
...So here we stand in our secret place...
...(Maka di sinilah kita, di tempat rahasia kita)...
...Where the sound of the crowd is so far away...
...(Dimana suara hiruk pikuk teramat jauh)...
...You take my hand, and it feels like home...
...(Kau genggam tanganku, dan rasanya seperti di rumah)...
...We both understand, it's where we belong...
...(Kita berdua mengerti, inilah tempat kita)...
...So how do I say, do I say goodbye?...
...(Jadi bagaimanakah caraku ucapkan selamat tinggal?)...
...We both have our dreams, we both wanna fly...
...(Kita berdua punya mimpi, kita berdua ingin terbang)...
...So let's take tonight, to carry us through...
...(Jadi, mari manfaatkan malam ini, untuk membawa kita lewati)...
...The lonely times...
...(Saat-saat sepi)...
...I'll always look back as I walk away...
...(Aku kan selalu menoleh saat aku berlalu)...
...This memory will last for eternity...
...(Kenangan ini kan ada hingga akhir waktu)...
...And all of our tears will be lost in the rain...
...(Dan semua air mata kita akan sirna diguyur hujan)...
...When I find my way back to your arms again...
...(saat kutemukan jalanku kembali ke dalam pelukanmu lagi)...
...But until that day you know you are...
...(Tapi hingga hari itu tiba, kau tahu dirimu adalah)...
...The queen of my heart, the queen of my heart...
...(Ratu di hatiku, ratu di hatiku)...
...So let's take tonight and never let go...
...(Maka mari manfaatkan malam ini dan jangan pernah lepaskan)...
...While dancing we'll kiss, like there's no tomorrow...
...(saat berdansa kita kan berciuman, seakan tak ada hari esok)...
...As the stars sparkle down, like a diamond ring...
...(Saat gemintang pancarkan cahaya, seperti cincin berlian)...
...I'll treasure this moment till we meet again...
...(Kan kusimpan saat ini hingga kita berjumpa lagi)...
...But no matter how far...
...(Tapi betapapun jauhnya)...
...(No matter how far)...
...(Betapapun jauhnya)...
...Or where you may be...
...(Atau dimana pun kau berada)...
__ADS_1
...(Where you may be)...
...(Dimana pun kau berada)...
...I just close my eyes...
...(Tinggal kupejamkan mataku)...
...(Just close my eyes)...
...(Tinggal pejamkan mata)...
...And you're in my dreams...
...(Dan kau ada dalam mimpiku)...
...And there you will be until we meet...
...(Dan di situlah dirimu hingga saat kita berjumpa)...
...Oh yeah...
...You're the queen of my heart...
...(Kau adalah ratu di hatiku)...
...(Queen of my heart)...
...(Ratu di hatiku)...
...No matter how many years it takes...
...(Tak peduli betapapun lamanya)...
...(Queen of my heart)...
...(Ratu di hatiku)...
...I'll do it all to you, oh yeah...
...(Kan kujalani untukmu)...
...(Queen of my heart)...
...(Ratu di hatiku)...
...(ya, dirimu)...
...The queen of my heart...
...(Ratu di hatiku)...
Hana menitikkan air matanya saat mendengarkan lagu ini. Hana berucap dalam hati.
So how do I say, do I say goodbye?
can I live my days without you again?
what will I say as a farewell?
Tanpa ku sadari kak Robin sudah duduk di sampingku dan mengusap air mataku. Aku melepas earphoneku dan menatap kak Robin sendu.
"Please... jangan kamu buang buang lagi air matamu!! I believe you can face all of this! Ok?!" Hana memeluk kak Robin, " Hana coba kak, makasih untuk dukungannya.
"Kak..." panggil Jonathan.
Hana dan kak Robin mendekati Jonathan.
"Aku pengen duduk kak!" Kak Robin memencet tombol agar ranjang bisa di naikkan sedikit.
Jonathan tersenyum, senyum yang selalu membuatku merasa damai. akupun menggenggam tangan Jonathan.
