
Daniel dan Angel berjalan menuju ke kamar mereka. Namun saat Daniel berhenti di depan kamarnya Angel ikut berhenti.
"Kita perlu bicara. " Daniel
Angel hanya mengangguk, lalu berjalan mengikuti Daniel ke dalam kamar. Di dalam kamar Daniel langsung berhambur memeluk Angel dan terisak.
Angel yang memahami perasaan Daniel menepuk-nepuk punggungnya untuk memenangkan.
"Aku bahagia dan sedih di saat bersamaan. " kata Daniel masih dalam pelukan Angel.
"Aku mengerti perasaan mu. " sahut Angel.
Lalu mereka melepas pelukan dan duduk di atas ranjang.
"Mungkinkah keajaiban yang kita minta semalam dikabulkan Tuhan? Bukankah semalam kita berharap seandainya keajaiban itu ada? " kata Daniel.
"Aku rasa ini memang takdir kita." kata Angel "Ternyata kita bukan saudara kandung. Kita hanya dilahirkan dihari yang sama." cicitnya lagi.
"Kau benar, ternyata aku sudah menjadi yatim piatu setelah dilahirkan. Semua berita ini mengejutkan ku secara bertubi-tubi. Aku masih sangat syok mendengarnya, tapi satu hal yang membuatku bahagia adalah aku bisa menikahimu dan menjadikanmu milikku, ini seperti mimpi." kata Daniel dengan wajah yang berubah-ubah.
Angel mendekat lalu mencium pipi Daniel.
"Ini bukan mimpi, ini adalah kenyataan. " kata Angel.
"Sekarang aku bisa mencintaimu dengan bebas Queen tanpa harus menyembunyikan perasaanku. " kata Daniel.
Angel mengangguk, "kau benar. Aku mencintaimu Kakakku Daniel. " kata Angel sambil berhambur memeluk Daniel.
Daniel yang tidak siap menerima pelukan Angel, kehilangan keseimbangan sehingga membuatnya terjatuh dengan Angel yang ada di atasnya. Wajah mereka sangat dekat, lalu tiba-tiba Daniel membalikkan keadaan. Kini Daniel lah yang berada di atas Angel.
Tanpa aba-aba lagi dia mendekatkan bibirnya pada bibir Angel. Bibir mereka saling bertemu dan mereka akhirnya berciuman hangat, dengan saling menyesap melepaskan semua kebahagiaan yang mereka rasakan.
"Terimakasih karena kau mau menerimaku, Angel" kata Daniel sesaat setelah melepaskan pagutan bibir mereka.
"Aku yang harusnya berterimakasih, karena kau mau menerimaku yang penuh dengan kekurangan ini. " cicit Angel
"sstttt..." Daniel menutup bibir Angel dengan telunjuknya sambil menggeleng.
"Kau tidak punya kekurangan apapun. Kau sangat sempurna di mataku, sayang. Aku sangat mencintaimu. " lanjutnya.
Kemudian mereka kembali berciuman untuk menumpahkan semua rasa yang mereka pendam selama ini.
Terimakasih.
🌜🌜🌜🌜🌜
Sore hari di Mansion Alexander
Terjadi kehebohan karena akan di adakannya janji suci pernikahan Daniel dan Angel. Mereka semua sudah tau kalau sebenarnya Daniel dan Angel bukanlah saudara kandung. Karena kejadian 17 tahun lalu juga diketahui oleh semua penghuni mansion Alexander.
Persiapan sudah sembilan puluh persen tinggal menunggu kedua mempelai. Daniel yang berada di kamarnya sudah siap dengan pakaian tuxedo yang membalut tubuhnya, dia terlihat sangat tampan sore ini. Ditemani Peter sahabatnya yang selalu mendampinginya.
__ADS_1
"Selamat bro... akhirnya kau bisa menikahi wanita pujaanmu. " kata Peter. "Aku sungguh tidak menyangka kalau kalian berdua ternyata bukan saudara kandung. Semalam ayahku menceritakan semuanya kepadaku. " lanjutnya lagi.
"Aku juga tidak menyangka Pet, ternyata aku bisa memilikinya dan mencintainya dengan bebas. " kata Daniel.
Brian datang, memanggil Daniel dan Peter karena acara akan segera di mulai.
"Apa kau gugup. " tanya Peter.
"Tentu saja... "
"Tenang ada aku, dan ayahku yang akan menemanimu. " kata Peter menenangkan sahabat nya itu.
Di kamar lain,
Angel yang sudah sangat cantik dengan gaun pernikahan yang dipakainya, juga merasa sangat gugup.
"Apa kau gugup sayang? " tanya mom Vely
Angel hanya mengangguk.
"Tenangkan dirimu. Acara nya akan segera berlangsung. Kau harus relaks... ada mom dan deddy yang akan mengantarmu . "
Lagi-lagi Angel hanya mengangguk.
Tak berapa lama, Alex masuk. Dia tertegun melihat anaknya yang sangat cantik dengan gaun pernikahan yang dipakainya.
