AKU MENCINTAI KEMBARANKU

AKU MENCINTAI KEMBARANKU
Bab 39 Hari Pertama ke Perusahaan


__ADS_3

Keesokan harinya


Daniel sudah bangun, dan sudah bersiap ke kantor. Namun terlihat pemandangan lain di ranjang, Angel masih bergelung dengan selimut dia masih asyik terbuai dalam mimpinya. Hingga tangan lembut Daniel mengusap lembut pipinya. Dan itu mengganggu tidur Angel.


"Kau sudahbangun? " tanya Angel dengan suara serak khas bangun tidur.


"Ini sudah siang Queen, aku sudah bersiap ke kantor. " ujar Daniel sambil tersenyum.


Ucapan Daniel sontak membuat Angel langsung bangun dari tidurnya, hingga tanpa terasa selimut yang menutup tubuhnya melorot dan memperlihatkan dua squishy milik Angel, karena saat ini dia dalam keadaan naked setelah pertempuran mereka semalam. Daniel menelan ludah nya kasar melihat pemandangan itu. Sedangkan Angel yang masih belum sadar dengan keadaannya hanya mengucek bola matanya.


"Maafkan aku, karena tidak menyiapkan pakaianmu dan lainnya. "


"Sayang... apa kau menggodaku. Aku mau ke kantor ini. " kata Daniel dengan perasaan berkecamuk.


"apa? " tanya Angel tak mengerti.


Daniel menggedikkan dagunya ke arah tubuh Angel. Angel yang melihat arah dagu Daniel sontak melihat kearah tubuhnya. Dan berapa terkejutnya Angel yang memperlihatkan dirinya setengah naked. Lalu dia segera menutup dua aset kembarnya dengan selimut.


"Sudah jangan berpikir kotor, segeralah berangkat ke kantor. "


"Apa kau tidak mengantarkanku ke depan? "


Angel menggeleng, "Aku belum membersihkan diri, badanku juga masih sangat lelah setelah kau gempur semalam. "


Daniel menggaruk tengkuk lehernya yang tidak gatal. Merasa bersalah.


"Maafkan aku. " Lalu dia mendekati Angel.


Angel merentangkan tanda menginginkan sebuah pelukan. Daniel langsung berhambur masuk kedalam pelukan Angel.


"Jangan pernah mengucapkan kata maaf untuk sesuatu yang sudah menjadi tugasku. Itu adalah tugas istri melayani suami. Jangan pernah merasa bersalah jika kau membuatku lelah. Aku hanya perlu istirahat untuk memulihkan kondisi ku. " ungkap Angel di telinga Daniel saat mereka berpelukan.


Daniel lalu menguraikan pelukannya dan tersenyum sangat manis kepada Angel. "Terimakasih Queen, istriku. Aku mencintaimu. " ujarnya.


"Aku juga. " Angel membalas dengan senyuman yang tak kalah manisnya.


"Baiklah kalau begitu istirahatlah. "


Namun tanpa di duga, Angel menarik tengkuk Daniel dan melabuhkan ciuman manis di bibir Daniel. Menyesapnya atas dan bawah. Daniel yang awalnya terkejut kini mulai mengikuti permainan Angel. Ciuman yang awalnya lembut berubah menuntut. Merasakan itu, Angel langsung melepaskan ciumannya. Daniel yang merasa tak Terima, ingin protes. Tapi satu jari telunjuk Angel diarahkan ke bibirnya tanda stop.


"Sudah sayang, bukankah kau mau ke kantor, nanti kau terlambat. Asisten mu yang cerewet itu pasti sudah mengomel di bawah. " kata Angel. "Nanti setelah membaik aku akan ke kantor menemuimu. Aku janji. " lanjutnya.


Daniel yang mendengar itu langsung tersenyum lebar. "Benar ya, janji? "


Angel mengangguk "Iya janji. "


"Baiklah aku akan berangkat dulu. "

__ADS_1


Daniel lalu mendaratkan ciuman di dahi dan di bibir Angel. Lalu dia beranjak meninggalkan kamar. "Aku berangkat dulu. "


"Iya, Hati-hati. "


Angel lalu merebahkan dirinya lagi, untuk melanjutkan tidurnya.


🥪🥪🥪🥪🥪🥪🥪🥪🥪


Di meja makan Peter dan Hansel sudah menunggu sang tuan muda untuk memulai sarapan. Namun yang ditunggu tak kunjung datang. Peter sudah morang maring dari tadi, karena waktu terus berjalan tapi sangat tuan muda belum juga muncul.


Akhirnya terdengar suara langkah kaki dari arah tangga, sudah dipastikan kalau itu sangat tuan muda. Peter yang melihat tuan mudanya turun mulai berkomentar.


"Kenapa lama sekali? dimana princess? kenapa tidak ikut turun? "


Daniel tidak menghiraukan pertanyaan Peter. Dia langsung mendudukkan bokongnya di atas kursi.


"Sudah jangan banyak tanya, lekas sarapan kita harus segera berangkat. "


"Cih... memang siaa yang terlambat. "


Lalu merekapun memulai sarapan nya dengan tenang. Setelah sarapan mereka pun berangkat ke kekantor.


"Tuan muda, Apakah nona tidak ikut ke kantor? " Hansel memberanikan diri bertanya.


"Dia masih tidur dan nanti akan menyusul ke kantor setelah sedikit lebih baikan. "


"Apakah nona sakit tuan? " tanya Hansel lagi.


Daniel yang mendengar Peter menjawab hanya memutar bola matanya malas sambil bersedekap dada.


