AKU TERLUKA AGAR KAU BAHAGIA

AKU TERLUKA AGAR KAU BAHAGIA
Aku Milikmu Selamanya


__ADS_3

Santi meletakkan sendok yang dipegangnya ke mangkuk yang sudah kosong.Meskioun mereka sempat jadi pusat perhatian,tetapi dia juga tidak protes pada suami bucinnya itu karena sudah ber


manja padanya.Baginya mungkin ini sisi lain dri suaminya yang merasa kurang di perhatikan semenjak kedua kembarnya lahir.Dalam hati wanita cantik itu berjanji akan membagi waktu untuk ketiga cintanya itu.Padahal yang Santi tidak tahu,suami bucinnya itu hanya cemburu karena dia memeluk penuh sayang ibu dari sang mantan dan keakraban Santi dwngan keluarga sang mantan.S uami bucinnya itu hanya ingin di perhatikan lebih dari keluarga mantan.Dan jadilah dia jahil,manja manja seperti anak.baru gede yang sedang kasmaran pada istrinya itu.Berumtungnya Santi adalah tipe wanita yang sangat sabar,sehingga kemanjaan sang suami tidaklah terlalu mengganggunya.


Selesai makan,merekapun langsung pulang.S sepanjang perjalanan Brian selalu menggenggam erat tangan istrinya itu,seolah enggan untuk melepaskannya.


"Kenapa lagi,Mas?"tanya Santi sambil tersenyum.


"Nggak,yang....cuma pengin gini aja,rasanya nyaman banget gitu loh....Kita pacaran lagi yak?"


Santi tertawa karenanya.Dia tidak habis pikir dengan suaminya itu.Sejak tadi ada saja yang membuatnya tertawa.E ntah salah makan atau apa,tapi hari ini Santi dibuat terus tak habis pikir dengan tingkah suaminya itu.


"Kita dah ada dua anak,Mas,masa masih mau pacaran?"


"Lah....mau kita sudah Kakek nenek juga nggak masalah to kalau mau pacaran,tokh kita ini sah,halal,jadi nggak masalah mau pacaran setiap hari pun,"kata Brian kukuh."Aku mau kamu mencintai aku seperti aku mencintaimu,sayang,bisakah?"


Santi tertegun mendengar perkataan suami ajaibnya itu.Benarbenar pembuatan kata katanya selalu ajaib dan selalu membuat Santi makin merasa dicintai seutuhnya oleh lelaki yang telah membuatnya melahirkan dua pewaris yang ganteng dan tampan maksimal.


"Mas....,"kata Santi pelan."Maafkan aku kalau dari awal aku belum mencintaimu,tapi sekarang aku sudah sangat mencintaimu,percayalah."


"Kalau kamu benar benar sudah mencintai aku,ubah panggilannya kalau kita hanya berdua sayang....Aku mau kamu pun manggilku sayang kalau kita hanya berdua,"rengek Brian manja.


Tuh kan....Santi mendesah di antara senyumnya.Benar benar ajaib kan suaminya?Harusnya Santi yang merengek manja tetapi ini malah suaminya yang manja.D dengan gemas dicubitnya lengan suaminya.


"Manja amat sih,suamiku ini?Tadi nggak salah makan kan,ya?"tanya Santi yang ditanggapi cemberut oleh suaminya itu.


"Kok gitu,sih,sayang?"protes Brin cemberut,membuat Santi tersenyum lebar.


"Gitu gimana maksudnya?"


"Kamu ngatain aku salah makan?"Rajuk Brian lagi.


"Uluh...uluh...uluh....suamiku ngambek ya,ceritanya?Jangan ngambek dong,suamiku tersayang...."


"Yeeyyyyy....."pekik Brian senang."Ulangi lagi,sayang...."


"Apanya?"tanya Santi.bingung.


"Ituuuuuu....Kamu tadi panggil aku apaaaaaa?"

__ADS_1


"Emang aku panggil apa"?"


"Huuuuh....masak lupa,sih,sayang?"


"iyaaaaaa....Aku....Aku lupa yang ana yang kamu maksud,mas,"kata Santi agak ragu.


"Kamu nggak peka...,"sungut Brian ngambek,twtapi tangannya tetap menggenggam erat tangan Santi.


"Aku jadi bingung beneran,nih,mas...Perasaaaaan....sejak dari rumah ibu tadi Mas Brian ahgak aneh,deh...."


"Nggak,ah...biasa aja Menurutku."


"Mmmmmm....Mas ngga lagi marah,nan?"


"Nggak sayang,siapa juga yang marah?"


"Tapiiii...."


"Mas hanya agar kamu peka sama Mas,sayang....Mas kan cuma mau kalau kamu itu hanya mencintai Mas saja,Mas cuma mau kalau kamu itu milik Mas seorang,nggak ada yang lain...""


