
Tanpa terasa waktu terus berlalu tanpa mereka sadari, bila bulan telah berganti, tanpa di sangka ternyata, kini mereka kembali di hadapkan pada ujian UTS.
Seperti biasa Hana dan sahabat sahabatnya akan belajar bersama di rumah Hana, untuk menghadapi UTS.
"Gak kerasa ya... sebentar lagi kita dah mau kela XII." ujar Hana.
"Iya... waktu seakan berputar begitu cepatnya." ucap Rangga.
Tiba tiba ada adik kelas yang masuk ke dalam kelas, "Kak Rangga ini ada titipan buat kakak." Dia menyerahkan sebuah bungkusan.
"Apa ini?" tanya Rangga menerima bungkusan tadi.
Dia mengedikkan bahunya, "Saya gak tau kak, saya hanya di mintai tolong buat ngasih ini ke kakak, dah ya kak?" Dia berlalu keluar dari kelas.
"Apaan Ngga." tanya Hana, Lina dan Leo kompak.
"Entahlah..." Rangga membuka bungkusan tersebut.
"Coklat..." ucap mereka bersamaan.
"Di bagiin aja nih... pasti dari Niken atau Angel." ucap Rangga tanpa semangat.
"Asyik nih dapat Coklat." girang Hana.
"Ambil noh... habisin, gue mah ogah."
Akhirnya cokelat itupun di bagikan oleh Leo kepada teman temannya setelah Hana dan Lina mengambil cokelat yang mereka inginkan.
Dan setiap harinya selama ujian berlangsung, Rangga selalu mendapatkan bingkisan cokelat dan tetap sama cokelat itu di bagikan kepada teman temannya.
Hari ini adalah hari terakhir ujian dan lagi lagi Rangga mendapatkan bingkisan cokelat lagi.
"Lo gak penasaran Ngga? soal siapa yang tiap hari ngasih lo cokelat?" tanya Leo.
"Males gue ngeladeni kek gini, ribet amat."
"Ya terserah elo sih...!"
Akhirnya ujian telah berakhir dan semua murid merasa sangat lega.
"Lega rasanya." Hana merentangkan kedua tangannya.
"Kita mampir ke cafe depan yuk? ajak Rangga.
"Kuylah... let's go there."
Mereka berempat pun akhirnya sampai di cafe depan sekolahan, dan mencari tempat duduk yang kosong dan memesan makanan.
Saat makanan datang, lagi lagi Rangga mendapatkan bingkisan yang di titipkan pada pelayan cafe.
Rangga membuka bingkisan tersebut namun isinya bukan lagi cokelat tapi sebuah gelang, dan Rangga mengambil gelang tersebut dan menjulurkan lidahnya saat membaca tulisan di gelang tersebut.
"Apa itu Ngga?" tanya Hana.
"Nih... gelang dengan tulisan Rangga I love You. " Rangga terkekeh melempar gelang tersebut ke atas meja.
"Dia Stalker lo kali Ngga." ucap Leo
"Bodo... gue gak akan ke pancing dengan semua ini."
Saat pulang dari cafe Rangga sengaja meninggalkan gelang di atas meja yang mereka tempati tadi.
Ke esokan harinya.
"Mas Rangga." panggil mang Diman satpam di rumah Rangga.
"Kenapa mang?"
"Ini tadi mas Rangga dapat bingkisan." mang Diman memberikan bingkisan kepada Rangga dan di ambil oleh Rangga.
"Apalagi?" gumam Rangga.
Rangga termenung menatap dua bungkusan di hadapannya.
Akhirnya Rangga memutuskan untuk memanggil Leo. agar datang ke rumahnya dan mengajak dia membuka bingkisan yang Rangga dapat pagi ini.
Tak berselang lama Leo datang dan tangan Leo langsung di tarik oleh Rangga masuk.ke ruang tamu, dan menunjukkan kedua bingkisan tersebut.
"Lo aja yang buka tu bingkisan !" suruh Rangga pada Leo.
__ADS_1
Dan Leo akhirnya membuka salah satu bingkisan.
Leo tertawa mengeluarkan seikat bunga dari bungkusan yang telah di bukanya.
"Hanya bunga Ngga... gak usah takut."
Di bukanya lagi bingkisan yang ke dua, dan dia kembali Leo tertawa, karena di dalamnya juga bunga dengan varian yang lain.
