
varo audah menunggu adel di depan rumahnya, untuk berangkat sekolah barenh... adel keluar rumah dengan lesu ,bagaimana tidak... ia semalaman berifkir tentang niakh muda, antara nagus dan gak di benaknya.
"kamu kenapa yangg?" tanya varo yang duduk di atas motornya
"gara gara kamu sih... aku semalam begadang" ucap adel malas
"hehe... jangan dipikirin sayang ,kita jalanin aja ya, seperti biasa yangg, aku juga gak bakal renggut masa muda kamu kok, bedanya kita suami istri dan tinggal serumah, tapi setelah kau lulus SMA baru deh aku kunciin di dalam rumah" ucap varo nyengir
"isshhh apaan sih kamu tuh..." adel benar benar tak bisa kesal berlarut larut dengan varo.
"lah kan benar sayang" ucap varo memakaikan helm pada iren
"iya kamu selalu benar"
"ya udah buruan naik... tar kita telat" ucap varo.
®®®
sampainya di sekolah mereka tak lepas dari sorotan murid murid lainnya... seperti biasa pasti ada saja yang mengomentari baik dan buruknya.
tapi adel dan varo tidak pernah mempermasalahkan itu.. kecuali komentar itu keterlaluan
"inget sayang.. jangan dihiraukan anggap aja anjing menggonggong" bisik varo di angguki adel
"emangnya kamu gak bisa suruh fans kamu itu diam hah" ucap adel
"aku gak punya fans yangg... mereka sendiri yang bilang begtiu" cuek varo
"demi apa aku punya calon suami yang kaya kamu" ucap adel
"cieeee.... udah bilang calon suami" goda varo merangkul leher adel melangkah ke kelas.
__ADS_1
"udah sampe... sana kamu pergi kelas" usir adel
"dihhhh... ngusir" ucap varo cemberut
"biarin... bentar lagi bel sayang, sana" adel mencubit manja pipi varo.
bukannya merasa sakit.. varo amlah senang mendapatkan peelakuan seperti itu.
"iya iya... nanti tunggu aku di kantin, belajar yang rajin sayangku" varo mengecup kening adel
"selamat belajar juga" varo tersenyum lalu melangkah ke kelasnya yang lumayan jauh dari kelas adel.
langkahnya terhenti saat seseorang menghadang varo.
"minggir.." ucap varo dingin
"gak mau..." ucpa zean tersenyum
"lo mau jadi pacar gue?" tanya zean serius
"sarap..."
"gue serius... sekarang lo pacar gur" ucap zean
"heh... cari mati" gerutu varo
"gue bakal balas perbuatan lo ke erin" batin zean tersenyum licik
"gue harap lo putusin cewek lo itu... karna lo pacar gue" ucap zean lalu pergi dari hadapan varo
mengepalkan tangannya "ternyata permainan lo sudah mulai... lihat saja siapa yang akan menang" varo tersenyum licik
__ADS_1
®®®
"del... ke mall yuk" ucap jasmin
"ngapain min?" tanya adel
"mulung.... ya kita belanja lah adel sayang" kesal jasmin
"kok lo pacaran sama varo tambah Oon sih del" kikik mira
"enak aja... gue pinter tau" kata adel
"bu yuni dateng tuh" ucap jasmin kembali ke tempat duduknya semula.
"selamat pagi anak anak..." ucap bu yuni
"pagi bu..." ucap semua murid
"kita mulai pelajaran hari ini... buka buku kalian semua" ucap bu yuni
semua murid menurut perintah gurunya dan memperhatikan pelajaran dengan seksama hingga pelajaran selesai.
bel istirahat berbunyi.. semua murid bersorak ingin cepat cepat mengisi perutnya yang sudah begitu lapar.
varo dkk menunggu adel di kantin.. mereka juga sudah menyiapkan makanan untuk kekasih masing masing.
"akhirnya nongol juga tuh cewek cewek" ucap zaki melihat adel dkk berjalan ke dalam kantin
"woyyyy... sini" teriak arka melambaikam tangannya
varo tersenyum melihat adel yang juga tersenyum... tapi lirikan varo langsung beralih ke zean yang berada di sebrang mejanya.
__ADS_1