
Di pantai kita bertiga bermain ombak dan bermain istana pasir. Waktu terus berjalan, tanpa terasa senja mulai menampakkan diri, dan Kami bertiga duduk di panggir pantai memandangi senja yang telah tiba.
"Indah ya Jo senja kali ini?" Hana menyandarkan kepalanya di bahu Jonathan.
Jonathan melirik sekilas Hana, dan menatap kembali senja yang berkilau begitu indah.
Iya Han... senja ini begitu indah, seperti juga dirimu yang indah, namun seindah apapun senja tak bisa kita miliki. Seperti kita Han ... aku mencintaimu namun tak bisa milikimu selamanya. Batin Jonathan.
Han... senja ini memang indah untuk di lihat dan di nikmati pemandangannya, namun tak bertahan lama dan hanya sekejap. seperti juga cintaku padamu Han... bisa ku rasakan, ku nikmati namun tak bisa ku miliki. Batin Robin melihat sekilas Hana dan tersenyum tipis.
"Udah makin gelap... ayo kita pulang agar tak kemalaman sampai rumah..." ajak kak Robin, dan kami berlalu ke tempat di mana mobil kami di parkirkan.
"Biar... gue yang bawa mobil... sini kuncinya!" Jonathan melempar kuncinya pada kak Robin, dan di tangkap kak Robin dengan kedua tangannya. lalu membuka mobil.
Jonathan duduk di depan menemani kak Robin dan aku di kursi penumpang. Kami berlalu meninggalkan area pantai untuk kembali pulang.
"Tidurkah Han... kalau ngantuk!!" pinta kak Robin.
"Iya kak.. Hana sangat capek... makasih ya kalian berdua dah menemaniku ke pantai hari ini." Hana merebahkan tubuhnya dan memeluk guling.
"As you wish hunny..." ucap Jonathan.
Mobil terus melaju menembus malam dan aku terlelap tidur. Kak Robin memasuki tempat parkir dan menghentikan mobilnya di rest area.
"Kita makan dulu Jo... baru kita lanjut pulang... bangunkan Hana!! aku cari tempat dulu dan memsan makanan." kak Robin dan Jonathan turun dari mobil, kak Robin masuk ke dalam rest area dan Jonathan membangunkan aku yang tertidur.
"Han... bangun.." Jonathan mengusap pipiku dan berbisik pelan di telingaku. Akupun membuka mataku dan mendudukkan badanku.
"Dah sampai rumah Jo?" tanya Hana lemas.
"Belum... kita ada di rest area, kita istirahat sebentar, makan dulu baru lanjutin pulang, ayo... kita turun Kak Robin udah nunggu kita di dalam!!" Jonathan membenarkan rambut Hana. kami turun dari mobil dan masuk ke rest area, dan menuju ke meja yang telah di pesan kak Robin.
"Aku ke toilet dulu kak.." ucap Hana
Jonathan dan kak Robin menganggukkan kepalanya, dan Hana berlalu menuju toilet.
Setelah dari rest area, kami melanjutkan perjalanan pulang ke rumah.
SMA BHAKTI JAYA
Waktu berlalu, tiba akhirnya penerimaan murid baru di SMA BHAKTI JAYA. Semua siswa baru berkumpul di lapangan sekolah, untuk menerima pengarahan dari kepala sekolah, dan pengenalan semua staff guru dan anggota osis.
__ADS_1
Ini adalah ospek hari pertama siswa baru. Tiba waktunya sambutan dari ketua osis, dan memberikan tugas kepada siswa baru, untuk mencari 10 tanda tangan dan biodata anggota osis.
Para siswa baru mulai berpencar mencari anggota osis dan meminta tanda tangan dan biodata mereka, tak terkecuali Hana, Lina, Rangga dan Leo yang sama sama masuk SMA BHAKTI JAYA.
Kami berempat akhirnya selesai sudah mendapatkan tanda tangan dan biodata 10 anggota osis. Lalu kami mendatangi Jonathan selaku Ketos yang berada di podium untuk menyerahkan tugas kami.
"Kak... Nathan... ini tugas kami... " ucap Rangga menyerahkan selembar kertas pada Jonathan.
Jonathan mengangkat kepalanya dan melihat Rangga dan Leo.,, tersenyum dan berdiri lalu memeluk Rangga dan Leo.
"Kalian masuk di sekolah ini?" tanya Jonathan mengambil tugas Rangga dan Leo, dan mengecek hasil tugas mereka. Setelahnya Rangga dan Leo memberikan tempatnya untukku dan Lina.
"Kak Nathan ini tugas kami kak!?" ucap Lina menyodorkan tugasnya pada Jonathan. Jonathan mengangkat kepalanya dan melihat Lina tersenyum.
