
Varo menyendiri di rooftop sekolah, menutup matanya merasakan hembusan angin yang menyentuh kulitnya... Varo masih bingung dengan prasaan ia yang sebenarnya pada adel tapi saat melihat adel dengan cowok lain emosinya terus memuncak ingin menghajar cowok itu.
"Apa iya gue suka sama lo del..." ucap varo lirih
"Dicari ternyata disini" ucap arka
"Lo kenapa gak ikut pelajaran var, jangan terlalu dipikirin masalah adel" ucap zaki
"Gue suka sama dia" ucap varo pelan masih bisa di dengar oleh arka dan zaki
"APA..." teriak zaki arka
"Gue suka sama adel.. Gue sayang sama dia.. Bahkan gue cinta sama dia" teriak varo bangun dari duduknya dan tersenyum
"Kesurupan lo var" ucap zaki begidik ngeri.
"Gue bakal jujur sama dia bro... Gue gak mau kehilangan adel" ucap varo pergi untuk mencari adel ke kelasnya
"Tuh kan... Sia sia kita cari dia..hawatir pula.. Malah senyum senyum, teriak teriak... Gue sayang dia.. Gue cinta dia...." gerutu zaki
"Diem lo..." sahut arka pergi meninggalkan zaki
"Tuh tuh... Apa kata gue, ditinggal mulu" kesal zaki
Varo ingin mencari adel di kelasnya.. Namun sialnya masih ada guru yang mengajar di kelas. Varo melihat adel dari jendela, tanpa disadari ia tersenyum melihat wajah bingung adel yang serius menatap ke depan.
"Cantik.." ucap varo
"Ayo loh... Cantik cantik, bisa ae lo bambang" sahut zaki menepuk keras bahu varo
Arka hanya tertawa melihat perlakuan zaki...
"Ngapain lo diem disini... Katanya mau cari adel" ucap arka
"Lo gak lihat ada guru di kelasnya" sinis varo
"Kirain bakal tetap masuk... Demi cinta gitu" ucap arka menahan tawanya
"Jasmin liati lo tuh" bohong varo
__ADS_1
"Mana.." arka langsung mencari cari tempat duduk jasmin
"Kirain lagi liatin lo.. Ternyata dia liat temen sebelahnya hehe" garing varo
"Gak lucu lo var.. Gak ada bakat ngelawak gak usah sok mau ngelucu" sarkas zaki
"Bener banget lo ki" sambung arka
"Mira lumayan juga yak" ucap zaki
"Galak.." ucap arka dan varo bersamaan
"Galak karna belum pacaran.. Kalau udah pacaran pasti sayang sayangan" kata zaki
"Alah.. jomblo mah jomblo aja" sahut varo
"Kalian ngapain disini?" sentak guru yang mengajar tadi di kelas varo
"Ehhh pak cupcup" ucap zaki cengengesen
"Saya tanya.. Ngapain kalian disini, kenapa bolos di jam pelajaran saya.. mau nilai kalian saya kurangin" marah pak yusuf
"Siapa kamu bilang cup hah... Nama saya yusuf bukan cup"
"Itu panggilan kesayangan kita untuk bapak" ucap varo
"Diem kalian... Sekarang lari lapangan 20 kali... Cepat" teriak pak yusuf
Mereka berlari keliling lapangan karna bolos pelajaran kelas pak yusuf.
"Gara gara lo var... Kita di hukum" gerutu zaki
"Nyesel gue nyusul lo tadi" sambung arka
"Berisik ah.... Lari aja kenapa" sahut varo
Mereka berlari keliling lapangan dengan keringat bercucuran, seragam yang sudah acak acakan membuat mereka terlihat semakin keren dimata siswi siwi sekolah...
Teriakan histeris saat arka membuka seragamnya dan menyisakan kaos putih polos melihatkan bentuk dadanya yang sedikit berbentuk.
__ADS_1
"Ya ampun kak arka seksi banget gila"
"Omg... Arka"
"Mau dong dipeluk arka"
"Varo keren banget"
"Aaaaaa kak zaki.."
Banyak ucapan ucapan para siswi yang begitu menyukai 3 pria idola sekolah itu.
Tanpa sengaja adel dkk melihat ke arah lapangan namun bersikap acuh.. Walaupun sebenarnya dihati adel dan jasmin begitu penasaran.
Arka yang melihat jasmin langsung memanggil dengan berteriak.
"Jasmin.." teriak arka berlari ke arah jasmin
Jasmin melirik arka yang sedang mendekatinya.
"Apa.." ucap jasmin cuek
"Boleh gue minta tolong.."
"Minta tolong buat?" tanya jasmin
"Gue nitip beli minuman 3 ya di kantin... Lo mau ke kantin kan" ucap arka yang masih ngos ngosan
"Kenapa lo gak minta bantuan sama fans fans alay itu... Mereka pasti mau lah" sinis jasmin
"Gue gak kenal mereka" ucap arka
"Gak kenal tapi disenyumin mulu" gumam jasmin yang di dengar arka.
"jangan cemburu.. aku sayangnya cuma sama kamu, dari dulu sampai sekarang" ucpa arka
Blushhhh
pipi jasmin merona saat mendengat ucapan manis arka padanya
__ADS_1
Adel dan mira hanya diam melihat percakapan arka dan jasmin.by