"Bagaimana dengan Ellmund, apa kau sudah menghubungi merek? " tanya Daniel.


"Sudah tuan, semalam tuan Peter sudah menghubunginya. Kita akan mengadakan pertemuan jam 10 nanti. " Hansel yang menjawab.


"Sudah kukatakan jangan panggil aku Tuan, aku bukan tuanmu, Tuan kita itu Tuan Daniel dan Nona Angel. Kedudukan kita sederajat, jadi panggil aku dengan sebutan nama saja. Okey. " kata Peter.


"Baik, Peter. "Hansel tergagap.


" Nah itu baru benar. "


Daniel yang memperhatikan interaksi kedua asisten di depannya hanya menggelengkan kepalanya.


Percakapan di dalam mobil pun mengalir begitu saja sampai mereka tiba di perusahaan. Dan memulai aktivitas kantor yang membosankan.


🏠🏠🏠🏠🏠🏠


Di mansion.

__ADS_1


Angel yang sudah merasa lebih baik, mulai bangun dan membersihkan dirinya. Dia berendam di air hangat untuk merelaksasi kan tubuh dan otot yang kaku akibat pertempuran semalam dengan sang suami. Dilihatnya beberapa tanda cinta yang tercetak di beberapa bagian tubuhnya. Angel tersenyum melihatnya, dia menikmati lukisan indah suaminya itu sejenak. Sebelum dia menghapusnya dalam sekejap.


Setelah selesai membersihkan diri, Angel menuju walk in closet untuk mengganti pakaian. Dress hitam selutut dengan lengan sesiku menjadi pilihannya kali ini. Dengan kacamata hitam yang bertengger di hidung mancung nya. Dia ingin tampil misterius hari ini, dengan seringaian licik di bibirnya.


Setelah semua persiapan selesai, Angel menuju meja makan untuk sarapan. Disana dia sudah disambut bibi An yang mulai menghidangkan sarapan.


"Aku sarapan dengan susu dan roti saja bi, karena ini sudah beranjak siang. Aku akan mengajak Daniel makan siang. "


"Baik nona. " Lalu bibi An menghidangkan apa yang diinginkan nona muda kesayangannya.


Waktu sudah menunjukkan pukul 10.30. Angel bergegas menancapkan gas mobil mewah kesayangannya yang dia beri nama Venus, menuju DnA corp. Deru laju mobil mewah itu memecah jalanan kota yang sedang ramai dengan hilir mudik kendaraan bermotor. Menambah suasana yang sudah panas menjadi sangat panas dengan adanya polusi udara yang disebabkan pembuangan emisi bahan bakar.


Dua puluh menit perjalanan, akhirnya Angel sampai di perusahaan. Dia memarkirkan mobilnya di parkiran khusus petinggi perusahaan. Security dan beberapa orang yang melihat mobil mewah itu terparkir cantik di parkiran khusus petinggi perusahaan itupun melongo, dan penasaran siapa gerangan orang yang berada dalam mobil mewah tersebut.


Angel keluar dari mobil dengan gaya anggunnya, dengan pakaian serba hitam.Dari kacamata sampai sepatu, membuat kesan misterus pada dirinya. Namun tetap memperlihatkan aura cantiknya dengan rambut putih yang berkilau dan kulit putih seperti susu.


Dia melangkahkan kaki memasuki lobby perusahaan, tanpa menghiraukan beberapa orang karyawan, resepsionis dan security yang berjaga. Mereka sedang melongo terkagum-kagum dengan kecantikan seorang wanita yang memasuki perusahaan . Angel menuju lift petinggi perusahaan tanpa rasa bersalah sedikitpun, menunggu pintu lift terbuka.


Resepsionis dan security yang mulai sadar pun menghampiri wanita cantik itu. Dan mulai menanyakan ada apa dan siapa yang ingin di temui. Namun Angel hanya diam tak menjawab. membuat resepsionis dan security itu sedikit kesal. Hingga tak berapa lama, pintu lift terbuka dan muncul sosok Peter disana.


Peter tercengang melihat penampilan noannya, namun segera tersadar. Dan langsung membungkukkan badan tanda hormat. "Anda sudah datang nona. "


"Urus mereka.Beri peringatan saja, jangan dipecat karena mereka tidak tau siapa aku. " kata angel.


Peter melirik ke arah kedua orang itu. "Kembalilah ke tempat kalian. Kalian tidak tau sedang berurusan dengan siapa?"


Security dan resepsionis itu pun merasa gemetar dan ketakutan. Lalu kembali di ke tempat kerja mereka.


Di dalam lift


"Daniel sedang apa? "


"Ada didalam kantor nona, kami baru selesai rapat dengan Ellmund. Tapi... " Peter tak melanjutkan kalimatnya.


"Katakan... "


"Saat ini ada nona Clara didalam kantor Tuan Daniel nona. " kata Peter ragu.


"Apa.. kenapa kau tinggalkan mereka berdua Peter? " geram Angel


"Saya tidak meninggalkan mereka berdua nona. Ada Hansel yang menemani Tuan muda. "


"Huft... syukurlah. Setidaknya Hansel bisa melindungi suamiku daru ulat bulu itu. " Kata Angel lega.


Lift pun berhenti di lantai tertinggi perusahaan itu. Mereka berdua keluar dari dalam lift dan menuju kantor CEO. Tanpa mengetuk pintu, Angel langsung masuk ke dalam kantor suaminya.


"Sayaaanggg.... "

__ADS_1


Bersambung...


Terimaksih sudah membaca.


__ADS_2