
adel sudah lulus dengan nilah terbaik disekolahnya... sedangkan varo kini akan menjalankan perusahaan sang papa... keluargan sanjaya akan mengadakan pesta besar untuk menyambut dan menyerahkan perusahaan kepada pewarisnya...
kenzo juga sudah sangat mahir berbicara... banyak orang begitu gemas dan menyukainya, tak ada yang menganggap jika kenzo adalah anak angkat dari doni dan keyna... karna mereka sudah mengesahkan kenzo lewat hukum.. dan kenzo adalah anak kandung mereka secara hukum.
"sayang... apa kamu gak perlu ke salon?" tanya varo
"gak usahlah var.. aku dandan sendiri aja di rumah, lagian aku bisa kok dari pada ke salon sama aja " ucap adel
"oke kalau gitu... nanti kita langsung berangkat aja.. semua nanti menunggu disana yangg" kata varo
kini adel dan varo sudah tinggal di kediaman mereka sendiri.. karna varo sudah memiliki rumah sedari dulu. kini impiannya terwujud, tinggal di rumah yang ia bangun sendiri dengan uangnya sendiri bersama keluarga kecilnya kelak.. walaupun mereka belum di karuniai seorang anak.
"kan masih lama sayang... acaranya nanti malam, sedangkan sekarang ini siang varo" ucap adel
"iya kan aku cuma bilang doang yangg"
"ya udah mending kamu mandi sana... bau tau gak" ucap adel menutup hidungnya.
"apaan bau.. aku wangi walaupun belum mandi"
"dihhhh kan aku yang bauin.. kamu mana ngaku sih" kata adel
"kamu berani ngatain suami bau hah" ucap varo yang sudah menindih adel.
" varo... berat, minggir ihh" ucap adel
"gak mau..."
mereka saling menatap satu sama lain.. pandangan varo begitu lekat dengan bibir merah muda alami milik adel.
entah kapan mereka sudah menyatukan kedua bibir masing masing. walaupin bukan kali pertama mereka berciuman tapi ini begitu berbeda di rasakan adel dan varo. ada rasa aneh di tubuh masing masing.
"sayang... aku minta hak ku sekarang boleh?" tanya varo dengan suara seraknya
adel yang mendengar permintaaan varo menjadi tersipu malu. memang janjinya untuk memberikan hak sebagai suami kepada varo saat ia lulus SMA.. dan sekarang adel sudah lulus.
adel hanya menganggukan kepalanya tanda memberikan ijin pada varo
tanpa menunggu lama varo kembali melancarkan aksinya...
terjadilah apa yang seharusnya terjadi dalam suami istri itu dengan penuh cinta.
•••
"sayang apa masih lama?" tanya varo yang sudah siap dengan stelan jasnya berwarna hitam.
"aku sudah selesai yangg.." kata adel tersenyum mendekati suaminya yang seperti patung saat melihatnya. adel melangkang pelan karna merasakan sakit di area intimnya..
"kenapa lihatnya gitu banget sih yangg... jelek ya?" ucap adel merasa diperhatikan oleh varo
varo menggelengkan kepala "cantik banget" ucap varo pelan namun masih bisa di dengar oleh adel
adel tersipu malu mendengar pujian sang suami... walaupun sering kali adel mendapatkan pujian seperti itu, dirinya tak bisa jika bersikap biasa... pasti jantungnya berdetak tak karuan dan wajahnya memerah malu..
"apa masih sakit yangg?" tanya varo
"dikit sih.. tapi gpp kok... " ucap adel
mereka bangun sangat sore hingga lupa akan pesta yang akan dilaksanakan jam 7 nanti malam.. dan utnungnya varo bangun lebih dulu tadi.
"maaf aku mainnya gak kontrol ya sayang... next aku bakal pelan kok" ucap varo
__ADS_1
"issss apaan sih kamu tuh... ya udah ayo kita jalan pasti mereka sudah menunggu kita" kata adel
"ayo sayangku"
sedangkan di tempat acara semua keluarga sedang menunggu varo dan juga adel... jam sudah menunjukan jam 8 malam, namun varo dan adel belum menampakan dirinya.. vano harus segera menyambut para tamu dan mengumumkan penggantinya di perusahaan.
"kemana sih tuh bocah... ini sudah jam berapa mah" ucap melirik jam tangannya.
"vania hubungi abang kamu cepat" perintah kinar
"sudah mah.. tapi gak aktif" kata vania
"gue juga udah hubungi adel.. tapi gak diangkat" kata doni
sahabat varo dan juga adel menghubungi namun sama... tidak ada jawaban.
"maaf kami terlambat.." ucap varo yang baru saja datang bersama adel
vano menatap putranya itu dengan kesal... donipun sama. ini adalah acara penting keluarga sanjaya.
