
seperginya alea mereka langsung tertawa bersama, sangat menyenangkan bagi mereka mengerjai seseorang yang memiliki niat terselubung, apa lagi mereka adalah orang orang yang tidak gampang untuk di usik dan juga didekati...
"hahahah kalian lihat wajah gadis itu... aku ingin sekali tertawa saat dia dengan pedenya bilang MANA MUNGKIN KAU TIDAK TERTARIK PADAKU... hahahaha pasti dia sangat malu.." ucap zaki tertawa terbahak bahak
"kalau aja adel ada disini ,mungkin gadis itu akan menciut dan kalah saing.... wajah putih karna bedak saja belagu" kata arka
"kalian dari tadi mengucapkan dia gadis terus... apa kalian yakin dia masih gadis?" seru varo menyeruput minumannya
"memang lo tau dia gadis atau bukan?"tanya zaki
"tentu gue tau" ucap varo dengan entengnya
arka dan zaki saling memandang satu sama lain... mereka berfikiran yang sama tentang varo..sekarang
"jangan bilang kalau lo yang ambil perawan tuh cewek" tebak arka sedikit mencodongkan tubuhnya pada varo
"astagfirullah varo... kalau lo udah gakmtahan pengen wik wik sama adel... jangan anak orang lo embat juga keles, kalau adel tau bisa bisa lo di ceraiin sebelum ena ena, atau gak lo ditalak 3 dah" kata zaki penuh drama
"kalian kalau ngomong emang gak pernah mikir dulu ya.. mana mungkin gue lakuin itu sama tuh cewek.. gue masih suci" ucap varo
"terus lo tau dari mana kalau tuh cewek udah kaga perawan?" tanya arka
"iya lo tau dari mana hah... gak mungkin kan lo lihat tadi" ucap zaki langsung mendapatkan jitakan keras oleh varo
"sembarangan lo... mending gue lihat punya bini" sahut varo
"ya elah var... lo berbelit banget sih, dari mana lo tau hah" kata arka yang penasaran
"bisa lihat dari jalannya... ngangkang kaya gitu, pasti udah banyak di pake cowok" jawab varo
arka yang mendengar jawaban varo mebulatkan mulutnya....sahabatnya ini begitu detail memperhatikan seseorang sampai dalam dalamnya pun tau...
"gila lo var.... segitunya amat lo liatin tuh cewek.." ucap zaki
__ADS_1
"gak juga kali.... gue gak sengaja aja liat waktu dia pergi tadi" kata varo dan tiba tiba ponselnya bergetar
dddrrrrtttttt
ddrrtttttttt
ddrrttttttt
deringan telpon varo berbunyi... panggilan masuk dari adel, varo tentu saja senang karna adel menelponnya...
my wife 💓
"hallo sayang,, ada apa?" tanya varo
"kamu kapan pulangnya"
"iya ini aku lagi bentar pulang kok" sahut varo tersenyum senang
"iya sayang iya... tunggu aku bentar lagi pulang kok, sabar ya" ucap varo
zaki dan arka sedikit iri dengan hubungan sahabatnya yang sudah menikah ini, setiap telponan selalu mesra...
"bini lo minta di jemput var?" tanya arka
"kaga, gue bakal nginep disana, mertua gue lagi kondangan, kasian adel sendiri di rumahnya... gue balik duluan ya bro" pamit varo pada zaki dan juga arka
"oke... salam aja buat adel" kata zaki
"oke.... gue pulang bro byeeee"
varo langsung buru buru keparkiran motornya... disana ternyata ada alea yang menunggunya,. entah apa yang di inginkan wanita itu.. padahal varo sudah mengeluarkan kata kata tak pantas untuknya..
"ngapain lo di deket motor gue" tanya varo tak suka
__ADS_1
"varo... aku mau minta maaf karna udah ganggu kamu sama temen temen kamu tadi," ucap alea memasang wajah sendunya
"udah?" tanya varo cuek
"varo... apa aku boleh minta no ponsel kamu?" tanya alea penuh harap
"cih... cewek murahan.. gak ada rasa malunya banget, jelas jelas gue udah jelek jelekin dia tadi, masih aja gak nyerah" batin varo
"sorry... gue gak punya hp" ucap varo
"pasti lo bohong kan" lagi lagi alea menyentuh pundak varo dan di tepis keras oleh varo
"lo gak ada malu malunya ya hah... gue kan udah bilang jangan sentuh gue, asal lo tau ya,, gue gak suka di ganggu bahkan di sentuh oleh siapapun kecuali ISTRI GUE" ucap varo menekankan kata istri pada alea
alea yang mendengarpun begitu syok.. mana mungkin varo yang masih SMA sudah memiliki istri begitu pikirnya..
"hahahaha... lo bercanda kan? mana mungkin lo udah punya istri, lo ajan masih sekolah, bahkan baru lulus" ucap alea tertawa
"terserah"
varo langsung memakai helmnya dan naik kemotor, pergi meninggalkan alea sindirian di area parkir..
"ISHHHHHH,,,, kenapa gagal lagi sih, pokonya gue harus dapetin varo... dia anak orang kaya, dia bisa jadi target gue selanjutnya" ucap alea mengepalkan tanganya
arka dan zaki menyaksikan semua kejadian itu... dan memandnag jijik pada alea
"kasian banget sih lo.... udah tau temen gue gak doyan yang bekas masih aja ngeyel" ucap zaki
"gue gak kenal lo... jangan ikut campur" ucap alea
" yang berhubungan dengan temen gue ... pastinya jadi urusan gue juga keles" sahut arka
alea sangat malas bila berdebat dengan kedua pria di depannya ini.. dan memilih pergi.
__ADS_1