AKU TERLUKA AGAR KAU BAHAGIA

AKU TERLUKA AGAR KAU BAHAGIA
Triplets Launching....


__ADS_3

Ibu masih terus mengelus elus perut buncit Santi sambil melantunkan kidung pujian pada Sang Pencipta.Melafalkan doa untuk ketiga cucunya dan juga anaknya yang masih meringis kesakitan.Santi memang masih meringis kesakitan saat nyeri itu menyerangnya.Sebentar kemudian pak Dodo datang dari mengantar anak anak ke sekolahnya.Melihat majikannya meringis kesakitan dengan ibunya yang terus menerus menyanyikan kidung sambil mengelus perutnya,iapun paham kalau Santi pasti mengalami kontraksi.


"Sudah seberapa sering,ndhuk?"tanya ibu.


"Belum sering banget kok,bu...masih agak lama jedanya,tapi ini pasti bukan kontraksi palsu,tapi pasti aku akan melahirkan,bu...cuma belum tahu kapan.Kita tunggu kalau sudah sering saja kontraksinya,baru kita ke rumah sakit,bu."


"Iya,ndhuk....dek Dodo,kamu jangan kemana mana,ya,sepertinya Santi akan melahirkan ini."


"Iya,mbakyu...saya jaga jaga di sini."kata Pak Dodo lalu ikut duduk di dekat majikannya."Tapi kalau sampai jam pulang si kembar belum menunjukkan tanda tanda lahir,saya jemput mereka dulu mbakyu.Oh,ya,apa nggak sebaiknya kita telpon Mas Brian?"


"Jangan pak..."kata Santi."Mas Brian sudah sering ijin,pak...Nggak enak sama temen temennya juga.Nanti saja kalau sudah bener bener mau lahir,pak,kita ke rumah sakit sekaligus ngabari Mas Brian."


Santi memang hanya mengalami kontraksi tetapi masih jarang jarang.


"Dipakai jalan jalan dikit,ndhuk...Biar bukannya nambah...Biasanya kan kalau si.rumah sakit juga gitu,dibawa jalan jalan,rileks,santai,biar bukannya nambah.Yuk,ibu temwni.Di halaman depan saja,nggak usah jauh jauh."


Dengan susah payah Santi berdiri lalu dengan dituntun ibunya,diaelangkah kecil kecil mengitari halaman.Sesekali dia berhenti dan meringis kesakitan,tetapi dengan penuh kasih ibunya mbimbingnya untuk menarik nafas dan mengeluarkannya dwngan perlahan.Akhirnya sampai Pak Dodo pulang dari menjemput si kembar,Santi masih duduk di teras,ditwmani ibunya,dan sekarang ditemani duo tampannya.Setelah makan siang,Santi merasakan kontraksi yang lebih sering,dan dia juga sering buang air kecil.Sampai suatu ketika,saat dia buang air kecil ada noda darah di celananya,dam dia tahu kalau saat kelahiran anak anaknya sudah semakin dekat.Dengan tenang dia mengajak ibunya dan Pak Dodo berangkat ke rumah sakit,sementara si kembar ditemani sus dan bibi.M ereka menuju rumah sakit tempat dokter Mina bekerja,karena memang Santi dan dokter cantik itu sudah deal kalau Santi harus melahirkan di rumah sakit,dan langsung ditangani dokter Mina.S sampai di rumah sakit,Santi segera diperiksa ,


"Bukannya belum lengkap,Ma...tapi memang sudah mau launching nih,triplets nya.Mama tetep mau lahiran normal saja?"


"Iya,dok...saya yakin nih,seperti waktu lahiran si kembar dulu."


"Oke,karena kondisi Mama juga sehat banget ini.Papanya ke mana ini?"


"Sengaja nggak dikabari,dok,karena sebentar lagi jam pulang kerja,b iar tidak terlalu banyak ijin dia."


"Oh,ya nggak apa apa,lagipula belum waktunya juga,kok.Mama bisa jalan jalan dulu,biar bukaannya nambah."


"Baik,dok,"kata Santi lalu dibantu dokter Mina dan ibunya dia turun dri brankar dan mulai berjalan pelan keluar dari ruang itu.Santi berjalan mondar mandir di koridor rumah sakit,sambil sesekali meringis menahan sakit,ketika kontraksi itu datang lagi.Sekarang temponya lebih sering.Menvingat pengalamannya yang du,saat melahirkan,tanpa merasakan kontraksi berlebihan,bahkan ketubannya sudah pecah si rumah,Sanri seperti menikmati stu pengalaman baru.Dia bersyukur bisa merasakannya,karena dia tahu ada banyak wanita di luaran sana yang tidak mendapat kesempatan merasakan nikmatnya kesakitan saat kontraksi seperti yang dia rasakan saat ini.


