
Pagi harinya, semua orang sudah terbangun dan melakukan aktivitas mereka masing-masing, namun tidak dengan dua orang anak manusia yang masih bergelung dengan selimut. Mereka berdua masih tertidur lelap dengan segala rasa lelahnya. Hingga cahaya matahari mengusik tidur Daniel.
Daniel memicingkan matanya tatkala cahaya matahari mengusik indra penglihatan nya. Daniel langsung terbangun, dan melihat di sisinya Angel juga masih terlelap dalam tidurnya. Daniel membelai rambut Angel dengan lembut, Angel sama sekali tidak terusik dengan sentuhan tangan Daniel.
Lalu dia merasakan sesuatu yang aneh pada kakinya. Daniel mencoba menggerakkan kakinya ke kanan dan kekiri, dan ternyata benar apa yang dia rasakan. Kakinya bisa bergerak. Tidak seperti kemarin yang tidak bisa bergerak sama sekali. Walaupun bisa dan dipaksakan itu terasa sangat menyakitkan.
Daniel mengembangkan senyumnya, dan reflek dia menggoyangkan tubuh Angel.
"Queen, bangunlah... Lihatlah... Telah terjadi keajaiban pada kakiku." pekik Daaniel karena merasa sangat senang.
"Apa sih sayang...aku masih mengantuk." gumam Angel dengan mata yang masih tertutup,dan ingin membalikkan tubuhnya. Namun gerakannya di cegah Daniel.
"Bangunlah...lihatlah kakiku sudah bisa di gerakkan." Kata Daniel dengan sennyum yang masih tak lekang dari bibirnya.
Mendengar itu Angel langsung membuka matanya dan terduduk.
"Mana, coba kau gerakkan." kata Angel dengan rasa penasarannya.
Lalu Daniel menggerakkan kakinya ke kanan dan ke kiri.. Angel yang melihat itu langsung membelalakkan matanya tak percaya.
" benarkah ini , apa yang ku lihat ini sayang?" kata Angel ikut terpekik bahagia melihat perkembangan yang terjadi pada kaki DAniel.
"Selamat sayang....selamat..." kata Angel memeluk Daniel bahagia.
"Terimakasih." jawab Daniel membalas pelukan dari Angel.
" Tapi bagaimana ini bisa terjadi?" tanya Angel tak mengerti.
"Entahlah aku sendiri tidak tahu. Saat aku bangun aku merasakan ada yang berbeda pada kakiku. JAdi aku mencoba menggerakkannya." ujar Daniel.
"yah...Apapun itu aku ikut bahagia karenanya." kata Angel.
"apakah tidak bisa di gerakkan yang lainnya lagi." tanya Angel penasaran.
Daniel menggeleng lemah. " tadi sudah ku coba untuk menngerakkan seluruh kakiku, tapi malah teras sangat ngilu." ujar Daniel.
"Ya sudah tidak apa-apa, yang penting sudah ada perubahan, dari kemairn yang tidak bisa bergerk sama sekali. Kita akan mencari cara lain, agar kau bisa lekas bisa berjalan." tukas Angel.
Daniel mengangguk.
"Sekarang aku mau tidur lagi." kata Angel membaringkan tubuhnya, Agel mencoba menggoda suaminya itu.
Dan benar Daniel langsung melotot mendengar kata-kata Angel barusan.
" Jangan tidur lagi, ini sudah siang. Aku belum mandi badanku gerah, dan perutku lapar sekali." kata Daniel memelas.
Angel terkekek mendengar kata-kata Daniel.
"Baiklah, ayo kita mandi." ujar angel menguncir rambutnya asal. Dan membantu Daniel yang dalam keadaan naked turun dari ranjang dan membawanya ke atas kursi roda.
__ADS_1
Sebenarnya mereka berdua masih dalam keadaan sama-sama naked karena pertempuran mereka semalam. Tapi karena sudah terbiasa dengan keadaan seperti itu, jadi sudah tidak ada lagi kecanggungan di antara mereka.
Angel mendorong kursi roda Daniel ke kamar mandi, di sana sudah ada kursi untuk memandikan Daniel. Lagi-lagi Angel harus memindahkan daniel ke kursi mandinya dan mulai menggosok tubuh Daniel. Setelah DAniel dirasa sudah bersih, sekarang gantian Angel yang mandi.
"Apakah aku boleh berendam dulu" tanya Angel, lagi-lagi menggoda Daniel.
"Ck..." Daniel hanya berdecak " aku sudah kedinginan sayang,apa kau tidak mendengar cacing- cacing di perutku sudah mulai berdemo.?" kata Daniel.
Angel terkekeh ,mendengar gerutuan suaminya itu. Akhirnya Angel hanya mandi di bawah kucuran shower.
Setelah mereka selesai mandi dan mengganti pakaian akhirnya mereka keluar dengan wajah yang penuh kebahagiaan.
"Kalian kenapa baru turun." sapa mommy yang melihat anak-anaknya itu baru keluar kamar.
" QUeen malas bangun mom,jadi kami kesiangan.' ujar Daniel.
"Cih, kesiangan apa kelelahan kalian itu," decih sang mommy.
Keduanya saling bertatapan dan gelagapan.
"Sudah tak perlu malu. Dulu mommy juga pernah ,muda jadi mommy tau apa yang terjadi pada suami istri jika kesiangan." ujar mommy.
