AKU TERLUKA AGAR KAU BAHAGIA

AKU TERLUKA AGAR KAU BAHAGIA
Ketika keinginan menguji kesabaran


__ADS_3

Mereka sangat bahagia.Rencana untuk ucapan syukur dengan mengundang jemaat tempat mereka beribadah dan anak anak panti asuhan sudah diserahkan pada bibi dan Pak doso.Babysitter untuk triplets audah dicari dan. disiapkan.Sekaramg mereka hanya menikmati momen bahagia bersama dengan seluruh keluarga besarbahkan ayah dan ibu sudah datang ke kediaman mereka,menbah kebahagiaan mereka .Si kembar nampak selalu lengket dengan Kakek nenek mereka yang baru saja mereka kenal karwna sejak mereka bayi baru sekarang mereka bertemu dengan Kakek nenwknya.B begitupun dengan kedua orangtua Santi,sangat bahagia karena melihat cucu kembar mereka yang sehat dan pintar.


Santi selalu berusaha memenuhi apa yang ingin dimakan suaminya.Dia seperti kembali ke masa lalu,sat dia hamil anak pertama mereka,bukan Santi yang rempong,tapi Brian yang bikin pusing dengan ngidamnya.Dan rupanya kejadian masa lalu itu kembali terulang.Santi yang hamil,tapi Brian yang ngidam.Ini benar benR seperti sebuah anugrah bagi Santi,,karena dwngan begitu dia bisa memberikan nutrisi terbaik untuk buah hati yang masih ada di dalam perutnya,tetapi juga merasa kasihan karena Brian nampak sangat kesusahan.Tetapi rupanya Brian malah menikmati kondisinya,karwna dwngan kondisinya,seolah seluruh anggota keluarga lebih memperhatikannya dn memanjakannya.Bahkqn kedua mertuanya khusus datang karena Brian ingin makan masakan sang ibu mertua,swhingga kedua mertuanya datang,sambil mau ikut dalam acara ucapan syukur kehamilan kedua Santi.


Selama beberapa hari ini Brian merasa sangat dimanjakan oleh ibu mertuanya.Apapun yang ingin dia makan,selalu dwngan senang hati ibu mertuanya itu akan masaknya.Santi juga merasa senang,karwna suaminya meras sangat bahagia.Dia ikut merasakan kebahagiaan Brian.Kalau dulu,Brian ngidamnya sampai usia kehamilan Santi lima bulan,entah kalau sekarang.Yang jelas,selama beberapa hari ini,mood Brian benar benar berubah ubah,benar benar menguji kesabaran,tetapi hampir semua anggota keluarga memakluminya.Mereka bersama sama berusaha memenuhi semua keinginan bapak ngidam iru.D an rupanya untuk ngidam kali ini benar benar Brian mempunyai keinginan keinginan sederhana tetapi cukup sulit dipenuhi,meskioun akhirnya bisa sipenuhijuga dwngan usaha pak Dodo dn bibi.


"Yang....untuk acara beaok Inggu kamu mau seperti biasa atau berbeda?"


"Aku sih maunya seperti biasa saja,tetapi aku mau ada kue lapis yang dibuat khusus oleh ibu,"kata Brian.


"Bu....,"kata Santi.


"Bisa....ibu bisa bikin kue lapis,nak,"kata ibu Santi sambil tertawa."Ibu kok jadi kepikiran dn menebak kalau an akmu kali ini perempuan,ya,San?Habisnya bapaknya makanya nggak ketulungan,inginnya kue kue yang manis manis,pasti ank anakmu nanti manis manis."


"Bisa gitu ya,bu?"


"Biasanya sih gitu....Kalau inginnya yang asem asem,biasanya anaknya cowok,tapi semua itu kembali pada kuasaNya juga,nak...mudah mudahan anaku kali ini perempuan,biar lengkap kebahagiaan kalian,,"kata ibu lagi.


"Amiiiiiin...."seru Santi dn Indra bersamaan.


Dn jadilah hari Minggu ini,semua sibuk memasak,dibanru juga beberapa tetangga kiri kanan.Mereka mask sangat banyak,dan khusus buat kue lapis peintaan Brian,dibuat oleh ibu Santi sendiri.D an Brian yang tidak sabaran untuk makan kue lapis buatan ibu mertuanya itu bahkan menunggui sang ibu di dapjr,membuat para tetangga tersenyum saja melihatnya.