"keep smiling my beloved, don't be sad, I will always be in your heart to accompany you every time." ucap Jonathan lirih.
Aku langsung memeluk Jonathan, "I know and I will keep my promise, to be happy, even without you later." ku tahan air mataku agar tak tumpah.
Ku lepas pelukanku, "Aku akan tetap menjaga kenangan kita, sampai kapanpun Jo..."
"Mau ku nyanyikan lagu?" Hana menganggukkan kepalanya, dan Jonathan mulai menyanyikan lagunya.
...Awal cerita yang selalu bahagia...
...Adalah skenario yang ditawarkan cinta...
__ADS_1
...Namun hanya Tuhan yang tahu kemana...
...Perjalanan ini kan bermuara nantinya...
...Kita sedang bahagia...
...Jangan buang waktu menerka-nerka akhirnya...
...Tenang, aku di sini, selama kau di sisi...
...Aku berjanji tak kemana-mana...
...Mungkin saja esok, mungkin saja lusa...
...Mungkin saja dunia sekejap jadi berbeda...
...Perasaan dan segenap cinta yang kau dan yang aku punya...
...Kan tetap sama...
...Kita sedang bahagia...
...Jangan buang waktu menerka-nerka akhirnya...
...Tenang, aku di sini, selama kau di sisi...
...Aku berjanji tak kemana-mana...
...Masa depan yang aku inginkan adalah membahagiakanmu...
...Ku mulai hari ini...
...Bagai bulan dan bintang kita takkan terpisahkan, kita terus bersama...
...Warna kita selalu terang, itu jadi pegangan, janganlah pikirkan...
...Masa depan menjauh, tujuan masih jauh...
...Nikmatilah saat ini, toh bahagia kita bersatu...
...Kan ku pegang tanganmu, sertakan pelukanku...
...Cerita nanti biar nanti, syukuri ini dulu...
...Kita sedang bahagia...
...Jangan buang waktu menerka-nerka akhirnya...
...Tenang, aku di sini, selama kau di sisi...
...Aku berjanji mulai hari ini...
...Hingga tua nanti tak kemana-mana, tak kemana-mana...
...( Tak kemana mana by Tangga)...
"Lagu ini bukan hanya sebuah lagu...Han... ini juga pesan untukmu." Jonathan menjelaskan.
"Aku paham Jo."
"Kakak udah berulang kali ngingetin dia, Jo... tetep wae masih selalu berpikir sesuka hati dia." ucap kak Robin.
"Dengerin semua nasehat baik kak Robin, Han..!? bukannya sejak kecil kak Robin yang selalu menjagamu? melindungimu dan menghiburmu?"
"Hana... tahu Jo... tapi terkadang, aku gak bisa kontrol hati aku."
"Be a good girl... someday you will definitely find your happiness." ucap kak Robin.
"Emang selama ini aku bukan gadis yang baik?" kesal Hana.
"Baik... sih... cuma rada keras kepala."
"Don't be the crybaby girl anymore" ucap Jonathan.
"Mana bisa dia gak cengeng... orang hobinya nangis!" ledek kak Robin.
"Ledek terus kak... puas puasin... Hana sumpahin Kak Robin dapet cewek cengeng kelak."
"Kalau aku dapet cewek cengeng, saat nangis tinggal aku beliin aja lolipop, sumpal ke mulutnya biar diem."
"Idih... sadis amat kak...?"
Jonathan terkekeh melihat celotehan kami.
__ADS_1
Melihatmu seperti ini, aku merasa tenang untuk pergi, tak ada lagi yang mengganjal di hatiku, aku percaya Kak Robin dan yang lainnya akan menjagamu dengan baik. Tetaplah tersenyum Han...jangan buang tawamu saat ku pergi nanti! aku percaya kelak kau pasti menemukan cinta sejatimu yang akan menemanimu, dan menua bersamamu. batin Jonathan