Daniel dan Angel merasa sangat malu.
"YA , sudah makanlah. Mommy pergi dulu." kata hendak melangkah pergi. Namun langakahnya terhenti,saat mendengar kata-kata Angel.
" Mom jangan kemana-mana, nanti aku ingin bicara sesuatu dengan mommy. " kata Angel.
Daniel dan Angel akhirnya makan hanya berdua di meja makan.
" mau aku suapi." tawar Angel.
"Tidak usah, katanya kau ingin bicara dengan mommy, cepatlah makan kemudian kita menemui mommy.
Akhirnya mereka, menyelesaikan makannya. Kemudian mereka berdua menemui mommy. Setelah duduk di samping mommy, Angel mulai menceritakan apa yang terjadi pada Daniel.
"Benarkah itu sayang, kau tidak bohongkan?" tanya mommy tak percaya.
Lalu DAniel yang berada di samping Angel mencoba menggerakkan kakinya. Mulai mata kaki hingga telapak kaki bisa bergerak.
"Syukurlah," ujar mommy yang tampak begitu bahagia mendengar dan melihat kaki Daniel ada perubahan.
"Itu karena apa ya mom?' tanya Angel penasaran.
" Pasalnya kemarin sebelum tidur kaki Daniel masih tidak bisa di gerakkan. Tapi setelah bangun tidur, kaki Daniel sudah bisa bergerak. "
"memangnya apa yang kalian lakukan sebelum tidur. " tanya mommy memicingkan matanya.
Mereka berdua merasa malu, haruskah mereka menceritakkannya.
__ADS_1
"Kemarin saat kami ke dokter, Dokter Albert menyuruh kami memastikan apakah sosis berurat milik Daniel masih bisa berdiri atau tidak. Karena biasanya orang yang mengalami kecelakaan mengalami gangguan pada alat reproduksinya. " ujar Angel malu-malu.
"Lalu... " tanya mommy penasaran juga.
"Semalam kami uji coba. "kata Angel dengan wajah yang sudah memerah.
" Dan... " kata mommy.
"Tidak ada masalah mom. dan masih berfungsi dengan baik. " kata Angel dengan menunduk meremas kedua tangannya.
Daniel yang melihat istrinya salah tingkah itupu memegang tangan Daniel. dan bergumam "Its Okey. "
"Apakah setelah tau itu berfungsi, lalu kau menungganginya?" mommy memberikan pertanyaan yang cukup absurd.
"Blush" wajah mereka berdua seketika memerah.
Dan Angel kemudian mengangguk.
Mommy tersenyum, melihat kedua anaknya itu salah tingkah.
"Tidak apa-apa, karena yang membuat kaki Daniel bisa bergerak adalah kegiatan panas kalian tadi malam. Tanpa kalian sadari. " kata mommy santai.
Daniel dan Angel saling bertatapan tak mengerti.
"Sebenarnya dari awal, mommy sudah tau apa yang bisa membuat Daniel cepat sembuh, tapi mommy tidak mau mengatakan nya karen takut kalian tersinggung. Apalagi, mungkin kata-kata dokter Albert kemarin membuat Daniel emosi. Benarkan? " tebak mommy. dan di angguki Daniel.
"Karena itu, mommy tidak mau mengatakannya. biarlah kalian sendiri yang mencari tau dan menemukannya. Dan terbukti sekali percobaan kaki Daniel sudah bisa bergerak, walau hanya telapak kaki. " terang mommy.
Mereka berdua masih berpandangan tak mengerti.
"Ck... " decak mommy. "Apa kau lupa apa yang mommy ajarkan saat kau latihan sayang? " tanya mommy kepada Angel.
"sedikit lupa mom. " Angel menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.
"Apabila sebuah lubang, di masuki peluru hingga mengeluarkan cairan dan mayonise pada saat yang bersamaan. Maka akan tercipta kecebong. Namun apabila kalian terutama Angel belum menginginkan kan kecebong tumbuh di dalam perutnya, makan cairan dan mayonise itu akan bertranformasi menjadi energi yang besar dan juga bisa menutup dan menyembuhkan luka dengan cepat yang ada pada tubuh kita."jelas mommy.
"Itulah kenapa, Daniel bisa menggerakkan kakinya setelah kalian melakukan itu. Sekarang kau sudah tau jawabannya kan? " ujar mommy lagi.
Daniel tercengang mendengar penjelasan sang mommy, dan Angel hanya mengangguk mengerti karena baru mengingat penjelasan sang mommy tadi.
"Kau harus selalu mengingat nasehat mommy sayang, agar kau bisa melakukan tindakan dengan cepat.
" Baik mom, dan maaf karena aku sudah melupakan nasehat yang sangat penting dari mommy." kata Angel menyesal.
"Sudahlah kamu kalau sudah mengkhawatirkan Daniel pasti lupa segalanya. " mommy bangkit dari duduknya. "Kalian sering-sering lah seperti tadi malam karena itu bisa membuat Daniel cepat sembuh. " ujar mommy Enteng.
"Mommy akan menyusul Daddy ke perusahaan dulu. " kata mommy sambil melenggang keluar rumah.
Daniel dan Angel saling bertatapan penuh arti.
__ADS_1
Bersambung,
Terimakasih sudah membaca.