
"Ar... Gue laper" bisik zaki
"Makan sono, laper kok laporan ke gue, lo pikir gue emak lo" sahut arka
"Cuma bilang doang keles... Gitu aja judes, gak asik lo"
Zaki berdiri dari duduknya dan berjalan menuju tempat makanan.
Dengan santainya zaki mengambil makanan yang sudah disediakan hingga piriing yang dibawanya penuh.
"Eh... Kamu itu laper apa doyan sih, piring kok banyak banget isinya ,gak muat itu" ucap doni
"ehehehe... om doni, maklum om tadi zaki gak sempet makan, bahkan dari kemarin zaki belom makan om, laper, kasiani zaki ya om" ucap zaki dramatis
"malah om kasian sama orang tuamu, punya anak ganteng kok rakus banget"
"bukan rakus om... tapi karna kelaperan , zaki ngurusin menantu om tuh ,dandan lama banget ,capek hayati om" ucap zaki
"gak usah bawa bawa nama guru SD om deh, kasian bu hayati disebut sama anak kaya kamu"
"astagfirullah om... zaki yang ganteng dan kece badai ngalahin kim taehyung dan juga jeon jungkook gini, malah guru om itu bangga zaki sebut namanya... pasti senyum senyum sendiri" ucap zaki dengan pedenya
"alah... kamu jangan samain dengan artis artis kesukaan adel ,mereka mah ganteng dari lahir, lah kamu?, gantengnya baru baru, nanti juga jelek lagi" sahut doni
"om kalau ngomong suka bener ya... zaki jadi terharu, saking sakit hati dengan ucapan om doni" ucap zaki pura pura menghapus air matanya
karna banyak mengobrol dengan doni, zaki sampai tidak jadi makan, dan arka langsung menghampiri zaki.
"isssss lama amat lo, kita harus temenin varo, bentar lagi acaranya mulai, malah ngumpulin makanan" ucap arka
__ADS_1
"sini makanan kamu taruh dulu ,sana kamu temenin si varo dulu, baru boleh makan" sahut doni langsung pergi
"gara gara lo ar... makanan gue hilang" ucap zaki
akhirnya zaki dan arka duduk di belakang varo... dimana sebentar lagi varo akan mengucapkan akad nikah.
acara demi acara sudah terlewati, dan sekaranglah yang di tunggu tunggu.
doni juga sudah siap untuk menikahkan sang putri dengan putra sahabatnya.
"silahkan untuk wali dan mempelai pria untuk berjabat tangan" ucap pak penguhulu
doni dan varo melakukan apa yang dikatakan pak penghulu.
doni menarik nafasnya dengan panjang sebelum mengucapkan ijab qabulnya.
"ALVARO PUTRA SANJAYA, SAYA NIKAHKAN DAN SAYA KAWINKAN ENGKAU DENGAN PUTRI KANDUNG SAYA ADELIA ZAVISKA GERHANA BINTI ARDONI FADHIL GERHANA, DENGAN MAS KAWIN SEPERANGKAT ALAT SHALAT DAN UANG TUNAI SEBESAR 20 JUTA RUPIAH DIBAYAR TUNAI"
"bagaimana para saksi?, SAH?" ucap oak penghulu
"SAH..." semua yang ada di ruangan tersbut berteriak sah membuat varo tersenyum bahagia
"berhasil var... gokil" ucap arka menepuk bahu varo
"akhirnya sobat gue udah sah" ucap zaki
"selamat ya var.. papa bangga dengan kamu" ucap vano
•••
__ADS_1
di kamarnya adel sudah merasa gugup karna varo sudah selesai dengan akad nikahnya, giliran dirinya yang akan keluar menemui varo yang sudah sah menjadi suaminya saat ini.
"ayo keluar kak... semua sudha nunggu dibawah" ucap vania yang sudah berada di kamar untuk menjemput adel.
dengan didampingi mama dan juga mertuanya serta sahabatnya adel bersiap menuruni tangaa dengan kebaya putih yang begitu indah.
"anak gue cantik banget" ucap doni tak terasa air matanya menetes karna mentap sang putri yang sudah menikah
"anak lo aman di rumah gue don... tenang aja" ucap vano
"iya... gue percaya kalau kalian akan menjaganya" ucap doni
"ken.. kapa jasmin akan menikah?" tanya vano
"masih lama..." sahut kenan
"jangan lama lama nanti cowoknya kabur" ucap doni
"gak bakalan... arka mah cinta mati sama jasmin, gak bakal kabur tuh bocah" ucap kenan
kini adel audah berada tepat di depan varo, pandangan mereka bertemu, tatapan penuh bahagia terlihat jelas dimata varo, keinginannya untuk memiliki adel dan juga menjaga adel kini telah tercapai.
"ayo sayang kamu pasangin cincinya ke istri kamu" ucap kinar pada varo
dan varo pun memasangkan cincinnya ke jari manis adel begitupu sebaliknya. lalu varo mencium kening sang istri dengan sangat lama..
"akhirnya sah" ucap varo saat menyatukan keningnya dengan adel
"sudah woy sudah.. lama amat" terika zaki
__ADS_1
"gak pake teriak juga kali zak... bikin malu aja lo" bisik arka