
Akhirnya mereka sampai di pantai yang mereka tuju. Suasana pantai sangat sepi, karena hari ini bukan weekend ataupun hari libur. Jadi pantai terlihat sangat sepi. Hanya ada beberapa orang saja disana.
Daniel memarkirkan mobilnya tak jauh dari bibir pantai, agar mereka tidak terlalu jauh saat akan kembali nanti. Angel keluar dari mobil tanpa menggunakan alas kaki. Dia langsung berlari seperti anak kecil yang baru keluar dari rumahnya.
Daniel yang melihat tingkah wanita yang dicintainya itu hanya menggeleng kan kepalanya. Dia menyingsingkan kedua lengan kemejanya sampai batas siku, terlihat santai dan cool denga kaca mata hitam yang bertengger di hidung mancung nya menambah kesan maskulin di dalam dirinya. Benar-benar pria dengan ketampanan sempurna.
Angel yang sedang berlari, berkejaran dengan ombak pantai menoleh ke belakang, melihat ke arah suaminya yang sedang bersandar di sampingnya mobil itu tidak terkejut lagi melihat penampilan suaminya yang sangat tampan.
Karena itu sudah biasa baginya. Dia yang selalu bersamanya sejak kecil, sudah sering melihat gaya cool suaminya itu.
Angel melambaikan tangan, menyuruh Daniel mendekat. Agar mereka bisa bisa bermain bersama. Daniel yang menerima kode dari istri nya itu pun langsung mendekat, dan merentangkan tangannya. Angel yang sudah hafal dengan kode itu pun, berjalan mendekat dan langsung berhambur kedalam pelukan Daniel.
"Apa kau senang? " tanya Daniel
"He'em, aku senang sekali. " Angel mengangguk dalm pelukan Daniel.
Daniel melepaskan pelukannya dan melihat kearah Angel lalu tersenyum. Angel membalas senyuman itu. Lalu mereka saling bergandengan tangan berjalan menyusuri pantai sambil berbincang dan beranda. Hingga mereka berhenti, lalu duduk di hamparan pasir pantai. Mata Angel memandang ke arah depan dengan pemandangan pantai yang luas dan langit biru cerah di atasnya. Sedangkan Daniel, baginya pemandangan terindah adalah melihat wajah istrinya yang cantik.
"Apa yang kau sukai tentang pantai?" tanya Daniel dengan masih melihat wajah Angel.
Angel melihat kearah Daniel yang sedang memandanginya. Dan itu sudah bukan hal aneh lagi bagi Angel. Karena dia juga sering memergoki Daniel suka memandanginya sejak dulu.
Angel tersenyum lalu berkata. "Aku menyukai aroma laut yang menenangkan pikiran. Saat di pantai aku bisa merasakan ketenangan. "
Daniel memperhatikan dengan seksama perkataan istrinya itu.
"Tapi kan kita hanya beberapa kali ke pantai. "
"Saat bersamamu ini memang kedua kalinya kita kepantai, Karena dulu mom dan dad selalu membatasi kemana kita pergi. Namun saat aku menjalani latihan dengan mommy, tiap satu minggu sekali aku dan mommy pergi ke pantai. " Ujarnya.
Daniel mengernyitkan dahinya tak mengerti.
"Bukankah kata daddy tempat latihanmu di sebuah rumah sederhana yang dikelilingi ilalang di sekitarnya. "
Angel tersenyum lalu melanjutkan ceritanya.
"memang benar tempat kami tinggal adalah rumah sederhana dengan dikelilingi rumput ilalang. Namun rumput ilalang itu menghilang, saat aku mendapatkan sayapku. dan rumput ilalang itupun berubah menjadi bunga-bunga yang sangat cantik. "
"Benarkah? " tanya Daniel tak percaya.
Angel mengangguk. "Dan ternyata tak jauh dari sana ada sebuah pantai yang sangat indah. Yang belum pernah terjamah manusia. Aku akan mengajakmu kesana nanti, kalau urusan kita disini sudah selesai.
" Benar ya, kau akan mengajakku kesana. Janji. " kata Daniel sambil menunjukkan jari kelingkingnya seperti anak kecil.
__ADS_1
Angel yang melihat itu tertawa lepas, melihat sikap Daniel yang terkadang masih seperti anak kecil. Namun dia pun menyambut uluran jari kelingkingnya itu, dan berkata "Janji."
"Mom dan dad juga menyuruhku mengajakmu kesan suatu hari nanti. "
Daniel berdiri dan mengulurkan tangannya kepada Angel, menyuruhnya juga ikut berdiri. Angel menerima uluran tangan itu, dan ikut berdiri.
"Apakah kau sudah puas bermain di sini?
" Belum aku belum puas, aku ingin mandi di pantai, tapi kita tidak membawa baju ganti. " kata Angel dengan nada ketidak puasan.
"Kita main air di kaki saja dulu ya, nanti kalau kita bulan madu aku akan mengajak mu melakukan banyak aktifitas seru di pantai. "
"Benarkah, kita akan berbulan madu? Kau tidak bohong kan? " uajr Angel dengan mata berbinar.