"Sakit banget,ya,nduk?"tanya ibunya ,bahkan ikut meringis melihat putri sulungnya menahan sakit dan menarik nafas berulang ulang.


"Enggak,bu...Puji Tuhan,ini nikmat banget,bu....Rasanya sangat membuat aku merasa menjadi wanita yang sangat disayang Tuhan,karena diberi kesempatan seperti ini."


"Ya,Tuhaaan....Kau adalah wanita yang tahu bersyukur,nduk...Banyak wanita yang mengumpati suaminya saat merasa sakit melahirkan,tetapi kamu malah mensyukuri semuanya..."


"Bukan salah suami juga kali,bu,kalau kita dipercaya untuk hil dan melahirkan.Semua itu anugerah yang luar biasa,yang hanya bisa dirasakan oleh wanita wanita pilihan.Aku bersyukur karena aku salah satunya,b bagaimana aku tidak bersyukur?"

__ADS_1


"Kamu sudah ngabari Brian?"


"Nanti juga dia tahu dari yang di rumah,bu...Mungkin sebentar lagi dia ke sini,ino sudah setengah lima,pasti dia.sudah di.rumah."


Benar saja kata Santi.Baru saja dia diam dan berjalan kecil lagi,seprang pria tampan berlari lari dengan wajah penuh kekhawatiranendwkati mereka.Begiru spao dia.langsung memeluk istrinya dengan raut wajah yang audah tak dapat dideskripsikan seperti apa kekhawatiran dan ketakutannya.


"Kamu kenapa tidK ngabari aku,sayqng?Aku ini suami kamu loh?Kenapa kamu berjuang sendiri?"


"Kita juga baru sampai,sayang...Aku belum berjuang untuk anak.anak,kok,ini baru ditemani ibuenikmati sensasinya mereka yang seolah sudah tak sabar ingin keluar,dan Akh....."


Santiendesah menahan sakit,dan tersenyum tipis,ketika dengan tanpa disadarinya air ketuban itu mengalir deras diantara kedua kakinya.


"Oh,Tuhan,kejadian duu terulng lagi,sayang....Ini pasti ketubannya pecah lagi.Aku panggil dokter dulu..."


"Kamu nggak apa apa,nduk?Benar suamimu,ini air ketuban yang pecah.Ayo aku bantu masuk ruang tadi."


"Seben...tar...Bu....Akh....sakit sekali ini....Huuuuuffffft....nikmatnya....Sabar,ya,anak anak....Mama akan berjuang agar kalian segera bertindak dengan Papa dan nenek...Akh....Bu...tolong bawa aku ke ruang tadi..."


Tetapi langkah mereka terhenti ketika Brian datang dengan sebuah kursi roda diikuti oleh dokter Mina di belakangnya.D dengan wajah penuh kekhawatiranendwkati,Brian segera mendudukkan istrinya itu di kursi roda dan mendorongnya.masuk ke ruang bersalin diikuti dokter Mina.Dengan bantuan Brian,Santi dinaikkan ke atas brankar,lalu dokter cantik itu segera memeriksa kondisi Santi.


"Air ketubannya memang sudah pecah ini,dan bukaannya juga sudah lengkap.Ayo,Ma...janganwngejan Sulu sebelum dedek ngajak,ya,nanti Mama kehabisan tenaga.Masih yakin mau.lahiran normal,kqn?Melihat kondisi Mama,nggak apa apa lahiran normal."Kata dokter Mina lalu mendekati.Brian dan berbisik."Kami tetep.akan siapkan operasi,seandainya Mama nggak kuat buat lahirin ketiganyaPak."


"Tentu,Pak...kami akan melakukan yang terbaik yang kami bisa.Tolong bantu doanya ya,pak,buk..."


"Boleh saya menemani istri saya di sini,dokter?"tanya Brian memohon.


"Silakan,Pak,kalau bapak kuat melihat perjuangan istri bapak."


"Saya pasti kuat buat mereka,dokter..."kata Brian lalu menuju brankar di mana Santi meringis kesakitan saat kontraksinya datang lagi."Sayang... jangan takut,kita berjuang bersama,ya,untuk anak anak kita.Berdoa,mohon pertolongan Tuhan agar Dia memberikan yang terbaik buat kalian,ya...?"


"Iya,sayang...."balas Santi lalu meringis lagi."Dokter....sepertinya sudah sangat mendesak ini,huuuuffffft....to...long periksahhhh...."


"Benar,Mam....ayo bersiap menyambut dedek yang pertama,kepalanya.sudah kelihatan ini....Tunggu aba aba saya,jangan berhenti di tengah jalan,ya,....huuift....yak...ayo Mam....mengejan sekuatnya...."


"Eeeeeewmmmnghhhh...."


Santiengejan sekuatnya dan sesuatueluncur keluar dari tubuhnya.

