AKU MENCINTAI KEMBARANKU

AKU MENCINTAI KEMBARANKU
Bab 67 Bertemu Bidadari


__ADS_3

Dokter Albert keluar dari ruangan Daniel di rawat dengan perasaan yang, entahlah...


"Dokter." panggil seorang perawat yang bersamanya tadi.


"Eh iya Sus, ada apa? " tanya dokter Albert dengan keterkejutan nya.


"Nona Angel itu sangat cantik ya? Sangat... sangat cantik. Aku sendiri sebagai wanita mengagumi kecantikannya. " ujar perawat tadi


"Iya, nona Angel memang sangat cantik. Aku juga mengaguminya. Kecantikannya tidak seperti kecantikan wanita bumi. " kekeh dokter Albert.


"Maksud dokter? Apa seperti seorang bidadari? Apa dokter pernah melihat bidadari? " tanya perawat itu penasaran.


Dokter Albert terkekeh melihat mimik wajah penasaran perawatnya.


"Iya, aku sudah pernah bertemu dengan seorang bidadari. Makanya aku berkata kecantikan nona Angel tidak seperti kecantikan wanita bumi."


"Benarkah? " perawat itu membolakan matanya.


"Iya, aku bahkan didatangi oleh bidadari itu semalam di ruangan ku. "


"Benarkah? " Lagi-lagi perawat itu terpekik dengan penuturan dokter Albert.


Dokter Albert menganggukak kepalanya. "Iya, bahkan tadi pagi aku masih bisa bertemu dan melihatnya. " kekeh nya lagi.


"Ah, dokter pasti bercanda. " perawat itupun mulai tidak mempercayai kata-kata dokter Albert.


"Tidak, aku tidak bohong. Bahkan kau sendiri juga melihatnya tadi. " dokter Albert masih terkekeh mengerjai perawatnya.


"Benarkah? siapa dokter? "


"Itu nona Angel. Bukankah dia sangan cantik, sebuah kecantikan yang luar biasa, dan kau tau arti namanya. Angel yang artinya Malaikat atau Bidadari. " Kata dokter Albert dengan tawa lepasnya.


"Ihhh, dokter. ngerjain aku ya. " kesal perawat tadi yang merasa dikerjai dokternya.


"Kan aku benar, Sus. Nona Angel sangat cantik sesuai katamu dan namanya juga berarti bidadari. Jadi mana ada aku berbohong padamu. " kekeh dokter Albert.


"Iya, sih. Dokter benar. " kata perawat itu dengan mengerucutkan bibirnya. Dan itu membuat Dokter Albert tertawa lepas, karena berhasil mengerjai perawatnya.


Di ruang perawatan Daniel.


Angel kembali duduk di ranjang tempat Daniel di rawat. Ya, bukan brankar melainkan ranjang pasir yang bisa ditiduri dua orang tanpa harus berdesakan. Dan itu karena ulah Peter.


Angel menggenggam tangan Daniel dengan erat.


"Sayang, kita ini baru bertemu lho setelah dua tahun lebih kita berpisah. Dan baru saja merasakan indahnya pernikahan. Tapi, kenapa kamu diamkan aku seperti ini? kamu mau balas dendam padaku ya, yang sudah meninggalkanmu selama dua tahun kemarin. " Angel terus mencoba berkomunikasi dengan Daniel, melihat apakah akan ada respon yang akan diberikan Daniel.


"Maafkan aku, karena sudah meninggalkanmu dalam waktu cukup lama. Aku sebenarnya juga tak ingin, tapi itu semua karena satu hal. Yang kau juga tau. Bangunlah, nanti kalau kau sudah bangun aku akan mengajakmu ke tempat latihan ku bersama mommy. Disana tempatnya sangat indah dan sejuk. Aku yakin kau pasti suka. " Angel terus mengajak Daniel bicara walau masih belum ada respon, tapi sekali lagi dia melihat ada cairan bening yang menetes dari pelupuk matanya. Angel tersenyum melihat itu.


