AKU TERLUKA AGAR KAU BAHAGIA

AKU TERLUKA AGAR KAU BAHAGIA
TERUNGKAP


__ADS_3

Kehidupan kadang seperti sebuah film yang menjadikan kita sebagai pemainnya.Benarlah kalau ada yang menciptakan lagu"Dunia ini panggung sandiwara,ceritanya mudah berubah..."karena memang seperti itulah dunia ini.A Nak manusia bak bintang film yang melakukan peran yang sudah digariskan oleh Sang Sutradara Yang Maha Kuasa,tanpa bisa memilih peran,tanpa bisa negosiasi kapan harus berakhir atau kapan harus berhenti dari pernikahan yang dilakoninya,sesuai dengan kehendak Sang Sutradara Yang Maha Kuasa,tak tergugat dan tak bisa dibantah.Semua sesuai dengan kehendak dan keinginanNya.


Begitu juga dengan peran yang dihadiahkan kepada seorang Santi Aryandari,diberikan peran yang sangat komplek oleh Sang Sutradara.Dari menjadi seorang anak yang berbakti kepada kedua orangtuanya,menjadi mandiri dan sukses juga membantu kedua orangtua dan adik adiknya,menjalani sebuah ketakutan karena dikejar kejar pamannya untuk dinikahi,dipertemukan dengan cinta yang indah dengan Indra,yang hanya singkat saja karena diakhiri dengan kesakitan karena Indra yang pergi tanpa pesan,jangankan pesan,pamitpun tidak.D ditengah peran yang penuh rasa sesak itulah muncul tokoh yang bernama Brian,seorang yang selalu mencari perhatiannya tetapi yang selalu diabaikan karena dia sudah menetapkan hati memilih berjalan bersama Indra,tetapi justru tokoh inilah yang membawanya menjemput impian.I mpian yang sederhana,hanya impian memiliki seoarang suami yang mampu melindunginya,karena dia sudah cukup mandiri,pekerjaan juga bagus,gaji lumayan buat mencukupi kebutuhannya,jadi tak ada yang perlu dikhawatirkan lagi.


Begitu juga peran yang diberikan kepada Brian,adalah peran yang juga tak mudah.Dari menjadi anak yang tumbuh besar tanpa tahu keluarganya,jangankan keluarganya,kedua orangtuanya pun dia tidak tahu.Terlahir sebagai penghuni panti asuhan,dibesarkan di panti asuhan,membuat seorang Brian bertekat untuk menjadi pribadi yang sangat kuat,agar tidak diremehkan orang lain,sehingga kegigihannya membuahkan hasil.Selepas SMA,dia bertekat untuk kuliah sambil bekerja,dan dia sukses,karena kegigihannya dan karena doa doa yang senantiasa dia panjatkan pada penciptaNya


