ALVARO SANJAYA

ALVARO SANJAYA
BONCHAP 4


__ADS_3

"sayang sini... mama ingin bicara sebentar" ucap keyna memanggil adel yang sedang bermain bersama kenzo.


"ada apa ma?.." tanya adel mendekati mamanya


"mama minta kamu jaga diri baik baik, jangan ceroboh sayang... inget kalau kamu sedang membawa 1 nyawa lagi di dalam rahimmu, jangan membuat suami kamu hawatir.." lata keyna


"apa varo yang menyuruh mama bicara kaya gini sama aku?" tanya adel


"varo itu tidak ingin sesuatu yang buruk terjadi sama kamu dan juga naka kalian... wajar jika dia merasa hawatir sayang, apa lagi kamu tidak pernah mau dengar apa yang baru katakan.. mau tidak mau  varo meminta bantuan mama untuk bicara baik baik sama kamu" kata keyna membuat adel menganggukan kepalanya.


keyna melihat raut wajah sedih putrinya,,, mungkin adel merasa bersala terhadap varo, semoga saja dengan ini adel bisa menurut apa kata varo.


"papa kapan pulang ma?" tanya adel


"kayaknya papa akan lembur hari ini.." kata keyna


"semoga zo cepat besar ya ma... supaya zo bisa bantu papa kerja, kasian papa kalau kerja lembur terus" kata adel


"iya sayang semoga ya.. mama juga ingin loihat zo cepet besar, ohh ya mending kamu istirahat deh.. pasti kamu capek" kata keyna


"gak deh ma... kayaknya aku mau pulang aja, varo juga lagi bentar pulang" kata adel


saat adel mengucapkan itu, tiba tiba suara yang baru saja namanya ia ucapkan terdengar di ambang pintu,,


"suamimu disini sayang.." ucap varo yang baru saja masuk ke dalam rumah doni


varo tak ingin jika istrinya pulamg sendiri dengan membawa mobil tanpa supir, cukup hari ini varo mendengar itu.


"sayang" ucap adel segera memeluk varo

__ADS_1


"kamu mulai nakal hmmmm...siapa suruh bawa mobil sendiri?"  kata varo mencubit kecil hidung adel


"maaf... aku salah" kata adel menunduk


"gpp sayang, sekarang kamu tau kan kenapa aku larang kamu, over ke kamu, itu buat keselamatan kamu dan anak kita yang disni" varo mengelus perut rata adel.


sungguh adel merasa bahagia memiliki orang orang yang sangat menyayanginya se;ain orang tuanya..


"iya kau ngerti... terus kamu ngapain kesini?, kan aku bawa mobil" kata adel melingkarkan tangannya di pinggang varo


"tentu aja buat jemput istriku... aku gak akan tenang kalau kamu pulang bawa mobil sendiri sayang, mangkanya aku kesini jemput kamu.. soal mobil nanti biar supirku yang bawa" kata varo


"ekhem.... kamu gak mau salam dulu sama mama var?" tanya keyna


"ehhh mama, maaf ma.. tadi asik sama adel" varo langsung menyalami tangan keyna


"del... ajak varo makan dulu, kasian baru dateng dari kantro"


"ya sudah kalau begitu... adel juga harus banyak istirahat.." kata keyna. varo menganggukan kepalanya


"hai ade, abang bawa mainan motor motoran nih" ucap varo memberikan mainan pada kenzo


"makasih abang" kata kenzo


"sama sama  ade" varo mengacak rambut kenzo


adel yang melihat itu semakin tidak sabar untuk melihat anaknya lahir.. apa lagi melihat varo sangat suka dengan anak kecil, setiap bertemu kenzo selalu saja varo membelikan mainan, entaj robot, mobil mobilan, padahal kenzo sudah banyak punya mainan yang dibelikan sang papa.


"jangan dibeliin mainan terus yangg... nanti gak mau tidur loh malam malam, mintanya main mulu" kata adel

__ADS_1


"emang bener gitu ma?" tanya varo pada keyna


"yaaa... sama kaya papa kalian kalau pulang bawa mainan terus, ujung ujungnya minta main sampai malam" kata keyna


"hahahahaha.. pasti papa begadang mulu tuh" kata varo


"nanti juga kamu merasakannya var" kata keyna


"iya ma... varo bakal lakuin kaya papa doni juga, iya kan sayang?" ucap varo menrima tatapan tajam dari adel


"aku gak mau anak aku manja nanti... awas aja kamu beliin mainan terus," kata adel mengancam


"aku bercanda sayang.."


"ya udah ma... adel sama varo pulang dulu ya, di luar mendung banget.. takut nanti hujan deras" kata adel


"iya sayang... hati hati ya, inget jangan kecapean" ucap keyna


"salamin mama sama mertua kamu ya del" sambung keyna lagi


"siaaapppp ma..." ucap adel menyalami tangan mamanya bersama dengan varo


kenzo yang melihat adel akan pergi  hanya diam... padahal kenzo sangat ingin jika kakanya menginap di rumah dan tidur dengannya..


"ade jangan diem aja dong... sakim sini" kata adel


"pasti bentar lagi nangis yang" bisik varo


dengan cepat adel mencubit perut varo, membuat sang empunya memekik sakit..

__ADS_1


"ade besok main ke rumah kaka ya.. nanti dijemput sama supir bang varo" kata adel membuat wajah muram kenzo menjadi tersenyum senang


"ya udah yuk sayang" ajak varo


__ADS_2