"Cepatlah sadar, aku akan selalu menunggumu. " Angel lalu merebahkan dirinya disisi tubuh Daniel, lalu memeluknya dari samping seperti biasa saat mereka tidur berdua. "Apa kau tidak mau memelukku seperti ini. Biasanya kita tidur dengan berpelukan erat. " gumam Angel di telinga Daniel. Lalu dia menutup matanya untuk Mengistirahatkan tubuhnya.


Tak lama pintu ruangan terbuka, Peter hendak masuk, namun setelah melihat pemandangan di atas ranjang itu, ia enggan untuk masuk. Lalu menutup pintu lagi.


Peter menghembuskan napasnya,lalu duduk bersandar diluar ruangan.


"Kasihan Angel... aku seperti de javu melihat keadaan ini. " pikirnya.

__ADS_1


"Dulu Daniel seperti mayat hidup saat ditinggal Angel. Sekarang Angel seperti... Ah, aku tidak bisa mendeskripsikan nya. Kenapa selalu ada ujian sejak kalian menikah." gumamnya.


Sebuah tepukan di bahu Peter mengejutkanny, Peter mendongak dan dilihatnya Mom Velly sudah berdiri di sampingnya.


"Kenapa tidak masuk? "


"Tadi mau masuk mom, tapi aku melihat Angel sedang tidur bersama Daniel. Jadi aku keluar lagi. Mommy dari mana? "


"Oh, mommy dari kantor daddy mengantar makan siang. Ya sudah, biarkan Angel tidur dulu. Dia mungkin butuh istirahat. "ujar mommy


" Iya mom, Angel pasti sangat tertekan dengan keadaan ini. sama seperti Daniel kala itu. Bedanya Daniel tidak bisa melihat atau menyentuh sosok Angel. Sedangkan sekarang, Angel bisa melihat bahkan bisa memeluk sosok Daniel, walau dalam keadaan koma. "


"Kau benar, mommy merasa sangat bersalah waktu itu. Tapi apa boleh buat mommy memang harus melakukannya. Karena Angel butuh bimbingan dari mommy untuk melatih kekuatannya. Dan sekarang kau tau sendiri dengan mata kepalamu, siapa Angel yang sebenarnya. " ungkap mommy.


Peter mengangguk. "Benar mom, kekuatan yang sangat luar biasa. Bahkan aku sendiri tidak pernah berpikir bahwa wanita secantik Angel memiliki sesuatu yang berbeda dari manusia pada umumnya. " Peter membenarkan.


"Karena Angel adalah anakku, keturunan ku. " gumam mommy.


Mereka berdua menunggu di luar ruangan memberikan waktu kepada Angel dan Daniel untuk berdua.


DnA Corp.


Alex yang hari ini memulai aktifitas nya lagi di perusahaan mengundang banyak tanya, pada semua karyawan.


"Dimana CEO muda mereka? Kenapa tuan besar yang masuk lagi ke perusahaan.? Apa yang sebenarnya terjadi? "


Banyak pertanyaan dibenak para karyawan maupun petinggi perusahaan. Hingga setelah makan siang mereka semua dikumpulkan dalam satu ruangan, untuk menjelaskan berbagai pertanyaan di benak para karyawan.


"Untuk sementara saya dan Brian akan mengambil alih posisi CEO yang sebelumya di tempati anak -anak saya. Karena suatu hal, anak-anak saya tidak bisa menjalankan perusahaan dalam waktu dekat hingga sampai batas waktu tertentu. Saya Harap, kalian semua bisa memahami dan memaklumi apa yang terjadi pada keluarga kami. Terimakasih. "


"Apakah Peter masih di rumah sakit? " tanya Alex


"iya tuan, tadi saya sudah menghubunginya, Peter tadi pulang ke Mansion untuk mengambil beberapa keperluan princess. "


"Oh, baiklah kalau begitu. Besok suruh Peter masuk kerja, biar Hansel yang menjaga princes dan Daniel di rumah sakit. karena aku butuh beberapa laporan yang harus kita kerjakan. "


"Baik tuan. " Brian kemudian undur diri menuju ruangannya. Ruangan yang masih sama seperti dulu. tidak tergantikan.


"Semoga kau segera sadar anakku. Agar princess kita tidak merasa sedih lagi. " gumam Alex sambil membaca beberapa berkas yang ada di hadapannya.


