ALVARO SANJAYA

ALVARO SANJAYA
perhatian varo


__ADS_3

Varo membuka paksa masker yang digunakan adel, matanya menatap lekat ke arah pipi yang awalnya mulus kini menjadi memerah karna memar.


"Siapa yang lakuin ini..?" tanya varo tegas


"Gak ada... A...a..aku tadi kepentok pintu" ucap adel gugup


"Siapa del...." bentak varo


"Gak tau... Aku gak kenal orangnya" ucap adel menunduk takut


Varo jadi gak tega memarahi adel yang sudah ketakutan karna ulahnya..


"Jangan takut sayang... Sini aku obatin" ucap varo pelan


Varo meminta es batu di kantin untuk  mengobat lebam di wajah adel.


"Apa sakit?" tanya varo menempelkan es batu di pipi adel.


"Sedikit...." lirih adel sambil meringis kesakitan


varo menyentuh pipi adel dengan sayang... merasa kasian setiap adel meringis menahan sakit.


Aku akan cari tahu... Siapa yang berani melukai gadisku.


"Istirahatlah di uks... Lebih baik jangan masuk kelas dulu.. Aku bakal ijinin kamu" ucap varo


"Makasih..." ucap adel


"Pacarku kalem banget jawabnya" ujar varo


"Kan lagi sakit var.." manja adel memanyunkan bibirnya.


®®®


Sementara ini adel berada di uks untuk beristirahat, sedangkan varo meminta ijin pada guru yang mengajar di kelas adel.


Jasmin dan mira terkjeut mendengar adel sedang sakit di uks.


"Bukannya kemarin baik baik aja ya mir" bisik jasmin


"Gak tau juga... Nanti kita liat aja" ucap mira


Selesai mengijinkan adel... Varo balik ke uks untuk melihat kondisi kekasihnya.


"Sayang.... " varo membuka pintu uks dan ternyata adel sedang tertidur pulas.


Varo tersenyum melihat tidur adel yang begitu tenang...

__ADS_1


"Tidurlah yang nyenyak sayang... Aku akan membalas siapapun yang melukai kamu" gumam varo


Jam istirahat jasmin, mira, zaki dan arka berbondong bondong ke ruang uks untuk melihat keadaan adel.


Sedangkan varo membeli makanan ke kantin buat adel.


"Adel... " teriak jasmin


"TOA amat lo" ujar zaki


"Del lo kenapa bisa begini... Siapa yang buat lo babak belur del" tanya mira


"Gue gpp kok, kalian gak usah hawatir" ucap adel


"Gimana gak hawatir del.. Liat pipi lo memar gitu, pasti sakit kan" seru jasmin


"Iya del.. Gak mungkin pipi lo bekas jatuh kan... Jelas banget bekas di tampar" sambung arka


"Siapa yang berani tampar lo del" ucap jasmin marah


"Gak ada kok min..." lirih adel


"Del... Gimana keadaan lo" yudan yang baru datang langsung mendekati adel


"Baik kok kak... Lo kok bisa kesini?" tanya adel


"Gue dikasih anak kelas lo.. Katanya lo di uks lagi sakit" sahut yudan


"Kak yudan bawa apaan tuh" ucap jasmin melirik bawaan yudan


"Ini roti buat adel... Kan lagi sakit" ujar yudan


"Ya ampun kak... Gak usah repot repot" ucap adel tak enak


"Gak repot kok del... Kebetulan gue langsung ke kantin tadi buat makan" ucap yudan


"Kalau adel gak mau.. Buat gue aja kak.. Gue mau kok rotinya ,apa lagi orangnya.. Mau banget deh" ucap jasmin tersenyum malu


"Gak usah ganjen...." arka langsung merangkul leher jasmin dan menutup matanya


"Aduhhh... Arka, lepasin ihhh" jasmin meronta


"Gak mau..." kekeh arka


"Arkaaaaa.... Lepasin elah, gak bisa liat nih" rengek jasmin


"Mangaknya jangan ganjen, udah punya suami juga" kesal arka

__ADS_1


"Kapan nikahnya coba... bilang suami suami" gerutu jasmin


"Gaspol brooooo" ucap zaki


"Pastinya.... Jasmin udah di takdirin buat gue.. Tanya aja authornya" ucap arka pede


"Sok tau banget" sinis jasmin


Tiba tiba varo datang membawa makanan..


"Sayang aku bawa....." ucapan varo terhenti kala melihat yudan duduk di dekat kekasihnya


"Ngapain lo kesini?, jauh jauh dari cewek gue" ucap varo sinis


"Var... Jangan gitu deh" tegur adel


"Kalian....?" tanya yudan melirik ke varo dan adel bergantian


"Ya gue sama adel baikan... Dan gak akan ada kata putus" sinis varo


"Bener del" tanya yudan menatap adel


"Be...bener kak" kata adel kikuk


"Aduh sakit hati abang dek" ucap zaki drama


"Ya udah gpp.... Kalau dia nyakitin lo, bilang aja sama gue" kata yudan tersenyum


"Gak akan.." ucap varo


"Iya kak..." ucap adel tersenyum


"Gak usah senyum gitu juga sayang" kesal varo


"Apaan sih..." adel menatap kesal varo


"Gue pergi dulu del... Cepet sembuh" kata yudan mengelus rambut adel


"Lo...." belum selesai varo memaki yudan  tangannya sudah decegah adel.


"Jangan marah marah mulu.. Tar cepet tua, aku gak mau punya pacar keriput" ucap adel.


Varo melongo mendengar ucapan adel...


"Aku tidak akan cepet tua yangg,," ucap varo


"Sekarang aja udah tua" sindir jasmin

__ADS_1


"Diem bocah" sentak varo


Jasmin hanya bisa nyengir dengan menampilkan 2 jarinya.


__ADS_2