
varo merasa ada yang aneh dengan adel, sejak kejadian dengan alea adel hanya diam tak berbicara apapun.. dan sesekali hanya trsenyum menyahuti kata kata temannya.. namun dengan bvaro diam dan merasa tidak dengar.
"aku pesenin kamu makanan dulu ya.." ucap varo dibalas dehemen singkat oleh adel
yang lainnya begitu paham dengan perasaan adel, istri mana yang senang jika suami dicium wanita lain, apa lagi di depan umum..
"lo baik baik aja kan del?" tanya jasmin
"gue baik kok.." jawab adel tersenyum dan jasmin maupun mira sangat tau.. jika itu bukan senyuman seperti biasa melainkan terpaksa
"guys gue kaykanya mau belanja deh.. gpp kan?" tanya adel kepada teman temannya
"tapi kan varo lagi pesan makan buat lo del" ucap mira
"gpp.. buat lo aja mir... gue gak laper" ucap adel yang langsung pergi menjauh
arka dan zaki mengutuk varo dalam hati mereka... bisa bisanya dengan enteng varo mengatakan anggap aja ciuman perpisahan.. bener bener gila pikir mereka.
"kasian adel... seharusnya tuh cewek gue jambak jambak sampai botak" ucap jasmin
"jangan sampe botak min... kurang itu mah" kata mira
"sayang ini.............." varo ,melihat sekelilingnya namun tak melihat adel disana
"adel pergi belanja var" kata arka yang mengetahui jika varo mencari cari adel
__ADS_1
"kok belanja???.. kenapa gak nunggu gue?" tanya varo
mira dan jasmin mengidihkan bahunya acuh...
"lo jadi suami gak peka banget sih.." sahut zaki.. "jelas jelas istri lo lagi kesel gara gara lo ciuman sama cewek lainm di depan die... lo malah seolah gak ada apa apa" ucap zaki lagi
"bukan ciuman zak... tapi di sosor tiba tiba" arka memperbaiki ucapan zaki
"sama aja... mana pake bilang ciuman perpisahan lagi ke itu cewek.. itu sama aja lo kayak nerima ciuman dia var, pantas aja adel marah" ucap zaki
"gue setuju sama ucapan zaki... lagian siapa sih yang suka liat suaminya dicium cewek lain" sambung jasmin
varo yang merasa bersalah mencoba menghubungi adel namun ponsel tidak bisa dihubungi..
"gue cari adel dulu.. kalian tunggu disini" ucap varo yang langsung pergi untuk mencari adel
namun langkah terhenti saat melihat adel yang sedang berada di tempat boneka. dengan cepat varo menyusul adel sebelum kehilangan jejaknya lagi.
"aku cariin kemana mana ternyata kamu disini sayang" ucap varo. adel langsung melirik varo sekilas dan kembali memperhatikan boneka boneka di depannya
"kamu marah sayang?" tanya varo
"ya jelas bini lo lagi marah var... **** banget sih pake tanya lagi" batin varo
varo yang melihat adel tak perduli dengan kehadirannya langsung menarik dan mencium adel di depan umum.. tak peduli banyak mata menatap mereka. yang jelas varo tidak suka jika di diamkan seperti ini dengan adel.
__ADS_1
"kamu apa apaan sih" ucap adel yang sudah memeluk varo karna malu dengan tatapan mata orang yang melihatnya
"habisnya kamu diemin aku kaya gitu.. aku tau kamu marah sama aku gara gara alea cium aku kan?"
"gak marah cuma kesel"
"sama aja sayang... muaach, muach, muach, bekas alea udah hilang, hanya ada bekas birbir kamu aja" ucap varo mencium kening adel
"apaan sih kamu" ucap adel malu
"cieee malu nih yeeee... tadi aja marah aku dicium cewek lain, aku cium kamu malah malu.. dasar" varo mencubit hidung adel dengan gemas
"udah deh... sekarang beliin aku boneka itu" kata adel menunjuk boneka teddy bear yang berwarna coklat dan berukuran besar
"kamu mau itu?" tanya varo
"he..em" sahut adel memajukan bibirnya membuat varo gemas
"tapi janji gak marah lagi ya" kata varo
"aku gak marah varo... cuma kesel"
"apapun itu sayang... aku gak suka kamu diemin aku" ucap varo menangkup keduan pipi adel. dan tiba tiba adel mengecup bibirnya.
"aissssss.... udah mulai berani nih" kata varo menggoda adel
__ADS_1
semua yang melihat kemesraan sepasang sejoli itu merasa iri dan juga banyak yang bersorak senang nelihat keromantisan sepasang kekasih ini.