"darimana saja kamu hah... papah menunggu lama" ucap vano memukul kepala anaknya dengan geram
"maaf pah.. aku ketiduran" kata varo
"maafin varo pah... ini semua karna varo nunggu adel kok" ucap adel membela suaminya
"pah sebaiknya kamu langsung ke atas panggung deh.. mulai acaranya" ucap kinar
"iya mah"
vano berdiri di atas panggung dan berbicara begitu tegas dan juga terlihat berwibawa di usianya yang tidak lagi muda..
varo melangkah dengan gagahnya menyusul sang papah diatas panggung...
"ini dia anak saya.... VARO dan disana wanita cantik bernama ADELIA ZAVISKA GERHANA, istri dari varo sekaligus menantu pertama kesayangan saya" ucap vano mengenalkan adel
jujur adel sangat malu saat ini.. karna banyak yang memperhatikannya. ia hanya bisa tersenyum dengan sopan.
"semoga kalian akan puas nantinya dengan kinerja anak saya... selamat menikmati pesta ini , terimakasih" kata vano
prok prok prok......
tepukan tamu serempak di dalam ruangan pesta..
"sayang kamu baik baik aja kan?" tanya kinar pada menantunya itu
"emmmm... gpp kok mah" jawab adel
"mana mungkin aku bilang jika ituku sakit... bisa bisa aku malu abis" batin adel
"kak adel... kenzo nangis, om doni sama tante keyna sedang bertemu klien disana" ucap vania
"ya ampun ade nangis... kenapa nangis hmmmm" ucap adel mengambil kenzo dari gendongan vania
"pap.pa hiks..hiksss" ucap kenzo menangis
adel langsung mencari doni karna kenzo ingin bersama papanya... sedangkan doni dan keyna sedang asik bercengkrama bersama para temannya dan juga klien..
"papa.." panggil kenzo dengan suara anak ekcilnya yang begitu menggemaskan. adel sengaja menyuruh adiknya untuk berjalan menghampiri sang papa.
doni dan keyna langsung mengalihkan pandangannya dengan pria kecil dengan setelan jas yang sama dengan doni.
__ADS_1
"ya ampun sayang... anak mama kenapa hmmm, habis nangis sayang?" ucap keyna menggendong kenzo dan menghapus air matanya
"jagoan kenapa, siapa yang ganggu nak" ucap doni
semua teman dan kliennya begitu kagum dengan doni yang sangat menyangi anak anaknya...
"kenalkan ini putraku.. KENZO SAPUTRA GERHANA " ucap doni
" anak anda sangat lucu pak doni" ucap istri kliennya
"tentu.. anak pertamaku juga sangta lucu, tapi sayangnya dia sudah dewasa dan memiliki suami... untung sekarang ada jagoan ini di rumah.. jadi kami tidak kesepian" ucap doni
"hidup pak doni memang sangat bahagia ya... aku sedikit iri" ucap sahabat keyna
"hahahaha.... iya aku sangat bahagia diberikan keluarga yang sangat menyangiku dan mencintaiku, apa lagi istriku sangatlah baik dan juga cantik" ucap doni
ditempat lain varo sedang berkumpul dengan sahabatnya serta sahabat...
"wahhhh pak boss sekarang sudah berjaya nih ye" ucap zaki
"apaan sih lo... kaya lo kaga aja" sahut varo
"guys doain gue ya... seminggu lagi gue tunangan sama jasmin" ucap arka yang memang ingin mengikuti jejak sahabatnya untuk menikah muda
"siapppppp boskuh.." ucap varo dan zaki
"doain gue juga biar dapet momongan cepat guys" ucap varo
"waaahhhhhh... lo udah itu emang?" tanya zaki diangguki dengan senyuman merekah oleh varo
mereka tertawa bersama... sudah lama mereka jarang bercerita seperti ini, karna kesibukan masing masing.. apa lagi arka yang kuliah sambil bekerja di kantor papahnya. zaki yang juga sudah mengambil alih perushaan papahnya sama seperti varo.
"ekhem... pada gosipin apaan sih.." tanya jasmin yang melingkarkan tangannya di leher arka.
"kita bukan cewek yang suka gosip kali.." sahut zaki
"asal kalian tau ya... suamiku ini juga doyan gosip kali, hahaha" ucap adel duduk dipangkuan varo
"panas woyyyyy panas" ucap zaki mengibaskan tangannya
"mir... zaki kepanasan tuh... dinginin gih" ucap arka
"gue bukan kulkas yang bisa dinginin orang" ucap mira
HAHAHAHAHA
semua tertawa bersama...
"para orang tua yang melihat anak anak mereka bahagia.. ikut bahagia.
"akhirnya aku bisa bernafas lega melepaskan anakku dengan jodohnya" ucap doni menajan air matanya agar tidak keluar.
"gue juga sama... anak anak kita akhirnya bisa tumbuh dengan baik dan menjadi keluarga" ucap varo
"gue sebenarnya berat melepas jasmin sama si cunguk... tapi apa mau dikata, jodohnya" ucap kenan
"hahahahah..." doni dan vano tertawa berasama mendengar ucapan kenan.
hai guyssssss... sekian ya cerita alvaro sanjaya... kalau ada yang mau tanya silahkan tulis di kolom komentar ya. nanti aku jawab
END.........
__ADS_1