"Tidak Aku tidak berbohong. Nanti kalau urusan kita sudah selesai kita akan berbulan madu ke pantai yang sangat indah." Ujar Daniel bahagia melihat binar antusias istri nya. "Setelah itu, kita akan pergi ke tempat mu latihan. Aku tidak sabar melihat tempat yang pernah memisahkan kita dulu. " kekeh nya.
Angel mengangguk "Baiklah setelah bulan madu aku akan mengajak mu ke sana. "
Angel dan Daniel merasa bahagia hari ini walau mereka tidak main air sampai basah, tapi itu sudah sangat membuat mereka bahagia. Karena janji yang mereka buat saat berada di pantai ini.
Mereka berdua akhirnya memutuskan untuk kembali ke mansion, karena hari juga sudah beranjak sore.
Di mobil
"Kita makan di rumah saja. Aku rasa waktu kita cukup untuk ikut makan malam bersama mereka. " Kata Angel sambil melihat jam tangannya.
"Baiklah."
Mobil berjalan dengan kecepatan sedang karena ini waktu pulang jam kantor, jadi agak sedikit macet.
"Macet Queen. "
"Apa kau suka naik motor? "
"Maksudmu."
Angel tersenyum smirk, dia punya sedikit rencana.
"Ayo keluar dulu. "
Mereka berdua keluar dari mobil dan berdiri di samping Venus.
Angel menekan tombol yang bergambar motor di salah satu dashboard mobil, Dan.....
__ADS_1
dalam waktu singkat mobil Venus ber transformasi menjadi motor dengan dua helm di atasnya.Tampilannya elegan, sama seperti saat menjadi mobil.
Wih keren. ...
Karena kemacetan itu Pengendara mobil yang berada di sekitar mereka yang melihat itu hanya melongo, melihat kejadian barusan. Mereka seolah-olah melihat adegan film transformer dalam kehidupan nyata. Mereka sampai lupa mengabadikan kejadian barusan di ponsel mereka. Dan tersadar saat kedua orang itu sudah melenggang pergi meninggalkan kemacetan dengan motor hasil transformasi itu.
"Kau lihat wajah mereka tadi, menggelikan. " Teriak Angel di telinga Daniel. Karena mereka sedang naik motor, jadi suara Angel seolah terbawa angin. Daniel hanya menganggukan kepalanya, karena dia harus fokus menyetir.
"Sudah lama aku tidak mengendarai motor seperti ini. Rasanya luar biasa. Apalagi dibelakangku ada orang yang aku cintai dan harus aku jaga. " batin Daniel dengan senyuman lebar di bibirnya. Sesekali dia melihat kearah sepion untuk melihat wajah Angel yang sangat bahagia dengan senyum manis dibibirnya.
"Aku tidak sabar segera sampai dirumah. Dan segera memakanmu. " Gumam Daniel lagi dengan senyum devil di bibirnya.
Angel yang sedang berada di belakang Daniel merasa sangat bahagia, karena saat ini dia sedang naik motor bersama dengan orang yang dicintainya. Angel memeluk Daniel dari belakang dengan erat dan menyandarkan kepalanya di punggung Daniel.
"Aku bahagia, saat bersamamu. Baik dulu ataupun sekarang, perasaan ini tetap sama. Aroma tubuhmu selalu menenangkan ku. " batin Angel, sambil terus tersenyum.
Tiga puluh menit waktu yang mereka tempuh untuk sampai ke mansion mereka. Karena menggunakan motor jadi perjalanan yang memakan waktu lama bisa dipangkas jadi tiga puluh menit saja.
Mereka sampai tepat pukul enam malam dimana Peter dan Hansel sudah sampai di mansion satu jam lalu. Kini kedua orang itu sedang mengobrol santai di ruang tengah. Hingga suara deru mesin motor mengganggu pendengaran mereka. Peter dan Hansel yang penasaran karena suara asing itu akhirnya beranjak keluar untuk melihat siapa yang datang dengan motor itu.
Setelah sampai di depan rumah mereka sontak membelalakkan matanya melihat siapa yang datang. Angel dan Daniel turun dari motornya dengan tertawa lepas.
"Ba... bagaimana bisa. " Peter masih tak percaya melihay yang terjadi. Dia mendekat ke arah motor yang dikendarai Daniel.
"Ini... "
"Itu Venus yang bertransformasi menjadi Mars. " kekeh Angel.
"Tuan... Aku juga mau yang seperti ini. Buatkan aku satu ya... dua Sama Hansel. Biar kita berempat bisa punya kendaraan yang sama. " rengek Peter seperti anak kecil.
"Cih... " decih Daniel dengan memutar bola mata malas.
"Aku pernah melihat mobilmu yang kau simpan rapi di bagasi. sama seperti punya princess. Jadi buatkan aku juga ya..? " Peter masih merengek. "Hansel ayo bantu aku. " Ajak Peter kepada Hansel yang hanya cuek saja.
Akhirnya mereka masuk ke dalam mansion. Masih dengan rengekan Peter.
"Aku akan menghadiahkan kalian mobil seperti itu, jika kalian berhasil menghukum Raymond. Karena yang memiliki rakitan mobil itu hanya aku. " kata Angel sebelum dia melangkah ke arah kamarnya.
Peter dan Hansel mematung lalu saling berpandangan. Kemudian mereka menganggukan kepala dan tersenyum lebar.
Bersambung.
Terimkasih sudah membaca
__ADS_1