ALVARO SANJAYA

ALVARO SANJAYA
nikah??????


__ADS_3

4 jam menempuh perjalanan panjang akhirnya mereka sampai ke tempat tujuan, hawa dingin mulai menyentuh kulit mereka.


"Untung gue bawa jaket tebal... Gila dingin banget disini" ucap mira


Vania yang lupa membawa jaket hanya terdiam. Adel menyadari itu.


"Kamu gak bawa jaket?" tanya adel pada vania


"Kelupaan kak... " vania menunduk dan mersakan dingin


"Pake ini aja.. Aku udah pake baju hangat jadi gak terlalu dingin.. Nih pake" adel memberikan jaketnya pada vania


Vania tersenyum senang " makasih ya kak... " ucap vania di balas senyuman oleh adel


Varo melihat kedekatan adik dan kekasihnya merasa senang.


"Van.. Masuk ke dalam istirahat dulu" seru varo pada vania


"Iya kak... Kak adel aku ke dalam dulu ya" pamit vania


"Iya"


"Makasih sayang" ucap varo memeluk adel agar bisa menyalurkan kehangatan.


"Sama sama..." adel membalas pelukan varo. Karna ia memang membutuhkan kehangatan karna dingin di tubuhnya.


"Ekhem.... Mesraan mulu, gak mau masuk kedalam nih?" sindir arka


"Ganggu banget lo" decak varo. Adel hanya tersenyum


"Yeeee gue kan cuma tanya doang" ujar arka


"Ya udah kita masuk yuk" adel menarik tangan varo untuk masuk ke dalam villa.


Semua sudah berkumpul di ruang makan...


"Ini nih... Maunya berdua mulu" seru jasmin


"Iri..?" tanya varo


"Sorry ya... Buat apa iri sama bang varo" ucap jasmin malas

__ADS_1


"Del lo nanti sekamar sama vania ya... Dan jasmin sama mira, kita cowok ber 3" ucap zaki


"Kita ber 3... Gak salah lo zak" ucap varo


"Tenang disana ada kasur 3... Kita gak seranjang kok bro" ucap zaki cekikikan


"Ya lah.. Gue aja ogah ya kita seminggu tidur seranjang" ucap arka


"Pasti lo takut hilap ya... Ngaku lo" tuduh zaki


"Gue normal... Kalau sekamar sama jasmin gue gak nolak dah" girang arka


"Itu mah bahaya keles.." ucap adel


"Bahaya kenapa sayang?" tanya varo menggoda adel


"Bahaya... Bisa bisa nanti jasmin hamil kalau sekamar sama arka" ucap adel


"Gpp dong... Yang penting tanggung jawab" jawab arka serius


"Tanggung jawab pala lo peyang..." sahut jasmin


"Hehe... Gak jadi yangg" takut varo


"Pada mesum lo berdua... Kaya bebeb gue dong, kalem" ucap mira memeluk zaki


"Iya dong... Kita nanti omonginnya kalau udah nikah aja ya beb" ucap zaki diangguki mira


"Elah.... Gak usah muna lo zak" ucap arka


"Udah... Ngapain sih kalian ngomongin hal yang gak penting gini" ucap adel


"Vania mana sih... Gak ikut gabung" tanya jasmin


"Kalau vania ada bahaya... Dia belum pantes denger ucapa vulgar kalian" sinis adel


"Cie..... Sayang adik ipar ceritanya" zaki bersorak


"Ya bagus dong... Kan aku makin sayang" varo memeluk pinggang adel


"Kapan kita jalan jalan?" tanya jasmin

__ADS_1


"Besok pagilah... Sekarang kita istirahat dulu" ucap zaki


"Oke... Kalau gitu kita masuk kamar masing masing... Nanti malam cewek cewek harus masak" ucap arka


"Siappppp.... Yuk min ke kamar" ajak mira


"Aku juga ke kamar dulu ya" ucap adel pada varo


"Iya sayang..."


"Pretttt sayang sayang..." ledek zaki


"Dari pada lo bebeb.. Emangnya bebek" balas varo


"Udah berisik amat... Mending kita nonton 21+ dikamar" ucap arka pelan


"Ide bagus... Untung cewek cewek apada tidur" ucap varo


"Ya elah... Sabun gue tar habis woiiiii, gue gak mau yak hamilin mira nanti" ucap zaki


"Gpp yang penting tanggung jawab" ucap varo enteng


"Gue sih udah bawa sabung lebih... Jaga jaga kalau itu" ucap arka nyengir


"Sialan... Kalian pada udah siapin ,gue kaga ada" ucap varo


"Derita lo" kata zaki dan arka


"Gue jadi pengen nikahin adel, biar cepet halal" ucap varo


"Nikah aja... Bentar lagi tamat kan kita" ucap zaki


"Iya kita tamat... Adel masih lama woiiiii" sahut varo melas


"Apa salahnya nikah diem diem tanpa temen sekolah tau" ucap zaki


Varo berfikir sejenak....


"Ada benernya juga ucapan lo, dengan gue nikah sama adel si yudan gak akan berani deketin adel lagi" ucap varo


"Nahhh bener kata lo" ucap zaki

__ADS_1


__ADS_2