Aku Yang Merawat Orang Lain Yang Memiliki

Aku Yang Merawat Orang Lain Yang Memiliki
Pergi ke pantai


__ADS_3

Dua bulan semenjak pensi berakhir, akhirnya kami harus menghadapi UAS GASAL. Selama seminggu penuh kami menjalani ujian.


"Aaahhh... akhirnya selesai juga ujian kita" ucap Rangga.


"Gimana kalau besok kita pergi ke pantai, biar otak kita bisa fresh." usul Leo.


"Boleh juga kita ajak siapa aja?" tanya Lina.


"Kita berempat pastinya di tambah Jonathan, kak Robin dan kak Steve, gimana usul hana.


"Boleh.." jawab Rangga, Leo dan Lina serentak.


"Idih kompak amat" Hana tertawa.


Kami membubarkan diri dan beranjak untuk pulang, dan kami menuju tempat parkir.


Di tempat parkir ku lihat Jonathan yang sedang bersandar di mobilnya memainkan ponselnya dan di sebelahnya ada cinta yang bergaya centil terus menarik perhatian Jonathan.


Akupun berjalan mendekati mereka, ynag tak menyadari aku yang berjalan ke arah mereka.


"Jo.. "panggilku


Jonathan langsung mendongakkan kepalanya menatapku tersenyum manis, memasukkan ponsel ke saku celananya dan berjalan ke arahku, merangkul bahu dan mencium pelipisku.


Cinta menghentakkan kakinya. "Nathan kamu keterlaluan dari tadi aku menemanimu di sini, tapi kamu malah pamer kemesraan di depanku" kesal cinta mengerucutkan bibirnya.


"Emang gue suruh elo nemenin gue? tadi gue kan dah suruh elo pergi tapi kamu gak mau."


"Nathan aku menyukaimu... tak bisakah kamu memandangku sedikit saja.!?" gerutu cinta.


"Ciiintaaa..." panggil Jonathan dan menatap cinta dengan tersenyum.


"Nathan... gue gak mimpi kan, kamu tersenyum ma gue?" cinta kegirangan.


"Minggir... gue mau pulang... dan gue dah penuhin permintaan elo buat memandangmu sedikit dan gue kasih bonus senyum, jadi mulai sekarang jangan ganggu gue lagi, ngerti..!!?" Hardik Jonathan dan aku hanya menahan tawa melihat semua itu.


kami berdua masuk mobil, meninggalkan cinta yang berdiri mematung di tempatnya.


Di dalam mobil aku tertawa terbahak bahak, sampai megangin perut.


"Kenapa segitunya kamu ketawa" Jonathan mengernyitkan dahinya.


"Gak nyangka ternyata seorang Jonathan bisa begitu kejamnya sama anak orang."


"Aku memang dingin Han... males aja di ganggu, apa kamu gak suka kalau aku dingin?"


"Suka..." Jonathan menatapku bingung dan aku tersenyum. "Aku suka kamu dingin sama cewek lain, tapi tidak denganku." Jonathan tersenyum padaku dan menepuk pucuk kepalaku dengan lembut.


"oh... ya Jo... anak anak besok ngajak ke pantai.. apa kamu bisa ikut?"


"Bisa... aku gak ada jadwal, atur aja..!"


"ok..."


Esok hari


Kami sudah berkumpul semua di rumahku, dan bersiap untuk berangkat ke pantai.


"Kita pakai satu mobil aza, mobil yang lain tinggal di sini aza biar gak ribet." usul Jonathan.


"Bawa mobil gue aza, yang muat buat kita bertujuh." usul kak Steve.


Kami memasukkan perlengkapan yang mau di bawa ke pantai ke bagasi mobil dan kami mulai memasuki mobil.


Kak Steve mulai tancap gas dan berlalu meninggalkan rumahku dan mulai menembus jalanan menuju ke pantai.


Di dalam mobil kami bernyanyi bersama


...🎵Hei hei, apa kabar kawan...


...Siapkah kau untuk melangkahi...


...Masalahmu...


...Hadapi esok pagi...


...Hei hei, apa kabar kawan...


...Siapkah kau untuk melangkah...


...Ke masa depan...


...Menantikan pelangi...


...Percayalah kawan...


...Esok 'kan berbeda...


...Pasti 'kan engkau mencoba...


...Buat mimpimu jadi...


...Nyata oh nyata...


...Kita semua pasti bisa...


...Asalkan kita melangkah...

__ADS_1


...Sambut hari yang indah...


...Yee-eey...


...Marilah kita mensyukuri...


...Semua berkat dalam hidup ini...


...Kita bahagia...


...Kita bahagia...


...Bersama hangatnya mentari...


...Nikmati dan lukiskan memori...


...Kita bahagia...


...Kita bahagia...


...Ba-ha-gia-ia...


...Ba-ha-gia-iaia...


...Ba-ha-gia...


...Hoo wee...


...Hei hei, bagaimana kawan...


...Apakah kau merangkai...


...Semua citamu...


...Bebaskan harapanmu...


...Ei Ei, bagaimana kawan...


...Apakah kau menapaki...


...Babak baru...


...Pancarkan semangatmu...


...Percayalah kawan...