"Bunga lagi Ngga."
"Reseh ya nih orang neror gue terus kek gini bikin kesel aja." Cicit Rangga.
"Cinta mati kali, Ngga."
"Cinta mati.... ini mah bukan cinta, sayco dia."
"Hati hati aja Ngga !"
Hari pun telah berganti, dan hari ini di adakan class meeting di sekolah.
Setelah selesai pertandingan basket, lagi lagi Rangga mendapatkan bingkisan dan bingkisan itu di buka oleh Sakti.
Dan isinya ternyata seikat bunga mawar, dan mereka semua tertawa,
"Harusnya elo yang ngasih bunga ke cewek, ino malah kebalikannya elo yang di kasih binga sama cewek." cicit Sakti
"Ambil tuh bunga dan kasih ke cewek lo, gue gak butuh."
Semua terkekeh mendapati Rangga yang sangat kesal dengan semua bingkisan misterius itu.
"Lama lama penasaran juga gue sama nih orang." ucap Rangga.
"Kemarin kemarin katanya gak perduli, bodo amat... ." beo Hana.
"Ya lain Han... ini tiap hari kasih bingkisan... sampai hari libur pun bingkisan di kirim ke rumah, jadinya kan bikin penasaran."
"Dah ayo nanti kita masih ada lomba menyanyi." ucap Leo.
Akhirnya mereka pun menuju ke ruang musik, untuk mengikuti lomba menyanyi.
Dan kini telah tiba giliran Hana dan Rangga bernyanyi.
...🎵Kurasa 'ku sedang jatuh cinta...
...Karena rasanya ini berbeda...
...Oh, apakah ini memang cinta?...
...Selalu berbeda saat menatapnya (hu)...
...Mengapa aku begini?...
...Hilang berani dekat denganmu...
...Ingin 'ku memilikimu...
...Tapi aku tak tahu...
...Bagaimana caranya?...
...Tolong katakan pada dirinya...
...Lagu ini kutuliskan untuknya...
...Namanya selalu kusebut dalam doa...
...Sampai aku mampu...
...Ucap maukah denganku...
...Kurasa 'ku sedang jatuh cinta...
...Karna rasanya ini berbeda...
...Oh, apakah ini memang cinta?...
...Selalu berbeda saat menatapnya hu...
__ADS_1
...Di sini aku berdiri...
...Menanti waktu yang tepat...
...Hingga akhirnya kumampu...
...Katakan padamu oh...
...Tolong katakan pada dirinya...
...Lagu ini kutuliskan untuknya...
...Namanya selalu kusebut dalam doa...
...Sampai aku mampu...
...Ucap maukah…🎶...
"Chemistry kalian dapet banget." ucap Sakti setelah mereka bernyanyi,
Rangga merangkul Hana, "Kita dari kelas. satu SMP sudah sering manggung berdua."
"Iya... kita berdua emang sehati, bahkan kita bisa saling memahami hanya dengan tatapan mata saja." ujar Hana.
"Wouw... magic." ucap sakti.
Tak berselang lama Rangga dan Hana di panggil kembali untuk naik ke atas panggung.
"Tolong hibur kami dengan suara merdu kalian berdua." titah guru musik.
Rangga dan Hana pun kembali bernyanyi dan kali ini mereka berdua menyanyikan lagu Nothing's Gonna Change My Love For You.
...🎵If I had to live my life without you near me...
...The days would all be empty...
...The nights would seem so long...
...With you I see forever, oh, so clearly...
...I might have been in love before...
...But it never felt this strong...
...Our dreams are young and we both know...
...They'll take us where we want to go...
...Hold me now, touch me now...
...I don't want to live without you...
...Nothing's gonna change my love for you...
...You oughta know by now how much I love you...
...One thing you can be sure of...
...I'll never ask for more than your love...
...Nothing's gonna change my love for you...
...You oughta know by now how much I love you...
...The world may change my whole life through...
...But nothing's gonna change my love for you...
...If the road ahead is not so easy...
...Our love will lead the way for us...
...Like a guiding star...
...I'll be there for you if you…🎶...
Bersambung
Mohon
Like
Comment
__ADS_1
Saran dan Kritiknya
🤗🤗😍😍🙏🙏