"Mbak Santi ini benar benar beruntung,ya?Duku waktu hamil si kembar juga kan Mas Brian yang rempong,ya...eh,sekarang,hamil lagi lha kok Mas Brian lagi yang ngidam.Benar benar cintanya Mas Brian luar biasa besar untuk Mbak Santi.Lihat itu,masa nungguin kue lapis yang baru dibuat....apa segitu nggak sabarannya ya makan kue lapis buatan mertua....Katanya kemarin dibelikan di pasar,dia mual danuntah,tapi lihat saja matanya yang berbinar melihat kue yang masih dikukus,kayak yang ingin sekali makan gitu."


"Biasalah,bunamanya juga ngidam.Kita kalau ngidam nggak keturunan juga rasanya nyesek,kan?Mungkin Mas Brian juga sam myeseknya ya,kqlau nggak keturunan. IU untungnya ibu mertuanya pintar memasak.Kata bibi,selama seminggu menginap di sinias Brian selalu request masakan ke ibunya,dan semua berhasil dieksekusi dengan baik oleh ibunya dan memenuhi keinginan ngidamnya Mas Brian.Pantes mbak Santi juga pintar masak,lha ibunya juga jago gitu masaknya."


Mereka terus memasak sbil terus membicarakan Brian yang lagi lagi ngidam pada kehamilan istrinya itu.Dn sejak kemarin Brian audah tidakengalami mualuntah lagi,tetapi keinginan makan yang tidak bisa dikendalikanbuat SNti benar benar geleng geleng kepala.Seolah tak pernah merasa kenyang,apapun keinginannya dimakannya.Entah bagaimana rasa perutnya,karwna yang melihatnya malah sudah kekenyangan dulu sebelum ikut makan.


Seperti saat ini,befiru kue lapis nya matang,dia langsung menyodorkan piring pada ibunya,dan sang ibu sambil tersenyum mberikan sepiring penuh kue lapis yang masih panas itu dan dengan gbora Brian segera mbawanya ke kebun belakang,seolah takut kalau sampai si kembar melihatnya danintanya.Dwngan lahap dia makan kue lapis yang masih panas itu sambil ditiup tiup agar bisa segera dinikmatinya.Ibu benar benar geleng geleng kepala melihatnya.Tetpia tersenyum bajagiaelihat menantunya yang lahapemakan kue buatannya.


Demikianlah,malam ini acara ucapan syukur dan doa digelr.Anak anak yapim piatu datang dwngan penuh sukacita.Jemaat yang datang pun ikut tersenyum gembira dandoakan yang terbaik untuk ibu dan bayinya.Doa doa mengalir memharap yang terbaik untuk ibu dan bayinya agar selalu sehat dan lahir dwngan selamat.Setwlah acara selesai,merwka pulang dengan diberi masing masing sekotak makanan dan khusus untuk anak anak panti asuhan diberikan juga amplop yang isinya uang masing masing anak seratus ribu.Acaranya berjalan sukses,dan kegembiraan terpancar jelas di wajah kedua calon orangtua teiplets.Bahkan si kembar juga ikut dalam euohoria kebahagiaan orangtuanya.Merwka dwngan jwnaka menyalami tamu tamu yang berpamitan dan dwngan jenakanya pula memeluk satu persatu anak anak yatim piatu tersebut,sehingga suasanaemjadi riuh dan penuh haru.


Keesokan harinya kedua orangtua Santi ikut berpamitan,karenaerka susah hpir duainggu ada di rumah Santi.


"Ibu pulang,ya,nak?"

__ADS_1


"Nggak nginep lagi aja,bu,pak?"tanya Santi.


"Kala u kelamaan di sini siapa yang akan menggarap sawah dan ladang?Adik adikmu pasti sibuk dwngan keluarga mereka ,tidak pernah mau menengok sawah dan ladang .Kalau hasilnya aja mereka mau..."


"Ibu bisa aja..."


"Ya sudah,nanti kalau ada apa apa,bisa hubungi ibu,pasti ibu akan datang,ya,pak?"


"Iya,nak....Bapak pasti akan antar ibumu langsung kalau kalianbitihkannya.Tapi sekarang kami harus benar benar pulang.Lain kali kami pasti akan datang."


"Iya,pak,bu,terimakasih,ya,sudah memenuhi keinginan Mas Brian."


"Nggak apa apa,nak,biar cuxuku nggak ileran nanti,"sahut ibu.


Setelah berbasa-basi baaierwkapun akhirnya pulang.Brian yang ditinggal ibu mertuanya menjadi sangat sedih,karwna tidak ada lagi yang bisa diaintai makanan kesukaannya setiap waktu di ingin.Santi I kut me r asa sedih karena suaminya yang memasang wajah memelas itu.