"Hai.. Lin... selamat bergabung di SMA BHAKTI JAYA..." menyalami Lina.
"makasih kak.." membalas jabat tangan Jonathan.
"Dan ini tugas Hana kak..." menyodorkan tugasnya pada Jonathan.
Jonathan mengambil tugas Hana dan menoel hidung Hana.. sambil tertawa dan melanjutkan mengecek tugas kami berempat.
"Sejak kapan kamu panggil aku kak.. Han??"" tanya Jonathan. tanpa melihat Hana dan fokus mengecek tugas kami.
Di sudut lain tampak seorang gadis yang memperhatikan. keakraban kami, sambil mengepalkan tangannya.
Siapa mereka... dan ada hubungan apa antara mereka, kenapa Nathan begitu mudah memberikan senyum dan tawanya untuk mereka, sedangkan denganku... dia selalu mengabaikanku...
Akhirnya hari terakhir ospek telah tiba dan mulai pengumuman pembagian kelas.
Kami berempat melihat pengumuman di papan pengumuman. Dan......... kami berempat meloncat bersamaan.
"Kita satu kelas ucap kami bersamaan." dan saling merangkul. Dan terlihat Jonathan datang mendekat ke arah kami berempat.
"Kenapa begitu girang?" tanya Jonathan yang menyilangkan tangan di dadanya.
"Kita satu kelas Jo.. di IPA 1" jawab Hana.
"Baguslah kalian bisa satu kelas, aku ikut senang." Jonathan mengusap pucuk kepala Hana.
Dan para gadis gadis di sana melihat cengo dan keheranan dengan keakraban kami. Karena banyak di antara mereka yang mengidolakan Jonathan dan ingin menjadi kekasihnya.
"Han....nanti kamu pulang bareng aku!"
__ADS_1
"Tapi Jo... apa nggak ngrepotin? aku juga ngerasa gak enak sama temen temen kamu.
"Sekalian, biar mereka tahu kalau kamu itu cewek aku..." Jawab Jonathan menoel hidung Hana.
"Wah hari ini bisa jadi hari patah hati nasional kak.." kelakar Rangga. Dan kami tertawa bersama.
"oke... aku ke ruang osis dulu... tunggu aku di mobil ini kuncinya!!" Jonathan memberikan kunci pada Hana dan mengusap rambut Hana lembut. dan berlalu meninggalkan kami berempat.
Selesai acara kami akhirnya berpisah di parkiran, Rangga, dan Leo mengambil motor gede mereka dan pulang, sementara Lina dah di jemput oleh sopirnya. Hana membuka mobil Jonathan dan masuk ke dalam mobil.
Sementara di ruang osis sedang ada rapat pembubaran panitia ospek. Dan Jonathan menutup rapat.
"thanks teman teman buat kerja samanya, dan rapat kita akhiri..." ucap Jonathan. Mereka membubarkan diri.
Jonathan berjalan meninggalkan ruang osis, menuju ke tempat parkir. Di lapangan Jonathan bertemu dengan cinta.
"Hai... Nathan.." sapa cinta namun Jonathan hanya menatap cinta sekilas dan menganggukkan kepalanya, tetap berjalan menuju tempat parkir dan berlalu dari hadapan cinta tan seoatah katapun.
"Sial... segitunya sih sama gue... padahal selama ini gak pernah ada yang menolak gue tapi kamu dengan angkuhnya menolakku." kesal.cinta.
Jonathan telah sampai di samping mobilnya dan membuka pintu mobil dan melihat Hana yang tertidur. Jonathan masuk ke dalam mobil dan memasangkan seatbell Hana, lalu melajukan mobilnya perlahan agar Hana tak terbangun.
"Kamu pasti capek banget... " Jonathan menyibak rambut yang menutupi wajah Hana dengan tangan kirinya, dan kembali fokus mengemudi.
Sesampai di rumah Hana, dia tetap beLum bangun, dan Joanathan tak membangunkan Hana tapi terus memperhatikan dan tersenyum.
Aku gak tau Han... aku gak pernah bosen liatin wajahmu dan aku selalu merindukanmu. Jonathan mengusap rambut hana., dan hana terbangun.
" Jo... dah sampai? kenapa gak bangunin aku?" Hana cemberut menatap Jonathan.
"Gak tega buat bangunin kamu... ayo kita masuk ! atau kamu mau di sini?"
Hana membuka pintu mobil dan keluar tanpa mengatakan sepatah katapun. Jonathan mngikuti langkah Hana masuk ke rumah.
Bersambung
Mohon
Like
Comment
Saran dan kritiknya.
__ADS_1
🙏🙏🙏🤗🤗🤗😍😍😍