AKU MENCINTAI KEMBARANKU

AKU MENCINTAI KEMBARANKU
Akhir Dari Semua Cerita Bahagia. (end)


__ADS_3

Malam harinya, Semua orang berkumpul di meja makan. Disana ada Daddy Alex, mommy Lovely, Peter, Hansel, dan Uncle Brian. Angel menyurh semua orang berkumpul malam ini, karena Angel akan memberikan kabar baik untuk semua orang.


Semua orang sudah berkumpul, hanys tinggal satu orang yang belum ada.


"Daniel di mana, sayang? " tanya mommy yang clingak-clinguk mencari anak lelakinya.


"Daniel masih bersiap mom. "


Lalu Angel berdiri dan memberikan sebuah pengumuman untuk semua orang.


"Aku sengaja mengumpulkan semua orang terdekat malam ini, dan memasak makanan untuk kalian semua. Karana Malam ini, aku akan memberikan kabar baik untuk kita semua. "


Semua orang menyimak dengan seksama apa yang akan di sampaikan Angel.


"Apa? " tanya peter yang sudah penasaran.


Angel bertepuk tangan beberapa kali sebagai tanda. Dan Turunlah Daniel dari tangga dengan gagahnya. Postur tubuh yang tegap dan tinggi menjulang itu kini sudah bisa berjalan dengan baik tanpa bantuan kursi roda.


Semua orang yang melihat itu, langsung berdiri dan tak percaya dengan apa yang mereka lihat.


"Daniel... tidak mungkin...." Ujar semua orang tak percaya. Namun tak elak semua orang mendekatinya, dan memeluknya.


"Sayang.... " pekik momy kepada Angel. Angel hanya menganggukkan kepala mendengar perkataan sang mommy.


"Kau melakukannya dengan baik."


"Tentu saja, aku akan. melakuakan yang terbaik untuk suamiku. "


Semua orang merasa bahagia dengan kesembuhan Daniel.


"Bagaimana ini bisa terjadi? " tanya peter melepaskan pelukannya.


"iya bagaimana tuan bisa berjalan kembali, sedangkan kata dokter ini akan pulih dalam waktu yang cukup lama. " kata Hansel yang pernah mendengarkan penuturan Dokter.


"Kadang kita tidak tau kapan keajaiban itu bisa terjadi, dan aku bersyukur bisa merasakan keajaiban terjadi padaku. " ujar Daniel dengan senyuman yang takblekang dari bibirnya.


"Kami bahagia untukmu nak. " kata Dady Alex singkat.

__ADS_1


Mereka semua kemudian kembali ke tempat mereka duduk masing-masing dam mulai menyantap bmakanannua.


"Lalu apa rencanamu setelah ini, apakah kau akan kembali ke perusahaan? " Tanya Peter di sela-sela makan malamnya.


"Entahlah... " Daniel menggedikkan bahu sebagai Jawaban.


"Sudah, makan dulu. kita akan berbicara nanti." Mommy menengahi pembicaraan mereka berdua.


Meraka makan dengan tenang dsn takbada yang bertanya lagi. Setelah makan malam usai, meeka semua berkumpul d ruang keluarga, yang sudah disiapkan buah dan camilan dan jus untuk mendorong semua makanan itu.


"Jadi... " Peter menggantung kalimatnya.


"Aku tidak akan ke perusahaan dalam waktu dekat. Dad, uncle Brian, aku mohon kepada kalian untuk mengurus perusahaan dalam beberapa waktu. "


"memangnya kau mau kemana? " tanya Peter penasaran.


"Aku akan menepati janjiku oada Angel. Setelah aku sembuh aku akan mengajaknya berkeliling dunia untuk bulan madu. " Daniel tersenyum dengan begitu lebar, sehingga menunjukkan gigi putihnya.


"Sial... tau begini aku tidak menanyakannya padamu." gerutu Peter.


"Baiklah, Bersenag-senanglah dulu dengan Angel. kami akan bekerja keras menjaga perusahaan selama kepergian kalian berdua. "


"Tapi ada syaratnya juga. " kata mommy yang ikut menyimak obrolan mereka.


"Apa mom?" tanya Angel penasaran dengan syarat yang di minta mommy.


"Saat kalian pulang, kalian harus sudah membawa kabar bahagia. " ujar mommy santai.


Angel dan Daniel saling berpandangan tak mengerti dengan maksud mommy.


