
varo pulang bersama adel ke rumah... dilihatnya sang ustri tertidur pulas di dalam mobilnya, masih memakai seragam sekolah karna adel langsung menyusul ke kantor tanpa pulang lebih dulu untuk berganti baju.
"cemburumu itu aku suka sayang..." batin varo mengecup kening adel menggandengnya masuk ke rumah
" loh sayang.. adel kenapa?" tanya kinar yang sedang duduk di ruang tamu sambil membaca majalah
"ketiduran mah di mobil... varo bawa ke kamar dulu ya mah" pamit varo
"iya sayang.. hati hati ponaik tangganya" ucap kinar
tak lama vano datang dan memeluk istrinya dengan erat dan penuh cinta...
"papah kok udah pulang?" tanya kinar pada suaminya itu
"iya ... tadi sekalian anterin ponakanmu yang matre itu sayang... mampir ke kantor terus minta teraktiran makan" ucap vano menceritakan tentang jasmin pada kinar
"papah kaya baru kenal jasmin aja deh... dia kan emang gitu dari dulu" ucap kinar
"ngambil kenan pasti tuh" ucap vano
"hahahaha... ada ada aja deh kamu pah"
"varo udah pulang mah?" tanya vano
"udah tuh lagi dikamarnya"
"papah mau mandi dulu deh... badan udah lengket gini" kata vano
"mau aku siapin air hangat gak?" tanya kinar
"gak usah deh... aku sendiri aja sayang.. kamu lanjutin aja baca majalahnya" ucap vano mencium kening kinar
__ADS_1
"ya udah nanti kalau butuh apa apa bilang ya pah" kata kinar
"aku butuh kamu disamping aku selamanya sayang" ucap vano memeluk istrionya semakin erat
"gombal banget... inget umur kenapa sih pah" sahut kinar
"itu jujur sayang bukan gombal, aku memang ingin selalu kita sama sama sampai maut memisahkan" ucap vano
"aku juga sama sayang" kata kinar memeluk erat vano
didalam kamar varo sedang bermain game di samping adel yang sedang terlelap... sesekali varo tersenyum melihat betapa nyenyaknya istri kecilnya itu. padahal game yang dimainkan varo cukup keras tapi adel tidak terusik sedikitpun.
"kayaknya dulu mama key ngidam daging sapi mulu deh,,, mangkanya anaknya kebo banget kalau tidur" ucap varo sambil mengelus kepala adel.
ddrrtttt ddrrrttttt ddrrrrrtttt.....
ponsel varol begetar lama seperti sedang ada yang menelponnya.. dengan cepat varo mengangkat telponya yang tidak tau siapa pemiliknya nonya.. karna terlihat no baru.
"hai var... lama banget sih angkat telpon aku" ucap suara disebrang telpon
"masa kamu lupa sih sama aku var... aku alea calon istri muda kamu" ucapnya dengan nada membuat varo jijik
"gila" sahut varo mematikan telponnya dengan kesal
"sialan tuh cewek.. dari mana dia dapet no gue sih" batin varo langsung memblokir no alea
"kamu telponan sama siapa?" tanya adel yang baru saja sadar dari tidurnya
"sayang.... sejak kapan kamu bangun hmmm" tanya varo
"aku tadi bangun tapi nyawaku belum kumpul semua... kamu tadi telponan sama siapa var?" tanya adel lagi
__ADS_1
"bukan siapa siapa sayang... cuma orang salah sambung" ucap varo
adel mengeryitkan keningnya... merasa varo berbohong padanya
"coba mana hp kamu.. aku mau lihat" ucap adel
"bukan apa apa sayang" kata varo yang tidak mau jika adel nantinya salah paham
"ya udah mana hpnya?" minta adel lagi
akhirnya varo memberikan ponselnya pada adel... dengan gerakan cepat adel mengambil hp tersebut dan memeriksanya... dilihat panggilan no telpon terbaru yang sudah diblokir varo.
adel membuka blokirannya dan menelpon kembali...
"haloo" sahut suara merdu di sebrang telpon
"hallo varo, kok kamu diam sih"
"var, sayang"
"kamu kenapa sih kok diem aja"
adel langsung mematikan hp varo dan menatapnya penuh tanda tanya dan juga marah..
"siapa dia?" tanya adel
"gak tau sayang" sahut varo berbohong
"siapa varo"
"dia alea sayang. orang yang aku ceritain waktu itu sama kamu, tapi demi allah sayang aku gak tau dari mana dia dapet no aku" kata varo dengan cepat
__ADS_1
"ajak dia ketemu, aku gak mau apa yang udah jadi milikku di usik orang lain" kata adel membuat varo merasa bahagia
varo sedikit terkejut dengan sifat posesif adel sekarang... ia merasa begitu dicintai sama adel