
Mereka tetap bercanda sepanjang pulang.Kedua babysitternya merwka juga ikut hanyut dalam canda mereka.Aungguh keluarga majikan mereka ini memperlakukan mereka seperti keluarga saja,bukan sebagai pengasuh anak anak mereka.Mereka cukup nyaman bekerja dengan keluarga bahagia ini.
Hari hari berikutnya semua terasa sangat membahagiakan,apalagi drama ngidam bapak hil itu sudah sangat berkurang,paling hanya makan di jam yang bukan jam makan biasanya malam hari menjelang dini hari.Tetapi permintaanya sudah bukan hal yang bikin pusing yang lain lagi.Kali ini usia kandungan Santi sudah memasuki Minggu ke dua puluh satu,dan mereka rencananya akan melakukan USG lagi yang kedua kalinya.Kata dokter,USG tidak perlu terlalu sering kalau tidak ada keluhan uyang berarti,biasanya di Minggu kesepuluh,keduapuluh dan ketiga puluh,dan haei ini audah lewat satu Minggu dari Minggu keduapuluh,jadi keluarga kecil itu berencana akan periksa kehamilan dan akan melakukan USG yang kedua,untuk mengetahui kondisi adik adik bayi yang di kandungan sang Mama.Kedua bocah kecil itu ikut antusias,seakan me Reka akan bertemu dengan adik adik bayi yang audah lama mereka nantikan. Brian juga semangat,mengantar istrinya bekerja dengan janji nanti sepulang bekerja akan memeriksakan kandungan ke klinik dokter Mina.Klinik bersalin yang ada di lingkungan tempat tinggal mereka.
Seharian ini anak anak kembar itu sibuk bermain dengan sus mereka,lalu menurut ketika harus makan siang,cuci tangan cuci kaki,trus tidur,karena merek akan ikut Mama dan papa untuk melihat adik adik bayi.Mereka sangat antusias,ingin bertemu dengan adik adik mereka yang masih di dalam perut.
Brian lebih heboh lagi,hampir setiap jam di menelepon istrinya,menanyakan keadaanya,menanyakan apakah anak anak mereka bergerak seperti biasa,bagaimana kondisi istrinya,karena dia diberi tahu oleh dokter Mina kalau hamil triplets itu tidaklah mudah,secara kembar di sja sudah repot,apalagi ini tiga,audah pasti sangat merepotkan.Tetpi Santi sendiri tidak terlalu eraskan perbedaan,baginya semua sama saja seperti waktu dia hamil si kembar dulu.Hanya memang perutnya jadi lebih buncit,m membuatnya tampak menggemaskan,karena bulat,dengan oioi yang chuby,tapi dia tetap menikmati prosesnya.Meskipun usi kehamilannya baru lima bulan,tapi SudH seperti tujuh bulan orang hamil biasa,tapi dia tetap enjoy dn selalu tampak bahagia.Kata orang,kalau hamil dan selalu bahagia,nanti yang ada anak anaknya berwajah manis,karena ibunya selalu bahagia.
"Eh,San,beneran ini triplets?"tanya Stevie,saat mereka ad di kantin.Ya,Stevie memang jarang ada bersama dengan Santi ,Luna dan Sri di kantin,karena kesibukan mereka yang berbeda.Hanya Santi ,Luna dn Sri yang sering bersama di kantin.
"Menurut hasil USG sih,memang ada tiga janin,yaaah...Aku sih sangat bahagia kalau memang aku di anugerah tiga buah hati lagi,berarti dua kali lahirnya,aku dianugerahi lima,kan?Bukankah itu luar biasa?"
"Ya....kamu emang ditukar dengan berlipat ....Kamu kehilangan Indra,tetapi lihatlah apa yang diberikan Tuhan padamu,Brian,lelaki yang sangat luar biasa,dua kembar tampanmu,dan sekarang triplets,yang masih ada di kandungannya.Nikmat mana lagi yang kaudustakan?"
"Iya....Aku juga merasa seperti itu,Sri...Sakit hatiku dibuang oleh Mas Indra seakan langsung terobati dengan kehadiran Mas Brian,dengan bonus Surya dan Satriya,dn kini hadiah terindah berikutnya adalah triplets....mudah mudahan aja,mereka cewek,jadi lengkap deh,nggak hamil lagi sudah punya lima baby aku,":
"Emang,ya...usaha tak mengkhianati hasil...Kita tahu sendiri bagaimana Pak Brian dulu begitu getolnya mencari tahu tentang Santi,memgejar ngejar Santi,tapi karena sohib kita satu ini sudah ada Indra,so,Pak Brian cuma dicuekin aja,filiran Indra pergi aja,Santi langsung nemplok kaya prangko ke Pak Brian.Mungkin Pak.Brian berdoa agar Santi putus dengan Indra kali,ya?"
"Iiiiih....Nggak gitu juga kali ceritanya.Noh,Sri yang tahu semuanya...Tapi emang aku kagum banget dwngan usahanya Mas Brian yang nggak putus asa ngejar aku.Jadi deh,buxin akut sekarang..."
"Hahahahaha...."
Mereka berempat tertawa bahagia.Ya....kalau dulu yang bucin akut hanya Brian,tetapibsetwlah menjalani rumahtangga ternyata Santi juga ketularan bucin akut sama suaminya.Hubungananis mereka bahkan sudah menjadi buah bibir di kalangan kantor Brian dn Santi.Mereka bahkan dijadikan idola dm tolok ukur keluarga yang bahagia dan saling menghargai antar anggota keluarga.P padahal keluarga Santi dan Brian sendiri hanya menjalani hubungan sesuai dengan pemahaman mereka akan arti sebuah keluarga yang saling menyayangi,saling menghargai,saling menghormati dm tentunya saling percaya antar mereka.