__ADS_1


"Oeeeek....oeeeek...."


"Akhhhhhh....."desah Santi dan Brian hampir bersamaan.


"Wah,rupanya si pemalu ini yang kuat menembus keluar duluan,Mam....Ini jagoannya lahir duluan."


Setelah itu,lima menit kemudian Santi kembali merasa mulas dan dwngan arhan dokter,dia mengejan dwngan kuat,bahkan tangannya menggenggam erat tangan suaminya,seolah memiliki nta bantuan kekuatan.Dan lahirlah seorang bayi perempuan yang mirip sekali dengan Brian,lalu lima menit berikutnya,lahir bayi perempuan ketiga,dan Santi merasa lega setelah plasentanya juga keluar.Ketiga bayinya sangat mirip dengan Brian.


'"Wah,plasenta princess cuma satu,berarti mereka ini kembar identik."kata dokter Mina degan wajah cerah karena pasiennya sehat semua,termasuk triplets,yang meskipun lahir dua minggu sebelum HPL,tetapi mereka sehat.Lebih lebih bayi laki laki itu,sangat aktif menggerakkan gerakkan kaki dan tangannya dengan tangis yang melengking.Maka dari itu,sokter Mina memberikan bayi laki laki itu pada Santi untuk inisiasi menyusui.dini,karwna dua princess itu tampak anteng.


"Dokter,apa yang dimaksud kembar identik?"tanya Brian penasaran.


"Kembar identik itu adalah kembar yang terjadi karena satu sel telur yang dibuahi lalu membelah diri menjadi dua ,sehingga mereka berbagi plasenta yang sama,d an biasanya jenis kelamin mereka sama,baik laki laki ataupun perempuan.Dan kebetulan sekali,Mama hamil kembar identik,dan ada satu sel telur lagi yang dibuahi,sehingga menghasilkan baby triplets.Ini hanya Kuasa Tuhan yang bisa loh,Pak...Kembar dua saja luar biasa,apalagi ini triplets,anda sekeluarga benar benar dianugerahi hal hal yang luar biasa,apalagi Mama dengan mudah melahirkan mereka,padahal saya sudah agak cemas,karena ini triplets loh,Pak,tapi kalau Tuhan sudah berkehendak kita bisa apa?"


"Benar dokter....Kami memang orang orang yang sangat beruntung dan dikasihi oleh Tuhan...Bahkan setelah triplets,saya masih ingin istri saya hamil lagi..."


"Heh...Kamu kira Santi kucing?Habis ngelahirin tiga kamu suruh hamil lagi?"bentak ibu sambilemwpuk pundak Brian membuat Santi,dokter Mina dan tiga pesawat yang di dalam ruangan itu tertawa sementara Brian hanya garuk garuk kepala yang tidak gatal.


"Ya maksud saya nggak sekarang,bu...Kalau triplets sudah besar,saya kan senang punya banyak anak..."


Lagi mereka tertawa,sementara Brian hanya senyum malu.Dokter Mina sampai menangis karena terlalu banyak tertawa.


"Pak Brian ini sepertinya ingin sekali punya kesebelasan,ya?"gida dokter Mina di sela tawanya.


"Kan saya hanya sebatangkara,dokter,jadi senang kalau punya banyak anak."


Santi hanya tersenyum menanggapi.


"Sekarang princess siap di beri nama."


"Siapa namanya,nduk?"


"Ibu saja yang memberi nama bagaimana?"tanya Brian.


"Boleh,"jawab Santi."Ibu,karena mereka sangat sayang sama ibu,biar ibu yang memberi nama."


"Akh,baiklah. ini dua cucu cantik nenek akan nenek beri nama Karisma Pramudita Andarini,artinya anak perempuan yang baik hati,pandai memiliki kemampuan yang mengagumkan.Lalu satunya Kirana Pramudita Andarini,a artinya anak perempuan yang bersinar terang dan memiliki kemampuan yang mengagumkan.Kemudian untuk pemimpin kita ini,nenek akan beri nama Keenan Askara Chandrika Bimantara,artinya seorang pemimpin yang optimis dan bersinar terang yang menguasai dunia sekitar, penuh gairah,enwrgij,kreatif da n penuh ide .Bagaimana?Apa terlalu kuno?"

__ADS_1


"Ck....ck...ck.. rupanya ibu sudah menyiapkan nama ya buat triplets....luar biasa...TRIPLE K,Keenan,Karisma dan Kirana. .ibu memang yang terbaik....terimakasih,bu..."


Mereka semua sangat senang dengan nama,yang ternyata sudah disiapkan ibu jauh hari,setelah tahu jenis kelamin ketiga calon cucunya.Akh...Untung Brian punya ide agar ibu yang memberi nama,sehingga sang ibu sangat gembira,coba kalau tidak,pasti ibu sangat kecewa.


__ADS_2