.Meskipunn terlahir sebatangkara,dia tidak pernah menyalahkan penciptaNya.D ia dari kecil sudah diajari bersyukur oleh ibu panti,diajari menerima apapun peran yang diberikan kepadanya dengan ucapan syukur,membuatnya menjadi pribadi yang rendah hati,tetapi sangat mandiri dan berkarakter.Sebuah peran yang menyesakkan dia jalani ketika dia jatuh cinta pada seorang wanita yang cukup menarik,meskipun tidak cantik jelita,tetapi cukup cantik,mandiri,cerdas dan menjadi contoh bagi orang orang yang mpunyai pekerjaan sama dengannya.Selalu ada dalam setiap seminar seminar dan selalu menjadi salah satu pembicara.Tetapi ternyata wanita itu sudah melabuhkan hati pada seorang pemuda yang dia tahu juga cukup tampan,dan juga punya pekerjaan yang mandiri.P arah hati sebwlumenyatakan cinta,itulah yang dia rasakan,dan sakitnya ternyata tak pernah dia bayangkan.Menikmati sakit dalam diam,selalu membawa wanita tercinta dalam doa,kalaulah mungkin wanita itu diciptakan untuknya,biarlah Tuhan sendiri yang akan membuat jalan untuknya bisa memilikinya.Dan beberapa bulan setelah dia melihat wanita tercinta selalu berbinar bahagiamendadak dia melihat wndung di mata wanita tercinta.Memberanikan diri,d ia mendekati wanita tercintanya.D ia memberanikan diri untuk bertanya,dan jawaban yang sangat mengejutkan dia terima.Wanita itu mencari suami,bukan pacar!!!Bisa membayangkan rasa yang diterimanya dari peran itu?Melebihi mendapat jackpot utama!!!Tanpa pikir panjang dia mengajukan diri menjadi kandidatnya dan yang membuatnya hampir pingsan karena senang adalah dia diterima dengan senang hati.J adilah,tanpa pacaran,dia langsung melamarnay dan langsung dicarikan hari utuk menikah.Uuuuh....peran yang sangat spesial.Dan peran membahagiakan itu berlanjut terus sampai dia mendapatkan dua bayi sekaligus,kembar,laki laki pula.Dan jackpot masih berlanjut,dia menerima anugrah luar biasa dwngan kehadiran triplets dipangkuannya.Duuuh...nikmat mana lagi yang harus dia dustakan.Semua kesakitan pada peran awalnya telah tertutup dengan kebahagiaan peran setelahnya sampai sekarang.Dan di sinilah keluarga itu berada.Keluarga yang selalu heboh di pagi hari karena kedua bocah kembarnya dan kehebohan ketiga putra dan putri bayinya.Tetapi itu semua selalu menjadi mood booster yang bagus untuknya setiap hari.Begitupun dengan kekasih hatinya,Maria Santi Aryandari,dia juga merasakan kebahagiaan yang sama dengan suaminya.Meskipun semula dia tidak mencintai suaminya tetapi lambat lain cinta Brian mulai membiusnya dan sekarang dia juga sangat mencintai suami dan anak anaknya.Kesakitannya beberapa bulan karena ditinggal Indra,terbayar sudah karena Tuhan begitu baik memberikan dia ganti yang sangat luar biasa baginya.


Lalu bagaimana juga dwngan peran yang diterima oleh Indra?Lelaki tampan itu juga tidak bisa protes dengan peran yang diterimanya.Bahagia karena menemukan kekasih hati yang luar biasa harus terenggut karena dia menderita penyakit mematikan dan vonis dokter yang menyatakan umurnya hanya tingval beberapa tahun lagi,mbuag dia berpikir ulang untuk menikahi kekasihnya.Tidak menemukan cara untuk memutuskan kekasihnya,dia menghilang dari kehidupan kekasihnya,meskioun dia terluka,kesakitan,tetapi dia tidak ingin kalau kekasihnya hidup mendwrita sepeninggalnya.Lebih baik dia menikmati Kesakitannya,lukanya daripada mbuat kekasihnya menjadi janda.Dan sampai dia meninggal,dia tidak bisa meminta maaf pada kekasihnya,dan dia meninggal dalam luka.Meninggalkan kesalahpahaman yang hanya diketahui oleh Albi,sahabatnya dan Dewo,kakaknya.Selebihnya tidak ada yang tahu.


Siang itu,restoran Santi nampak ramai.Banyak orang yang menyempatkan diri makan di resto tersebut,karena selain harganya yang terjangkau,juga masakannya enak enak.Santi yang biasanya hanya memantau dari rumah,entah mengapa,dia sangat ingin datang ke Resti hari ini,dan sekarang dia ada di restonya,memantau dari meja yang disiapkan untuk pemiliknya.Saat dia mengedarkan pandangannya,matanya tertuju pada sosok Albi dan Dewo.Dia mendekat untuk menyapa mereka,yang tidak tahu kalau dia ada di sana.Pembicaraan mereka menghentikan keinginannya untuk ruk mengapa mereka.Dia lebih ingin mendengar jels semuanya.


"Al,sampai kapan kita rahasiakan penyebab kematian Indra?"


Degh....


Santi menghentikan langkahnya dengan perlahan mendudukkan dirinya di belakang meja merwka,untuk mendengar semua yang dibicarakan.Bukankah Indra meninggal karena sakit di perantauan?Tapi mengapa Dewo bicara begitu dengan Albi?Membuat penasaran saja.