Tanpa terasa dia meneteskan air mata.
"Daddy hanya terharu, ternyata anak Daddy sudah tumbuh besar dan akan menikahi pria yang dicintainya. Daddy jadi teringat mommy mu saat menikah dulu, kalian benar-benar mirip dan terlihat sangat cantik. " kata Daddy Alex mengenang masa lalu. " Daddy sangat mencintai kalian berdua. " lanjutnya.
Ayah dan anak itupun berpelukan dengan rasa haru.
"Sudah-sudah... nanti make up nya luntur daddy... " lerai mom Vely.
"Ah, ya... Semua sudah siap. Pangeranmu sudah menunggumu sayang. Ayo kita keluar. " kata daddy lagi.
Mereka bertiga pun keluar beriringan dengan Angel di tengah-tengah mereka.
Sesampainya di tempat pernikahan semua mata menatap takjub kearah mempelai wanita. Karena pada hari inilah mereka baru tau wajah asli ahli waris keluarga Alexander yang selama ini tersembunyi. Tidak banyak yang hadir di pernikahan Daniel dan Angel. Mereka yang hadir dalah orang-orang kepercayaan Alex, yang setia kepada Alex selama ini.
Alex, Vely dan Angel menuju mempelai pria, disana Daniel diam mematung menatap Angel dengan pandangan yang entah... Dadanya bergemuruh melihat kecantikan calon istrinya itu...
lalu Peter yang ada di sebelah nya menyadarkan dengan menepuk bahunya.
Alex dan Vely terkikik geli melihat respon Daniel.
Sesampainya di depan Daniel, Alex menyatukan tangan kedua anaknya itu lalu berkata.
"Aku titipkan Anakku padamu, jagalah dia, sayangi dan cintai dia sepenuh hatimu. Seperti kami yang telah mencintai dan menyayangi kalian sepenuh hati kami" ujarnya.
"Aku akan menjaga, menyayangi dan mencintai Angel dengan sepenuh hatiku dad. " kata Daniel.
__ADS_1
Setelah melakukan janji suci, mereka melakukan sesi foto-foto. Setelah itu dilanjutkan dengan jamuan makan-makan.
Setelah acara pernikahan itu selesai, para tamu undangan yang merupakan orang-orang kepercayaan Alex segera bergegas ke suatu tempat. Karena setelah ini, nanti pukul 20.00 akan di adakan acara pemindahan pimpinan perusahaaan dari tangan Alex kepada Daniel. Jadi karena tidak ada waktu lagi mereka segera bersiap-siap.
Sedangkan kedua mempelai pun segera berganti pakaian, si pria dengan pakaian formal ala kantoran, sedangakan Angel memakai pakaian santai tapi sopan.
"Apa kita harus melakukan ini? kita baru menikah lho. " gerutu Angel.
"Tidak Apa-apa sayang, ini demi daddy dan papaku. " kata Daniel.
"Ya sudah. ayo kita bersiap." kata Angel kemudian.
Daniel yang melihat istrinya itu sedikit kesal lalu menariknya kedalam pelukan nya..
"Sabarlah... Mom dan Daddy melakukan ini karena ada alasannya. Besok kau sudah akan pergi, jadi sudah tidak ada waktu lagi. Kita harus mengerti situasi dan kondisi kita saat ini. Okey.! " kata Daniel menenangkan istrinya yang sedang kesal.
Angel hanya mengangguk di dalam pelukan Daniel. Lalu mereka mengurai pelukannya.
Daniel mendekatkan wajahnya ke wajah Angel.
Lalu menciumnya hangat. Untuk meredam kekesalan istri nya itu.
Setelah puas, barulah mereka melepaskan tautan bibir mereka. Lalu tersenyum hangat.
"Jangan kesal lagi ya? Aku tidak suka melihatmu yang uring-uringan seperti tadi. " ujar Daniel.
"Baiklah... maafkan aku karena masih kekanakan." kata Angel menyesal.
"Tidak apa-apa. Bagaimanapun kau tetap Queenku yang manja. " ucap Daniel sambil mengacak rambut istrinya itu.
Setelah selesai bersiap mereka pun beranjak keluar kamar. Diruang tengah momy, daddy dan Peter sudah menunggu mereka.
"Sayang kemarilah. " panggil Vely kepada Angel
Angel mendekat lalu Vely menyerahkan sesuatu kepada Angel.
"Pakailah ini... "
"Apa ini mom?" tanya Angel tak mengerti.
"Ini masker untuk menutupi wajahmu sayang. Untuk saat ini kamu masih harus menutupi jati dirimu. Biar Daniel dulu yang membuka identitasnya. Setelah kau siap nanti baru kau boleh membuka identitasmu, baik sebagai istri Daniel ataupun sebagai penerus Alexander. "
ujar mom Vely.
Lalu Angel melihat ke arah Daniel, Daniel yang mendengar alasan mommy pun setuju, dan menganggukkan kepala kepada Angel.
"Baiklah mom. "
Bersambung.
Terimakasih sudah membaca 🫰💕
__ADS_1