"Kabar bahagia apa? " tanya Daniel yang ikut bingung.


"Kalian sudah harus membawakan kami kabar gembira dengan kedatangan cucu. " Mommy mengerlingkan matanya kepada Angel.


Daniel dan Angel menjadi gelagapan dengan permintaan sang mommy. Karena merekaa belum sempat memikirkan untuk segera memiliki anak.


"Akan kami pikirkan mom. " kata Angel memutuskan.

__ADS_1


"Apa yang akan kau pikirkan? Kami tidak akan pergi kemana-mana jika kami memiliki cucu dari kalian berdua. kami akan fokus menjaga cucu-cucu kami nanti. Kalian fokus pada perusahaan Dan tidak akan pergi dari kalian lagi. " ujar mommy menggebu.


Angel dan Daniel hanya bisa pasrah bila mommy sudah mengutarakan keinginannya, itu berarti sebuah perintaj bagi mereka berdua.


Semua orang tertawa lepas mendengar keinginan sang mommy dan kepasrahan dua orang di hadapannya. Setelah berbincang hangat, dan membahas berbagai hal. Akhirnya mereka kembali ke kamar mereka masing-masing untuk beristirahat.


Di kamar.


"Bagainanan Queen, apa kau sudah siap dengan keinginan mommy? " tanya Daniel sesaat setelah mereka berada di kamar.


"Entahlah.. " jawabnya singkat.


"Kalau kau belum siap, kita akan menundanya dulu. dan memberj pengertian kepads mommy. Kita hanya perlu menikmati hari esok saja, dan hari+hari seterusnya. " katay Daniel memeluk Angel dari belakang, lalu mencium tengkuk lehernya sehingga membuat Angek meremang.


Daniel membalikkan tubuh Angel, dan posisi mereka saat ini adalah berhadapan. Daniel memegang kedua pundak Angel.


"Kau tau, aku tjdak akan pernah memaksa keinginanmu. cukup kau berada disisiku setiap hari itu sudah membuatku bahagia. " lalu mereka berpelukan.


"Jika kita tidak punya anak, maka keturunan Alexander dan Abraham akan punah, Sayang. " kta Angel di pelukan Daniel.


Daniel terkikik mendengar perkataan Angel.


"Kita akan mempunyai anak, jika kau sudah siap. Jika belum jangan di paksakan. Karena sesuatu yang di paksa menghasilkan sesuatu yang tidak baik. Namun, sesuatu yang kita lakukan dengan cinta dan keikhlasan nanti akan menghasilkan sesuatu yang luar biasa. Seperti kau dan aku, yang di hasilkan kedua orang tua kita dengan penuh cinta. ' ujar Daniel memberi pengertian kepada Angel.


"Terima kasih. aku akan memikirkan nya saat perjalanan bulan madu kita. Apakah aku siap atau belum. " ujar Angel yang sedikit lega mendengar penuturan suaminya itu.


"Baiklah. Terimakasih kau sudah mau memikirkannya. Jadi selama kau masih memikirkannya, bolehkah aku menanam saham terlebih dahulu di perusahaanmu. Entah kau sudah setujuu atau belum, yang penting aku akan mengirimkan proposal setiap hari kepadamu. " kata Daniel menggoda Angel dengan mengusap-usap perutnya. Dan itu sukses membuat Angel kegelian.


"Hentikan Daniel geli. " Angel berlari menghindari Daniel yang berusaha terus menggodanya hingga membuat Angel terjatuh di atas ranjang mereka dengan posisi yang sangat intim.


Dan terjadilah malam-malam panjang antara dua orang insan yang saling mencintai itu. Saling mengejar kepuasan dan memuaskan. Mereka terhanyut dalam cinta mereka yang telah bersemi sejak mereka berdua berada di dalam alam rahim.


Dilahirkan sebagai sepasang saudara dan berakhir menjadi sepasang suami istri. Adalah sebuah perjalanan hidup yang luar biasa untuk mereka berdua. Sejak kecil menahan rasa suka dengan batasan hubungan saudara. Namun berakhir bahagia dengan sebuah pernikahan. Walau ada cerita duka di balik semua perjalanan cinta mereka.


Saling memberi dan menerima. Saling mencintai dan mengasihi. Membuat cerita Cinta Angel dan Daniel tidak akan habis bila tertuang dalam sebuah angan.


Tamat.

__ADS_1


__ADS_2