"Aku sendiri juga bingung,Mas....Mau jujur saja sama Santi,aku terikat janji dengan Indra... Kalau tidak jujur,aku juga sangat kasihan sama Santi,karena dia tidak tahu kebenarannya "


Kebenaran?Akh....Santi makin penasaran saja dibuatnya. Kebenaran seperti apa?Dia makin penasaran saja dan dengan topik pembicaraan Dewo dan Albi.


"Kalau bicara siapa yang paling kasihan,sebenarnya Indra yang paling kasihan,Al...Kamu bisa melihat sendiri bagaimana dia menjalani hidupnya.Kamu yang selalu mendampinginya."

__ADS_1


"Iya,mas....Aku tahu saat dia sangat terpuruk saat pernikahan Santi,tetapi dia berusaha tegar karena menurutnya itu yang terbaik buat mereka,terutama buat Santi."


Degh....


Lagi dan lagi Santi terkesiap.Semua demi kebaikannya?Ada apa ini?Apa yang sebenarnya terjadi.Ingin dia langsung bergabung dengan mereka,menanyakan secara gamblang,tetapi niatnya terhenti oleh perkataan Dewo.


"Tapi Santi juga berhak tahu yang sebenarnya,Al...Jangan sampai keluarga Santi selaku men cap buruk kelakuan Indra.Bukankah seharusnya mereka berterimakasih,ya,dengan keputusan Indra itu.Sudahlah,beritahu saja yang sebenarnya pada Santi."


"Tapi janjiku sama Indra,Mas?"


"Lupakan janjimu,tokh ini sudah lebih dari setahun sejak kematian Indra.Santi yang paling kasihan.Dia pasti masih berpikir kalau Indra meninggalkannya demi wanita lain,padahal Indra meninggalkannya karena dia tidak ingin Santi jadi janda setelah beberapa tahun jadi istrinya,kan?Jangan gitulah,Al...Kasihan Santi.Saya yakin Indrapun akan mengijinkannya."


Santi kembali terkejut.Jadi janda setelah beberapa tahun menikah?Apa maksudnya ini?Hampir dia berdiri ketika dia mendengar kata kata Albi.


"Kasihan juga sih,Mas ..Tapi Indra benar,kan?Hanya lima tahunan saja hidupnya bertahan,lwbih lama empat tahunan dari prediksi dokter yang memvonisnya hanya tinggal hidup setahun saja.Ternyata kekuatan cintanya membuat dia bertahan lebih lama.Dia sangat bahagia melihat anak kembar Santi,s aya rasa kebahagiaan itu yang mbuatnya tetap bertahan hidup.Dia Bahakan mengatakan pada saya,mas,kalau kebahagiaan Santi adalah kebahagiaanya.Dia bahkan sangat mencintai kedua anak kembar Santi.Mas Dewo pasti tidak pernah tahu kalau kami selalu mengikuti perkembangan kedua anak tampan itu.Nama nama mereka adalah nama nama yang dipersiapkannya dwngan Santi.Satriya dan Surya kalau mereka memiliki anak laki laki,kalau perempuan Prita,Amanda,Sekar...Akh....rasanya aku malah jadi sangat sedih sekarang,mas...Tetapi kalau Mas Dewo tahu bagaimana ekspresi bahagianya ketika tahu nama anak anak SNti,Mas Dewo pasti ikut bahagia.Masih kuingat dia menangis terharu sambil berkata,anak anakku itu,Al,mereka kembar,jadi namanya bisa sekaligus dipakai,Satriya...Surya...mereka kebahagiaanku,Al...Mereka anak anakku."


"Katakan semuanya,Al...apa yang sebenarnya terjadi?Apa yang kalian rahasiakan?"tanya Santi dwngan suara parau karena menahan tangis,meski airmata sudah mengalir di pipinya.


"Aaaa....itu....itu....,"gagap Albi.


"Indra menderita kanker usus stadium lanjut ketika kalian merencanakan pernikahan,jadi sia lebih memilih mundur,karena dia divonis hidupnya hanya tinggal setahun lagi.Sia tidak ingin kamu mengupayakan kesembuhanya,jadi dia meninggalkan kamu tanpa pesan apapun,agar kamu membencinya.Dia tidak ingin kamu menjadi janda setelah menikah dengannya dan dia meninggal setelahnya.Dia memilih melepasmu dengan caranya,"kata Dewo tanpa benban,padahal Albi sudah berkeringat dingin karenanya.