"Sudahlah,yang,namti Ak I yang akan mbuatkan apa yang ingin kamu makan,"kata Santi.


"Tapi aku ingin ibu yang membuatnya..."


Brian diam dwngan bibir mengerucut.Santi gemas juga melihat ekspresi suaminya itu.T api mau bagaimana lagi,orangtianya punya tanggung jawab yang besar untuk menggarap sawah dan ladang yang dulu dibelinya agar kedua.orangtuanya punya kesibukan di hari tua mereka.


Malam ini,mereka berangkat tidur.Santi langsung terlelap begitu merebahkan tubuhnya sementara aBrian sangat gelisah,bolqk balik dia tidak bisa tidur.Hingga sini hari Brian tak bisa tidur.Dia ingin makan nasi goreng seafood,tetapi yang dimasak langsung si depannya,tak owsulibaiapa yang memasak.Tetpai sia tidak beranibamginkan istrinya yang sepertinya kelelahan dwngan perutnya yang buncit melebihi perut wanita hamilnbiasanya,karena ada tiga nyawa dalam perutnya.Santi yang merasakan pergerakan di ranjang aegerabuka mata.


"Bul tisur,yang?"


"Nggak bisa tidur,"sahut Brian merengek.


"Kenapa?"


"Lapar...."


"Hmmm?"


"Lapar....mU makan...."

__ADS_1


"Kan tinggal ke ruang makan,semua audah tersedia syang,apalagi?"


"Aku nggak mau iru...."


"Trus maunya apa?"


"Mau nasi goreng seafood....kamu mau kan masak buat aku?Aku mau nasi goreng seafood yang dimasak di depanku..."


Samti menghela nafas.Bemar benar menguji kesabaran suaminya ini.Makanan lengkap ada di meja mkan,kenapa dia malah minta nasi goreng seafood,mana harus dimasak di depannya lagi,merwpotkan saja.


Dwngan malas Santi bangun juga.Merwka berjalan berinringanwnuju sapur.Santi mengeluarkan udang,cumi,salmon dari dalam kulkas,lalu meracik bumbu nasi gorwng.Terlwbih dulu dimsaknya udang,xumi dan salamonnya,lalu dia mulai menumis bumbu nasi gorengnya,danwnambahkan sepiring pwnih nasi ke dalam tumisan bumbu iru,dan terus diaduk adiknya,swyelah hampir matang,simaukkannya seafood yang sudah dia siapkan tadi dan diaduk aduk lagi.Setelah maytang,dia taruh dalam piring dan diberikannya pada suaminya.yang menerimanya dengan sukacita.


*Terimakasih,syang....tapi aku mau kamu temani aku makan..."


"Iya...gih dimakan...."


"Nggak disini....*


"Hmmm?Truasaunya makan di mana?Di kamar?"


"Si taman depan kantormu,"kata Brian tanpa rasa bersalah.


"What?"kagwt Santi."Ada nggak keinginanmu yang lebih eksteinm dari ini? IU ni jam duaalam dan ku mau aku temani kami makan nasi goreng seafood si taman depan kantorku?Yang benar aja,yang...."


"Kalau nggakau ya sudah,aku nggak jadi makan,"Rajuk Brian lalu menaruh piring berisi nasi goreng itu di meja dan matanya berkaca kaca.


Santiwngjwla nafas panjang laluengjembuskannya dwngan lelah.


"Baiklah,aku temani....Aku ambil jaket dulu,ini audah jam dua sini hari.Ngvak sekalian bawa linggis aja gitu buat bongkar Bank?"


"Kalau Ki marah nggak usah...Biar aku kelaparan..."


"Nggak...Aku nggak marah...Ayo berangkat....keburu kami pingsan karena kelaparan."


Dengan lelah Santi muouk kesabaran di hatinya.Sabar Santi,sabar,kelihnya salam hati.Kalau saka suaminya nggak sedang ngidam,pasti sudah dimaki makinya karena punya keinginan yang luar biasa menguji kesabarannya.Susahlah tidurnya terganggu,eh,malah ditambah harus malam malam ke taman hanya untuk makan.Duiih....mudah mauadahan anak anaknya tidakemyisahkannya kelak kala UI sudah lahir.Meskioun dongkol,tokh Santi tetap memuji keinginan suaminya itu.Bemar benar keinginan yangenguki kesabarannya malam ini....

__ADS_1


__ADS_2