
Keesokan harinya.
Di mansion Alexander pada Malam hari.
Tidak ada acara spesial di sana, yang ada hanya acara ikrar janji suci pernikahan yang dihadiri oleh beberapa orang kepercayaan Alex, Brian, Daniel dan istrinya.
Setelah ikrar pernikahan itu selesai dan menyatakan bahwa Alex dan Lovely sudah sah menjadi pasangan suami istri, mereka beranjak pergi ke ruang perjamuan yang telah disiapkan para pelayan.
Disini Alex mengucapkan terimakasih karena mereka sudah mau menghadiri dan menjadi saksi hidup pernikahan Mereka. Dan memperkenalkan Lovely sebagai istrinya. Banyak mata yang terpana akan kecantikan seorang Lovelu, membuat Alex berdecak kesal.
"Tidak boleh lebih dari tiga detik memandang istriku, atau kalian aku pecat. Tundukan pandangan kalian. " Kata Alex tak mau di bantah.
Mereka pun menundukkan pandangan nya, karena takut dengan ancaman sang Bos.
Acara makan malam pun dimulai. Mereka makan dengan tenang dan di iringi obrolan santai.
Setelah makan malam usai, Para tamu undangan berpamitan pulang. Tak lupa, Brian memberi bonus kepada mereka yang telah menghadiri pernikahan Bosnya. (yang nikah siapa yang di kasih duit siapa. Bos mah bebas. )
Alex menyuruh Brian untuk pulang, karena ada sesuatu yang harus dilakukan kedua sahabat itu sesuai permintaan Lovely kemarin.
Setelah Brian pulang, Alex, Lovely, Daniel dan Cecilia naik ke lantai atas menuju kamar Alex, dan disinilah mereka berada.
Lovely meminta ijin untuk berganti pakaian dulu karena merasa tidak leluasa dengan pakaian yang dipakai nya saat ini. Setelah berganti pakaian Lovely berjalan menuju mereka bertiga, dan duduk di sebelah Cecilia.
"Aku bisa membuatmu hamil. " Kata Vely.
"Caranya... " kata mereka bertiga serempak.
"Aku tau diantara kalian berdua salah satunya tidak subur. " kata Lovely tanpa mengindahkan perasaan orang yang di maksud.
"Maksudmu... " tanya Daniel dan Cecilia bersamaan.
"Darimana kau tau? " tanya Daniel tak Terima.
Cecilia yang melihat Daniel emosi memegang tangannya, untuk menenangkan.
"Apa kalian tidak pernah tes kesuburan? " tanya Vely tanpa basa basi.
Mereka berdua menggeleng. Alex yang melihat keadaan seperti itu merasa tidak enak sendiri.
"Tatap mataku. " kata Vely kepada kedua orang itu.
Seketika manik mata Vely yang berwarna biru, berubah menjadi hijau. Mereka bertiga terkejut melihat perubahan mata itu.
"Aku bisa melihatnya dengan mata ini. " kata Vely.
Mereka masih tak percaya dengan kejadian yang baru saja mereka lihat.
"Sudahlah, tak perlu kalian periksakan lagi. Yang jelas aku akan membuat Cecilia hamil bulan depan, bersama denganku. " kata Lovely tanpa minta persetujuan Alex. "Benarkan sayang...?" tanya lovely kepada Alex.
Alex yang mendengar Vely memanggilnya dengan sebutan sayang jadi salah tingkah. dan merasa malu dengan ucapan absurd istri yang baru dinikahinya itu.
"Lihat aku." kata vely sambil berdiri. Dia merentangkan tangannya, Tiba-tiba muncul cahaya dibelakangnya dan keluar dua sayap dari punggungnya. Sayap yang sangat indah. Namun ada bagian sayap yang tergores luka.
"Inilah aku yang sebenarnya, aku hanya menunjukkan wujudku pada kalian bertiga, bahkan Alex baru tau sekarang tentang wujudku yang sebenarnya. Aku harap kalian bisa menerimaku dan merahasiakannya dari dunia luar. " Kata Angel.
Mereka bertiga terkejut dengan perubahan Lovely yang secara tiba-tiba. Benar-benar di luar nalar.
Lovely akhirnya menyembunyikan sayapnya lagi. dan berjalan mendekat kearah mereka bertiga. Alex langsung berhambur memeluk Lovely.
