ALVARO SANJAYA

ALVARO SANJAYA
musuh baru lagi....


__ADS_3

Pagi pagi varo sudah berada di depan rumah adel... Kalian pasti taulah varo mau ngapain kan ya.


Adel keluar rumah dengan seragam yang sudah rapi..


"Yuk jalan" ucap adel menaiki motor varo


"Pake helm dulu kali.." tegur varo


"Ohhh iya lupa hehe"


Varo memberikan helm kepada adel dan langsung di pakai.


"Udah siap?" tanya varo


"Udah..."


Sepanjang jalan adel melingkarkan tangannya di perut varo... Dan menidurkan kepalanya di punggung varo.


"Jangan tidur sayang... Tar kamu jatuh" tegur varo memegang tangan adel.


"Hmmmmm...." ucap adel


"Kamu udah sarapan?" tanya varo


"Udah kok... Setiap hari aku pasti sarapan" jawab adel


"Temenin aku sarapan yuk... Aku belom" ucap varo


"Habis istirahat yah" ujar adel


"No..... Bukan sarapannya namanya sayang, sampai sekolah langsung kantin" kata varo


"Nanti kan kitaausk kelas pasti udah cepet belnya"


"Gpp sayang.... Tenang aja"


"Kamu ngajak aku bolos ya?" tanya adel


"Gak kok... Kan cuman makan" sanggah varo


"Ya udah... Lagian kenapa sih gak sarapan di rumah... Emang tante kinar gak masakin apa" tanya adel


"Masak kok... Aku takut telat jemput kamu nanti kalau sarapan di rumah" ucap varo


"Kalau udah siang jangan jemputlah... Kan aku bisa berangkat sendiri"

__ADS_1


"Apa gunanya kamu punya pacar kalau sekolah masih berangkat sendiri"


Adel memang gak pernah menang kalau bicara dengan varo. Selalu ada saja jawabannya.


"Kok diam?" tanya varo


"Gpp...," sahut adel


Mereka akhirnya sampai di sekolah... Semua mata siswa siswi menatap adel dan varo. Yang mereka tau bahwa sepasang sejoli itu sudah putus.


"Kok mereka sama sama lagi"


"Bukannya varo sama erin ya"


"Cieee balikan..."


"Mereka emang cocok sih"


"Ehhhh mereka balikan ya"


"Kok bareng varo... Bukannya putus"


"Sudah dijadiin taruhan masih aja mau balik..."


Banyak ucapan ucapan yang masuk di telinga adel dan varo namun keduanya tak mau gubris...


"Aku tungguin kamu aja disini" sahut varo


"Kalau kamu tungguin tar makannya lama... Kamu pesen dulu aja sana nanti aku nyusul.. Gak lama kok" ucap adel


" ya udah deh... Cepet ya"


"Iya...."


Adel memasuki toilet untuk buang air kecil..


Saat sudah selesai tiba tiba ada yang mendorong adel keras hingga terjatuh.


Awhhhh...


"Maksud lo apa hah" marah adel


"Harusnya gue yang nanya.. Maksud lo apa hah..  Pasti gara gara lo kan sepupu gue keluar dari sekolah ini dan keluarganya bangkrut" ucap seseorang.


"Sepupu lo siapa... Gue aja gak kenal sama lo, jangan fitnah gue dong"  adel tak terima

__ADS_1


Adel merasa baru pertama kali melihat sosok wanita di depannya ini.


"Gue gak fitnah... Gara gara lo erina keluar dari sekolah ini... Dan dia jadi setres, semua gara gara lo kan... Lo yang buat keluarga erina hancur dan juga karirnya kan... Perempuan gak punya otak lo ya.. gak punya hati"


PLAKKK


Adel memegang pipinya yang merasa nyeri..


"Gue gak pernah lakuin apapun sama erin... Lo salah orang" ucap adel membela diri


"Diam lo cewek kampung"


"Erin gak ada disini... Sekarang gue disini yang bakal balas dendam perbuatan lo itu" wanita itu pergi keluar dari toilet


Adel diam termenung memikirkan ucapan wanita itu..


Kenapa gue yang salah... Bahkan gue gak tau erin keluar dari sekolah ini


wajah memar adel sengaja ia tutupi dengan masker karna tak ingin varo mengetahuinya... Adel menghampiri varo di kantin seolah tidak terjadi apa apa dengannya


"Udah pesen makan?" tanya adel


Varo yang melihat aneh dengan kekasihnya itu memicingkan matanya..


"Kamu kenapa pake masker?" tanya varo


"Gpp kok... Cuma lagi waspada aja" sahut adel


"Hah.... Waspada apaan ,kamu jangan aneh aneh deh sayang... Gak sakit kan?"


"Aku gpp kok var...  Aku lagi waspada sama corona aja... Kan lagi marak tuh"  ucap adel


"Kan aku gak kena corona... Ngapain pake masker deket aku" sahut varo


"Ya.... Siapa tau"


"Siapa tau apa?... Kamu ngira aku kena corona ,kamu gak percaya sama aku?" tanya varo


Duhhh kenapa jadi gini sih.... Varo cerewet banget deh.


"Percaya kok var"


"Gak... Kamu pasti gak percaya... Kita ke rumah sakit periksa" varo menarik adel


"Ihhh varo... Aku gak bilang kamu kena corona.. Kan waspada doang" jengkel adel

__ADS_1


"Disini cuma ada aku sama kamu sayang... Buka maskernya" varo semakin curiga


__ADS_2