Santi pun jatuh terduduk di kursi sebleh Albi.Airmata yang tadi hanya menetes,kini mengalir kian deras.Tak disangkanya kejadian sebenarnya akan seperti itu.Dia pikir Indra sangat jahat karena meninggalkannya saat rencana pernikahan mereka sudah matang.Dia pikir Indra mempermainkannya.Yang dia dan keluarganya tak ketahui adalah Indra telah berkorban begitu besar untuknya.Dia menangis terisak Isak,membuat Albi bingung juga mau berbuat apa.

__ADS_1


"Mengapa?"tanyanya pada Albi."Mengapa kamu juga ikut menyembunyikannya Al?Mengapa kalian tidak memberi kesempatan padaku untuk melakukan sesuatu yang bisa membantunya?Kalian menyakiti aku. ..."


"San...maafkan aku ...tetapi kami tidak bermaksud seperti itu..."


"Tetap saja kalian menyakiti aku...Kamu tahu bagaimana terpuruknya aku,Al?"


"Tahu....sanagt tahu....Kamu pikir kami tidak mengikuti perkembangan?Kami juga berjaga jaga kali....Bahkan Indra sudah mengultimatum agar aku menikahimu kalau sampai kau belum menemukan pendamping,agar kamu tidak dinikahi pamanmu.Dan aku ikut berdoa agar kamu segera menemukan pendamping,karena aku juga punya kekasih sendiri,nggak mungkin aku tega meninggalkan kekasihku dan menikahimu,kan?Dan kamu tahu?Kebahagiaanya sangat nyata ketika kamu menikah.Meskipun hatinya terluka karena tak bisa menikahimu,tetapi dia bahagia karena kamu lepas dari pamanmu.Dan yang paling membuatnya bahagia adalah kamu memberikan nama kedua anakmu itu dwngan nama yang sudah kalian siapkan untuk anak anak kalian nanti.Kurasa dia sudah sangat ikhlas melepasmu,San. ..Dia hanya ingin kamu bahagia.Dia tidak ingin kamu menderita dan menjadi janda si usia pernikahan kalian yang hanya menghitung hari.Maafkan dia,San...Maafkan aku juga."


"Nggak Al... Aku kenapa ang harus minta maaf,karena aku berpikir kalau dia sangat jahat,melukai aku begitu dalam...tega dia melihat aku dalam kecemasan,tetapi ternyata.. "


Santi tidak dapat melanjutkan kata katanya lagi.Dia malah semakin terisak dan baik Albi mauoun Dewo hanya diam mematung melihat Santi yang menangis sedih.Setelah puas menangis,wanita itu berdiri.


"Aku berterimakasih padamu dan juga Mas Indra,Al....Karena kebaikan hati kalian melukai aku,aku sekarang memiliki kebahagiaan yang tiada Tara.Makaaih juga Mas Dewo uang juga mendukung rencana mereka....Maafkan kalau aku selalu berpikir buruk tentang Mas Indra."


"Kami lega karena akhirnya rahasia yang kami simpulkan an sudah kamu ketahui,Dik,"kata Dewo tersenyum pahit."Maafkan Indra."


Santi mengangguk dan menghapus sisa airmatanya lalu tersenyum pada mereka berdua.


"Aku yang traktir....Kapan kapan kalau mau mampir ke resto ini hubungi aku atau katakan kalian saudaraku,nanti aku akan katakan pada para pegawai agar memberi diskon kalau kalian tidak mau gratis.Oh,ya,Mas Dewo,ajak anak dan istri mas ke sini."


Dewo tercengang,tetapi Albi tersenyum


"Jadi ini resto kamu,yang kamu dirikan ketika kalian sudH mantap untuk menikah?Apa Indra jadi juga andil dalam modalnya?"

__ADS_1


"Sayangnya belum sampai dia ikut andil,dia sudah meninggalkan aku.Santai aja,Al...datanglah kapanpun kalian mau.Aku pergi dulu."


Santi meninggalkan mereka yang menatapnya dengan perasaan yang hanya ereka yang tahu.


__ADS_2