"Apa itu sakit? " tanyanya
"Apa?" tanya Vely balik tak mengerti.
__ADS_1
"Sayapmu.. apa sayapmu masih sakit? " tanya Alex lagi dengan nada khawatir.
Lovely yang mendengar pertanyaan dari Alex merasa heran. Karena ini baru pertama kalinya Alex melihat wujud asli Lovely, tapi dia tidak merasa takut, malah mengkhawatirkannya.
Daniel dan Cecilia yang melihat kejadian barusan hanya melongo tak mengerti.
"Bisa kalian jelaskan apa maksud dari semua ini.? kata Daniel.
"Biar Alex saja yang menjelaskan. " kata Lovely. "Sekarang aku ingin membuat Cecilia bisa segera hamil. " Lanjutnya.
Lovely mendekat kearah Cecilia dan mengajaknya duduk. Lalu tangannya mengusap perut Cecilia. Tangan itu mengeluarkan sinar putih yang terasa hangat di perut Cecilia. "Kelak anak yang kau lahirkan adalah anak laki-laki yang sangat tampan. aku bisa melihat nya. " kata Lovely semangat.
Daniel dan Cecilia yang mendengarnya merasa sangat antusias dan bahagia.
"Nanti sepulang dari sini lakukanlah ritual suami istri. Karena dia perlu dibuahi agar bisa segera menjadi embrio. " kata Lovely
"Atau... kalian bisa menginap disini agar Cecilia tidak merasa kelelahan. " kata Lovely menambahkan.
Daniel dan Cecilia menganggukkan kepala tanda setuju.
"Aku menginap disini bro.. bolehkan. Aku tidur ditempat yang biasa. " kata Daniel meminta persetujuan Alex.
"Pergilah... dan segera buat keponakan untukku. Jangan sampai apa yang telah dilakukan istriku sia-sia. " Kata Alex menyetujui usul Lovely.
"Kau juga, segera cetak keponakan untukku. Ayo sayang..." kata Daniel sambil membawa istrinya pergi dari kamar Alex dengan senyuman penuh kebahagiaan.
Setelah mereka berdua pergi, Alex langsung memeluk dan menciumi wajah istrinya.
"Terimakasih sayang... terimakasih... " katanya tak henti-henti mengucapkan terimakasih.
"Untuk apa? " tanya Vely tak mengerti.
"Karena kau telah mengabulkan harapan mereka. " kata Alex.
Alex lalu melepaskan pelukannya, berjalan menuju pintu dan mengunci pintunya. Saat Alex berbalik dia melihat Lovely sudah duduk manis di atas ranjang.
"Apa kita akan melakukan malam pertama kita sekarang. " tanya Alex kemudian.
Lovely mengangguk pasti.
Lalu mereka memulai malam pertama mereka dengan saling menautkan bibir mereka, penuh cinta. Lalu Alex melakukannya dengan pelan dan perlahan,karena ini yang pertama bagi mereka berdua. Berharap segera tumbuh benih hasil cinta mereka.
Tak sekali Alex melakukan nya Pada Vely, tapi berkali-kali. Sampai dia sendiri yang tumbang duluan. Sedangkan Vely hanya menikmati apa yang Alex lakukan padanya.
"Apa kau baik-baik saja? " tanya Alex yang melihat Vely tetap tenang walau sudah dia gempur berkali- kali.
"Aku baik... istirahat lah kalau kau lelah. Aku akan membersihkan diriku dulu, setelah itu akan menyusulmu ke alam mimpi. " Kata Vely yang beranjak menuju kamar mandi.
"Kenapa cara berjalannya biasa saja, padahal sudah aku gempur berkali-kali. Bahkan dia juga sudah ******* berkali-kali. Tapi kenapa dia masih terlihat baik-baik saja.? " tanyanya dalam hati.
Karena penasaran Alex mengikuti Vely ke kamar mandi. Dilihatnya Vely yang sedang memejamkan mata, berendam di bathub. Alex mendekatinya dan ikut masuk kedalam bathub. Vely yang merasa ada pergerakan membuka matanya, dan tersenyum saat melihat suaminya sudah ada di belakangnya.
"Apa aku boleh tanya sesuatu? " tanya Alex ragu-ragu.
