ALVARO SANJAYA

ALVARO SANJAYA
rumah baru kenzo


__ADS_3

semua keluarga berkumpul untuk menyambut kedatangan kenzo. vano serta keluarganya sudah menunggu di rumah doni. kenan pun sama ,disana juga sudah ada para sahabat varo dan juga adel.


mobil doni memasuki perkarangan rumahnya diikuti mobil adel di belakangnya. keyna turun dari mobil dengan wajah begitu bahagia, menggendong kenzo dalam pelukannya.


"kita udah sampai di rumah sayang , liat banyak banget yang nyambut anak mama" ucap keyna mencium pipi gembul kenzo


"wahhhhh... del adik baru lo lucu banget" ucap mira mendekati keyna


"gue kira itu anak lo var sama adel" ucap zaki tertawa


"sembarangan banget lo" ucap varo


"udah yuk kita masuk dulu" ucap doni


mereka sedang berkumpul di ruang keluarga,, semua begitu senang dengan kehadiran kenzo di tengah tengah keluarga gerhana, apa lagi kenzo yang selalu menempel pada adel. mereka sudah seperti adik dan kaka kandung pikir yang lainnya, bahkan varo sendiri merasa iri dan cemburu karna kenzo selalu duduk dipangkuan adel.


"don hebat juga lo pilih anak cowok.. ganteng banget gila" ucap kenan


"jelaslah.. gue bapaknya" ucap doni


" cih.... jangan kepedean" kata vano


"hahaha... tapi yang aku lihat kenzo malah mirip dengan keyna loh.. serius deh" kata kinar


"iya benar.. aku sepemikiran dengan kinar" kata sisil istri kenan


"wahhhh jangan jangan...." kenan menggantung ucapannya membuat yang lainnya penasaran penasaran


"diem lo markonah... gak usah mikir aneh aneh lo kambing" ucap doni kesal

__ADS_1


semua yang melihat kekesalan doni langsung tertawa keras, lain halnya dengan varo yang kesal karna kenzo selalu menempel pada adel. apa lagi duduk nyaman di pangkuan adel membuatnya iri.


"kayaknya ada yang cemburu nih" ucap zaki menyindir varo


"YOI... asem amat tuh muka" sambung arka


"saingan baru lebih cakep sih" kata jasmin


"siap siap deh tuh di madu hahaha" kata mira menimpali


adel menggelengkan kepalanya melihat teman teman menyindir varo...


"gak usah cemburu sayang... aku cuma milik kamu kok, kenzo kan adik aku sama dengan adik ipar kamu.. lagian aku juga sekalian belajar buat ngasuh anak kita nanti hehe" bisik adel sengaja agar varo tidak kesal


benar saja, mata varo langsung berbinar mendengar ucapan adel...


"beneran sayang?" tanya varo


"adek sama bang varo dulu ya sayang, kak adel pegel mangku adek zo terus, gantian sama abang dulu ya" ucap adel memberikan kenzo pada varo


"sini sini... ade sama abang ya, tuh ada kak vania juga loh" ucap varo yang mengetahui jika adiknya (vania), juga sangat ingin mengajak kenzo.


"boleh om ?" tanya vania pada doni


"ya boleh dong vania... biar semua yang ada disini akrab sama ade" ucap doni


"ade pasti seneng ya... banyak  kaka cantik dan abang ganteng" ucap keyna tersenyum


"iya dong.. apa lagi abangnya ade zo ganteng gini kaya aku gini" ucap varo yang mulai dengan kepedeannya

__ADS_1


"gayamu.. gantengan juga papah kali" sahut vano tak mau kalah


"dihhhh.... inget umur dong pah" kata varo


"om van gak mau kalah amat sama anak sendiri" ucap zaki


"harusnya anak itu yang harus ngalah sama bapaknya" sahut kenan membantu vano


para istri sangat malas mendengar perdebatan para pria yang tak berpaedah itu.. memilih untuk ke dapur dan memasak untuk makan bersama.


"yangg... kayaknya ade ngantuk tuh, sini aku bawa ke kamar" ucap adel


"bawa ke kamar papa aja sayang, soalnya kamar ade belum ada " ucap doni


'iya  pa" varo akhirnya memberikan kenzo pada adel karna sedari tadi menguap lebar. sangat lucu


"om kenapa ade gak kasih ke zaki aja sih.. kan zaki sepi di rumah gak ada temen" ucap zaki


"ogah... nanti jelek ketularan kamu... kalau sama om pasti nanti dia jadi ganteng. kalau sama kamu haduhhhh wasalam deh" ucap doni


"om mah gitu" ucap zaki mencibikan bibirnya


"sabar ya zak, mertua gue emang jujur banget orangnya.. untung mira kaga ada disini, kalau ada siap siap malu dia" ucap varo tertawa terbahak bahak


"untung gue masih ada cakepnya" kata arka


"gak usah pede kamu..., saya juga terima kamu jadi calon mantu terpaksa" ucap kenan bercanda membuat arka kicep


"hahahaha... cuma gue yang bener disini" kata varo

__ADS_1


"bener apanya.. kalau bukan anak papah kamu ditolak mentah mentah sama doni" ucap vano membuat varo menggaruk kepalanya yang tak gatal


begitulah mereka jika sudah berkumpul.. pasti ada saja perdebtaan dan juga keisengan para orang tua pada anak anak muda.


__ADS_2