ALVARO SANJAYA

ALVARO SANJAYA
BONCHAP 1


__ADS_3

setelah 2 bulan pengangkatan varo sebagai pemegang perusahaan yang baru. membuatnya sibuk dan pulang larut malam, sering kali adel melihat suaminya itu merasa lelah hingga kadang tertidur di ruang kerjanya.


itulah resiko yang harus diterima oleh varo.. menjalani perusahaan tak semudah yang dibayangkan orang orang. walaupun uang selalu mengalir tapi waktu serta kesehatan yang menjadi taruhannya.


"jangan terlalu memaksakan yangg, nanti kamu sakit" ucap adel


"gpp sayang... ini sedikit lagi kok" kata varo


"ya udah, tapi ingat sebentar lagi kamu harus tidur, aku gak mau kamu begadang lagi" kata adel


"siap nyonyaku.." kata varo memberikan hormat pada istri tercintanya


"aku buatin kamu teh hangat dulu ya... tunggu disini" ucap adel


•••


"kenzo sayang... papa tadi beli mainan baru buat kamu son, sini" ucap doni tersenyum hangat pada putranya


"papa.." kenzo berjalan mendekati doni yang membawa sebuah kardus besar bergambar sebuah mobil.


"kamu sama adel sama aja pa... mainan kenzo udah banyak banget, bisa bisa kamarnya penuh" kata keyna


"gpp sayang... aku senang bisa memanjakan anak anakku, dulu adel sekarang jagoan kita ini" kata doni mengangkat tubuh kenzo ke atas.

__ADS_1


"papa... zo mau ke rumah kak adel" ucap kenzo dengan suara khas anak kecil


"besok papa antar ya sayang... sekarang udah malam, kak adel pasti sudah tidur son"


"ya papa.."


"sekarang saatnya jagoan mama tidur ,ayo sayang ke kamar, mainannya besok aja dibuka ya, ade pasti capek main terus dari tadi" kata keyna mengusap kepala kenzo


anak iti hanya menganggukan kepalanya patuh kepada sang mama.


"i lop yu mam" kata kenzo pelan namun maish terdengar oleh keyna... membuatnya terharu dan memeluk kenzo dengan erat.


"anak papa pinter banget sih...siapa yang ajarin kamu hmmm" tanya doni


"abang..." sahut kenzo tersenyum


"dasar varo... awas saja meracuni otak kecil putraku" gumam doni


"udah udah...sekarang ade bobo yuk sama mama, nanti mama peluk ade" ucap keyna


"ayo mama" ucap kenzo


doni merasa hidupnya kini lengkap karna kehadiran anak anaknya, diberikan putri yang cantik serta putra yang tampan.

__ADS_1


"papa gak di ajak nih?" tanya doni dengan wajah dibuat sedih


"papa juga... kita tidur bareng bareng" ucap kenzo berlari menarik tangan doni


"hahahaha... pelan pelan boy, nanti jatuh son" ucap keyna


"dengerin kata mama... pelan pelan jagoan" sambung doni mencium gemas pipi kenzo


sampainua dikamar... kenzo meminta video call bersama adel. katanya sangat rindu dengan kaka perempuan kesayangannya itu.


"kak adel pasti tidur sayang... kan besok zo mau ke rumah kaka" bujuk keyna


"no..... mama, kak adel belom bobo" kata kenzo membuat doni gemas hingga menggigit pipinya


"huaaaaaa.... papa sakit" tangis kenzo pecah saat doni mengigit pipinya sesikit keras


"astaga... sorry jagoan ,papa hilap" kata doni mengusap pelan pipi kenzo


"hiks... mama, papa nakal, pukul papa ma" ucap kenzo menunjuk doni


"pukul papa ya sayang... nih mama pukul papa" ucap keyna menuruti kemauan kenzo agar lupa untuk menghubungi adel.


"udah ya sayang... papa sakit kalau dipukulin terus ,nanti papa nangis loh nak" kata keyna

__ADS_1


kenzo langsung memeluk doni dengan erat.. "maaf papa.." kata kenzo


"tidak masalah sayang..ya sudah sekarang kita tidur, udah malam" kata doni kengambil selimut untuk menutup tubuh mereka ber 3.


__ADS_2