"Apa? tanyakanlah. " kata Vely santai.
"Tadi itu ritual kita yang pertama kan, bagiku dan bagimu. " tanya Alex masih ragu-ragu.
"Iya.. " kata Lovely singkat.
"Tapi kenapa kau biasa saja saat berjalan. biasanya orang yang baru melakukannya untuk pertama kali akan terasa sakit saat berjalan. " kata Alex masih dalam mode penasaran.
"Kau lupa siapa istrimu sayang?" tanya Vely santai.
__ADS_1
"Tubuhku memiliki kemampuan menyembuhkan lebih cepat. apalagi kalau hanya goresan atau sobekan saja. " kata Vely menjelaskan.
Alex manggut-manggut mengerti.
"Tapi kenapa sayapmu... " tanya Alex ragu
"Sayapku butuh waktu lebih lama untuk sembuh. karena terkena sabetan pedang iblis. " kata Lovely menjelaskan. "Jangan khawatir. selama aku tidak menggunakan sayapku, aku akan aman". kata Lovely
" Kau akan aman bersama ku, sayang.. " kata Alex sambil menciumi pundak Lovely.
Dikamar yang berbeda dua insan lain juga sedang memadu kasih sesuai anjuran Sang Dewi. Mengejar mimpi mereka, agar segera diberi momongan dan penerus.
Satu bulan telah berlalu, apa yang di tunggu Cecilia dan Lovely menjadi kenyataan, mereka hamil di waktu yang bersamaan. Mereka sangat bahagia, begitu pula dengan respon suami- suami mereka. Akhirnya mereka bisa punya anak untuk meneruskan garis keturunan mereka.
Hari berganti, waktu berlalu.
Delapan bulan kehamilan calon ibu muda itu lalui dengan berbagai drama yang harus dilewati. Terutama para calon ayah yang terkena dampaknya, mulai dari kehamilan simpatik dan drama ngidam. Mereka lalui dengan penuh antusias walau kadang rasa lelah melanda.
Suatu malam, Lovely bermimpi buruk sangat buruk yang membuatnya gelisah akhir-akhir ini.
"Kau kenapa? kenapa akhir-akhir ini kau terlihat gelisah sayang..? " tanya Alex pada istrinya
"Aku merasa akan ada kejadian buruk yang akan terjadi. Aku tidak bisa melihatnya. Karena kehamilan ini membuatku sedikit lemah. Tapi perasaanku tidak tenang, Aku takut.. " kata Lovely sambil terisak di pelukan suaminya.
"Tidak akan terjadi apa-apa. Aku akan selalu bersamamu. " kata Alex mencoba menenangkan istrinya.
Bibi An berlari tergopoh-gopoh menemui majikannya.
"Tuan nyonya maaf, tapi ada telpon untuk tuan. " kata bibi An.
"Baiklah sini " Alex mengambil telpon dari tangan bibi An.
"Hallo... siapa?
"Ini dari kepolisian, apakah anda mengenal Tuan Daniel Abraham.
" Iya saya mengenalnya." kata Alex.
"Maaf tuan, kami ingin mengabarkan kalau Tuan Daniel mengalami kecelakaan bersama istrinya. dan sekarang berada di rumah sakit xx. " kata polisi di seberang telpon
"Baik saya akan segera kesana. " kata Alex denga suara parau menahan tangisnya.
"Ada apa. " kata lovely penasaran.
Alex langsung berhambur memeluk Lovely.
"Daniel.. Daniel kecelakan bersama Cecilia. "
Lovely membekap mulutnya tak percaya dan langsung menangis.
"Aku harus kerumah sakit untuk melihatnya. " kata Daniel.
"Aku ikut... "
"Bersiaplah jangan lupa pakai pakaian hangatmu." kata Alex masih perhatian.
Lovely segera bersiap membawa apa yang dibutuhkan. Lalu segera berangkat ke rumah sakit.
"Sayang, tolong telpon Brian. katakan kita kerumah sakit xx. " kata Alex saat didalam mobil.
Lalu Lovely menghubungi Brian. Mengabarkan yang terjadi.
Brian ikut terkejut dan segera bergegas ke rumah sakit tempat Daniel dan Cecilia berada.
__ADS_1
Bersambung.