"Percayalah,Mas....Aku hanya akan mencintai Mas sepenuh hati...."


"Dengan kelahiran dua malaikat kecil kita belum membuktikan apa apa?"


"Mas mau kamu panggil Mas dengan sebutan sayang....Boleh"


Santi membulatkan kedua matanya.Baru sekarang dia menemukan sosok manja Brian.Ditatapnya sang suami dengan tatapan lbitnya lalu mengangkat tangan mereka yang masih bertaut danencium punggung tangan Brian.


"Memangnya mau panggilan sayang seperti apa?Apa Mas masih kurang sayang?"


"Kan Mas pengin dipanggil yang lain juga,sayang...."


"Okeeeee......"gumam Santi,masih dengan tangan mereka yang di dagunya."Bagaimana kalau sweetheart?"


"Aaaaaa....sweet bsekali,sayang....Coba dong...."


"My sweetheart......Apa sudah cukup manis,?"


"Uuuuuh....so sweet.... Aku suka....Aku suka.....Love you my boys mom...."

__ADS_1


"Love you too,my. sweetheart..."


"Love you than my self,baby..."


"Akh...."desah Santi dengan pipi merona "Kamu selalu membuatku merasa sangat dihargai,dicintai,diistimewakan...Love you full,sweetheart...."


Kini gantian Brian yang menarik tautan tangan mereka dan mengecup pinggang ng tangan istrinya berlari.kai karena rasa bahagia yang menyesak di dadanya.


"Apakah hatimu sudah menjadi milikku,sayang?"tanyanya sendu.


"Aku Milikmu selamanya,sweetheart....Selamanya...Pleaseeee jangan ragukan aku...*


"Sudah tidak ada Indra di sini?"


Santi menggeleng pelan.Ya,bagaimana mungkin masih ada Indra di hatinya kalau dia sudah bertekad untuk melupakan mantannya itu,dan memulai hidup baru dengan apa yang dimilikinya sekarang?Ditatapnya suaminya dengan tatapan penuh cinta.Digenggamnya erat tangan sang suami,doddkapkannya di dadanya.


"Hanya ada kamu dan anak anak di sini..."bisiknya lembut,membuat hati Brian menghangat."Selalu....s3lamanya...tak kan ada yang lain..."


"Terimakasih sayang....Aku merasa tersanjung luar biasa....Tetaplah menjadi milikku..."


"Always,sweetheart....I Will always love you..."


Brian sangat bahagia.Diraihnya kepala istrinya dan direngkuhnya dalam dekapannya.Akh...andaikan dia tidak sedang menyetir...


"Sekarang kita pulang,sayang....Aku sudah kangen dwgn dua malaikat kecil kita...'"


"Tentu sweetheart....Aku juga kangen dengan mereka...Selalu ....Aku juga senang dengan kebersamaan kita seperti ini...Thank you so much,sweetheart..."


"Yoe are Wellcome,baby....You are so preciouse to me...."


"Akh....so sweet....."


Mereka sma sama menebar senyum manis,sama sama menebar cinta yang indah dan sama sama saling menggemggam erat jemari yang masih terus bertaut.Ada rasa yang tak terungkapkan yang menyesak dlam hati mereka masih masing yang hanya dapat dirasakan dengan bahasa kalbu mereka.Peejalanan yang manis.Brian selalu tersenyum.Rasa cemburunya terbayar lunas dengan tindakananis istrinya.Sekarang dia sangat percaya kalau istrinya hanya miliknya selamanya,seutuhnya,baik hati dan tubuhnya,semua sudah menjadi miliknya.Rasanya baru kemarin dia memperjuangkan hati istrinya,tetapi sekarang dia menjadi pria yang paling bahagia.Tak ada yang bisa dia katakan dengan kebahagiaan ini selain rasa syukur pada Sang Pencipta yang sudah membalikkan hati istrinya untuk. menjadi miliknya.


Dengan menghembuskan nafas lega,dia membunyikan klakson ketika sampai di rumah.Setelah gerbang terbuka,dia memasukkan mobilnya dan memarkirkannya di bawah cartport yang sudah ada mobil cantik istrinya.Mobil yang hampir tak pernah terpakai lagi.Sebelum turun,dia meraih kepala istrinya dan mengecup keningnya lama.


"Aku selalu mencintaimu,sayang...."


"Aku Milikmu seutuhnya,selanta...."

__ADS_1


Setelah adegan romantis itu Merekapun keluar dari mobil dan bergandengan tangan,berjalan memasuki rumah.Sungguh....Rak ada rasa bahagia yang lebih dari bahagia Brian saat ini....


__ADS_2