...Esok 'kan berbeda...


...Pasti 'kan engkau mencoba...


...Buat mimpimu jadi...


...(Bahagia by Gamaliel Audrey Cantika)...


Dan masih banyak lagi yang kami nyanyikan dengan Jonathan sebagai pemetik gitarnya.


Tanpa terasa akhirnya kami tiba di lokasi pantai, kak Steve mencari tempat buat parkir. Setelah kami parkir, kami menuju pantai bersama.


Kami asyik bermain ombak di bibir pantai, lalu Jonathan menggandeng tanganku mengajak jalan jalan dan berlalu dari mereka.


"Han..."


"hmmm"


Jonathan mengambil nafas pelan dan membuangnya dengan kasar.


"Kenapa?" Jonathan menatapku dengan tatapan sendu. dan aku mengangkat ke dua alisku.


"Aku bahagia kita ada di sini, dan ini mungkin terakhir kalinya aku bisa bersamamu seperti ini."


"Kenapa? emang kamu mau kemana?" tanyaku bingung dan cemas.


Jonathan hanya tersenyum dan menepuk pelan pucuk kepalaku 2x, lalu tertawa dan berlari.


"Kejar aku Han...!!" dan akupun mengejar Jonathan.


kami berdua berlari dan aku bisa mengejar Jonathan, lalu kami meebahkan diri melepas lelah di pinggir laut membiarkan air laut membasahi kaki kami.


"Han... maaf ya... bila selama ini aku belum bisa sempurna jadi kekasihmu.


"Bersamamu aku selalu merasa nyaman dan tenang Jo.."


"Aku ingin kamu tetap bahagia seperti ini Han...! dengan adanya aku atau tidaknya aku di sisimu, tetaplah terus seperti ini!"


"Kenapa kata katamu seperti itu...?jangan buat aku takut Jo!?"


"Kan gak selamanya juga aku bisa setiap saat menemanimu seperti ini, adakalanya nanti aku sibuk gak bisa menemanimu."


"Hmmm.... iya juga.."


"Janji ya Han... kamu akan tetap terus bahagia, selalu tersenyum dan gak sedih...!?" Jonathan memberikan jari kelingkingnya dan aku menautkan jari kelingkingku di jari kelingking Jonathan.


"Iya aku janji..."


"Aku lega..." Jonathan tersenyum menatapku.


kami berdua memutuskan untuk kembali bergabung bersama yang lainnya. Sesampainya di sana, kami memutuskan untuk mencari tempat makan.

__ADS_1


Kami mencari tempat yang lesehan buat tempat makannya. Selang beberapa waktu pesanan kami datang, dan kami mulai makan bersama.


Tak jauh dari tempat duduk kami ada segerombolan pemuda yang sedang berkumpul memainkan musik dan bernyanyi.


Jonathan berjalan mendekati mereka, dan meminta bergabung. Jonathan membisikkan sesuatu kepada mereka dan mereka mengiyakan.


Jonathan kembali ke tempat duduk kami dan segerombolan pemuda tadi mulai memainkan musiknya lagi, dan mulai bernyanyi sambil merangkul bahuku.


...🎵Bersamamu aku merasakan...


...Seperti orang yang paling istimewa...


...Bersamamu aku seperti bintang-bintang...


...Yang slalu bersinar...


...Aku bahagia...


...Aku bahagia...


...Bersamamu aku merasakan kedamaian...


...Yang tiada terkira...


...Bersamamu aku seperti matahari...


...Yang slalu menyinari...


...Aku bahagia...


...Aku bahagia...


...Bagiku hanya kau yang terindah...


...Di antara bunga-bunga itu...


...Bagiku hanya kau yang terindah...


...Di antara bunga-bunga itu...


...Bagiku kaulah segalanya...


...Bersamamu aku bagai langit...


...Yang selalu menaungi hatimu...


...Bersamamu aku seperti pelangi...


...Yang menghiasi duniamu...


...Aku bahagia...


...Aku bahagia...


...Bagiku hanya kau yang terindah...


...Di antara bunga-bunga itu...


...Bagiku hanya kau yang terindah...


...Di antara bunga-bunga itu...


...Bagiku kaulah segalanya...


...Bersamamu aku merasa...


...Bahagia yang sesungguhnya...


...Bersamamu di sisa hidupku...


...Bagiku hanya kau yang terindah...


...Di antara bunga-bunga itu...


...Bagiku hanya kau yang terindah...


...Di antara bunga-bunga itu...


...Bagiku kaulah segalanya...


...Bagiku hanya kau yang terindah...


...Di antara bunga-bunga itu...


...Bagiku hanya kau yang terindah...


...Di antara bunga-bunga itu...


...Bagiku kaulah segalanya...


...Bagiku kaulah yang terindah...


...Bagiku kaulah segalanya 🎶...


...(Bersamamu by Rega)...


Dan di akhir lagu Jonathan mencium keningku, "Lagu ini untukmu bidadariku"

__ADS_1


Dan di sambut tepuk tangan oleh semua pengunjung, yang merasa terhibur dengan adanya lagu yang di nyanyikan Jonathan dan di iringi musik oleh segerombolan pemuda tadi.


__ADS_2