__ADS_1
"Belu ketahuan jenis kelaminnya?"tanya Sri.
"Belum,say...kata dokternya di usg yang kedua mungkin sudah ketahuan jenis kelaminnya.Doain aja perempuan,jadi komplit deh,"sahut Santi.
"Kebayang nggak sih repotnya,say?"tanya Stevie."Aku aja cuma satu,sampai sekRang masih pusing tujuh keliling,padajal aekRanang dia sudah enam tahun,loh,sampai pak su nggak ngijinin aku berhenti kb,karena takut aku nggak akan bisa nguris kalau aki harus punya anak lagi.Apalagi kamu ini nanti,kalau lahiran tiga,jadi lima....Duuuuh....bayangin aja aku sudah mau pingsan ini...."
"Lebay kamu,Stev...."kata Luna lalu disambut gelak tawa teman temannya.
"Tinggal kita aja yang ngejalaninnya,Stev....Kamu pikir aku nggak repot apa?SekRanag aja aku dibantu dua babysitternya loh,danas Brian audah siapin dua babysitternya lagi buat yang mau lahir,secara nanti kan babysitternya Satriya dan Surya bisa kali kalau cuma satu,yang tiga buat bayi bayi ini,gitu pikiran Mas Brian,tapi kalau aku,sih,swbwnarnya nggak usah nambah babysitternya aja,entahlah,nanti kami bicarakan lagi.Tapi emang beneran repot,sih,apalgi kalau pas menyusui,dan bayinya nangis bareng,uuiih.....serasa mau ikut nagia deh...beneran...."
"Kita kita aja menyusu satu aja,bisa bisa nggak tidur,begadang,apalagi kamu yang dua dan malah akan tiga,hadeuh....mudah mudahan dilancarkan semuanya dwh,say...kita hanya bisa ikut bantu doain aja..."
"Makasih,ya,friends....justru doa itu yang terpenting."
"Jadi Ntar sore kamu USG yang kedua?Mudah mudahan udah ketahuan yajwnia kelaminnya,biar nggak penasaran,"kata Stevi.
Danereka lalu berpisah,masuk ke ruang kerjaasingasing.Meskipun merwka sekarang audh beda jabatan,tstapi merwka tetap menjalin kebersamaan yang baik seperti saat pertamawreka dipertemukan di kantor ini.Mereka tidak memandang jabatan dalam berteman.
Santi sendiri,meski sudah diangkatenjadi sorwkturdia tetap bersahaja,teyap menghargai teman temannya,seperti saat mereka pertama berteman,tanpa mbedakan pangkat dan jabatan.Itulah yang sangat disukai teman temannya dari diri Santi,yang hangat dan sangat menghargai teman temannya.Sore ini,sepwrti biasa Brianenjemput Santi,teyapi ada yang beda hati ini,karena ternyata si kembar sudah ada di mobil dwngan papanya.Jadi tadi Brian pulang dulu,mengambil kedua anaknya dan menjemput Santi.Dengan wajah berbinar Santi segera mengjpori mobil suaminya danbuka pintu belakang,lalu memeluk dan mencium kedua.anaknya,setelahnya dia.kbali ke depan.
"Kakak,jaga adik,ya..."kata Santi.
"Beres Mama,dari tadi Kaka audah jaga adik,kok,"sahut Surya."Ma,nanti kita ketemu sama adik perut kan?"
__ADS_1
"Adik perut?"tanya Santi mengerutkan keningnya.
"Iya,adik perut,adik yang ada di perut Mama....Ntar kita bisa ketemu,kan?"tanya Satriya.
"'Oooh....Adik dalam perut Mama?"
"Iya,Ma,ntar Sat nggak jadi adik lagi,kan?Sat jadi kakak kan?"
"Yeeee....Kamu tetep jadi adik aku,tapi ku punya adik juga,aku tetep jadi kakak,gitu kan,Ma?"
"Mmmmm....yaaah...memang begitu,sayang....Kakak Surya tetep jadi kakak,karwna di yang tertua,lalu ada kakak Satriya,dan akan ada adik adik...Tapi kakak Satriya tetep punya kakak Surya,fitu,sayang,"kata Santisabarwngjadapi dua kembarnya itu.
"Gitu,ya,Ma?"tanya Satriya."Oke,deh,nggak apa apa,malah Sat punya lengkap kan,ma,punya kakak dan punya adik...."
"Anak pintar...."
Dn mereka tiba di klinik,yang kebetulan hanya baru ada dua pasang orangtua ,jadi mereka mendapat nomor antrian tiga.Si kbar nampak sudah sibut si kuda corner,bwrmain main dwngan gbira sambil menunggu waktu masuk ke ruang periksa.Setwlah setengah jam menunggu akhirnya mereka masuk juga ke ruang praktek dokter Mina.Dokter cantik itu tersenyum ramahemyambut keluarga kecil yang ceria ini,twrutama si kembar yang selalu heboh.
"Selat sore Bu dokter,"kata Surya dan Satriya bersamaan,seperto dikomando,membuat dokter cantik itu tertawa renyah.
"Swlamat sore kakak kakak....Apa kabar hari ini?"
"Baik,bu dokter,"sahut Surya.
__ADS_1
"Bu dokter,ayo lihat adik adik"kata Satriya.
Dokter cantik itu tertawa sekali lagi karena kata kata si kembar yang menurutnya sangat heboh ini.