"Ellmund? " tangan Alex berhenti di satu berkas yang tak asing baginya. Lalu matanya terbelalak saat melihat isi dari berkas tersebut.


"Jadi, mereka sudah mengakuisisi perusahaan Ellmund, " Alex menggeleng kan kepalanya, "karena orang yang sama aku hampir kehilangan anakmu satu-satunya Daniel Abraham, aku hampir kehilangan satu-satunya kenang-kenangan darimu. " Alex mengangkat wajahnya, berharap air mata nya tak ikut menetes mengenang sahabat baiknya itu.


Kembali ke rumah sakit.


Angel sudah bangun dari tidurnya, dia merasa segar karena bisa tidur nyenyak siang ini. Dilihatnya, Daniel masih setia memejamkan matanya. Angel lalu mendekat dan mencium pipi nya lalu mengusap rambutnya yang tebal.


"Rambutku dan rambutmu sekarang kontras sekali ya, kau masih setia dengan rambut merah kecoklatan mulai, dan aku dengan rambut putih dengan sedikit layer biru di beberapa bagian. " kekehnya.


"Aku mandi dulu. " setelah mengatakan itu, Angel lalu beranjak ke kamar mandi untuk membersihkan diri. Hingga dia lupa kalau tidak membawa pakaian ganti.


"Astaga, aku lupa Peter belum mengantarkan pakaianku. "


Lalu Angel memakai pakaian yang sama dan keluar ruangan. Dilihatnya mommy dan Peter sedang asik bercengkrama.

__ADS_1


"Mom, Pet. kenapa kalian ada di luar? kenapa tidak masuk? " tanya Angel tak mengerti.


"Kami memberikan privasi untukmu sayang. " ujar mommy santai.


"Oh iya pet, mana pakaian ganti ku? " angel meminta pakaiannya.


"Ini princess, aku sudah membawa nya dari tadi. "


"Terimakasih." Angel lalu mengambil pakaiannya dan mengganti dengan pakaian baru.


Peter dan mommy pun ikut masuk kedalam ruangan inap untuk melihat keadaan Daniel.


"Masih sama. " gumam mommy


Lalu ia memegang tangan Daniel, dan memejamkan matanya.


"Daniel... " mommy memanggil Daniel berharap Daniel menjawab panggilannya.


Angel yang baru keluar dari kamar mandi merasa aneh, dengan apa yang di lakukan mommynya, dia jadi ingin tahu. Namun dia tahan.


Mommy tidak melihat Daniel di alam bawah sana.


"Dimana kamu nak. " batinnya. Mommy masih mencari-cari dimana Daniel berada. Namun masih belum ketemu. Akhirnya mommy membuka mata.


Karena penasaran, Angel lalu bertanya kepada mommy nya. "Kenapa mom? apa yang sedang mommy lakukan? "


"Ah, mommy sedang mencari Daniel di alam bawah sadarnya. "


"apa itu bisa mom? " tanya Angel penasaran.


"Iya, mommy bisa melakukan nya. "


"Kalau begitu tolong temukan Daniel mom, "


"sudah namun Daniel masih belum terlihat, entah pergi kemana dia. "


Angel terduduk lesu mendengar ucapan dari mommy nya.


"Apa kalian tau dimana tempat Daniel pergi tiap kali bersedih? " tanya mommy.


Angel menggeleng, karena selama ini dia tidak tahu, karena dia meninggalkan Daniel selama dua tahun.


"Aku tahu mom, dia selalu pergi ke makam kedua orangtuanya jika dia merasa sedih. Daniel selalu berharap, bisa berkumpul dengan kedua orangtuanya, tanpa melupakan kasih sayang mom dan daddy. "


"Oh.... baiklah, besok kita coba kesana. Karena kalau hari ini tidak mungkin, hari sudah beranjak sore. "


Angel dan peter mengangguk.


"Besok kau ikut dengan mommy princess, kita akan menyelamatkan Daniel, sebelum dia tersesat lebih jauh lagi. " ujar mommy.


"iya mom... "


Bersambung.


Terimakasih sudah membaca.

__ADS_1


__ADS_2