda nona. "


"Iya... dan kau sudah harus siap. Jangan pernah membuat masalah saat kau jadi asisten ku. " kata Angel ketus.


"Tidak nona, aku tidak akan mengecewakanmu, apalagi mengecewakan tuan Alex. Karena aku sudah berjanji padanya untuk selalu setia dan menjaga anda dengan baik. "


"Cih... menjaga ku dengan baik. Menjaga diri sendiri saja kau sudah kualahan. " decih Angel.


Hansel yang mendapat sindiran itu hanya nyengir kuda. "Maaf nona. karena sudah lama aku tidak berlatih. "


Hening... tidak ada yang memulai obrolan lagi.


"Aku mau tanya, yang membuatku penasaran dari tadi. " tanya Angel kemudian. "Kenapa penampilanmu seperti gembel tadi. Tidur di kursi taman dengan pakaian lusuh seperti itu dan dikroyok orang-orang besar itu. Memangnya apa kesalahanmu. Bukankah orang tuaku selalu memberikan uang bulanan kepadamu, dan aku rasa uang itu tidak sedikit, karena orang tuaku bukanlah orang pelit hanya untuk menafkahi anak angkatnya. "


Mendengar pernyataan Angel, sontak membuat Hansel menundukkan kepalanya dalam.

__ADS_1


"Maaf nona bukannya aku tidak bersyukur atas apa yang diberikan tuan Alex kepada saya, tapi apalah daya. Setelah saya menyelesaikan kuliah dan wisuda waktu itu. Saya berencana ingin pergi makan malam. Namun beberapa orang mengepung saya, dan tiba-tiba menghajar saya habis-habisan Saya yang tidak siap hanya menerima pukulan dan tendangan dari mereka. lalu mereka mengambil dompet saya,dan barang-barang berharga tanpa memberikan sisa kepada saya sepeserpun. " ceritanya.


"Malam itu saya pingsan dan terkapar ditaman hingga waktu menjelang pagi tidak ada yang mau menolong saya. " Lanjutnya.


"Lalu kau menjadi seperti ini? " Angel geleng-geleng. Lalu dia menyentuh dahi Hansel dengan satu jari nya, ingin melihat kebenaran yang sebenarnya terjadi. Angel memejamkan mata dan terlihat jelas kejadian beberapa bulan lalu yang membuat Hansel seperti ini.


"Baiklah kalau begitu, kau tidak perlu menceritakannya. Aku sudah tau semua. " katanya setelah melepas tangannya dari dahi Hansel.


tok.. tok.. tok...


Angel beranjak menuju pintu dan membukakan pintu yang tadi dia kunci.


Pelayan hotel masuk dengan membawa aneka makanan mewah yang tadi dipesan Angel.


Setelah menata di meja salah satu pelayan memberikan paperbag kepada Angel.


"ini nona, pakaian yang tadi nona minta.. " kata si pelayan.


"Baiklah Terima kasih, kalian boleh pergi nanti kalau kita sudah selesai makan kami akan memanggilmu. " angel aku menuju tempat makan yang disediakan pihak hotel. Sedangkan para pelayan beranjak pergi.


"Ayo makanlah. aku tau kau pasti lapar. Dan jangan manja. jangan minta disuapin olehku, karena aku tidak akan pernah melakukannya. " kata Angel sambil memakan makanannya tanpa sungkan.


Mereka makan dalam diam, hanya keheningan yang tercipta. Yang terdengar hanyalah dentingan sendok garpu yang saling beradu di atas piring.


"Setelah ini istirahatlah. Karena besok kita akan melakukan banyak hal. Yang pasti besok kita harus mengurus ijasah kelulusanmu agar aku bisa bangga menjadikanmu asistenku." Kata Angel mengakhiri makan malam nya.


"Baik nona. "


"Jangan lupa segera minum obatmu, agar kau lekas sembuh. Aku pergi dulu. " Kata Angel beranjak keluar dari kamar Hansel menuju kamarnya.


"Baik nona, terimakasih atas makan malamnya. " kata Hansel.


"Hmmm... " jawab Angel hanya bergumam.


"ternyata nona Angel sangat baik. Aku pernah mendengar kalau pewaris Alexander sangat dingin dan arogan. Tapi yang kulihat nona Angel sangat baik dan hangat. " gumam Hansel.


Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2