ALVARO SANJAYA

ALVARO SANJAYA
putriku adalah hidupku


__ADS_3

Keesokan harinya... Doni, kenan, vano, dan varo sudah bersiap untuk misi menyelamatkan adel. Tak ada yang tahu jika adel di culik.. Baik sahabat varo maupun adel, serta para istri mereka.


Sengaja mereka menyembunyikan ini semua agar tidak terlalu membuat hawatir terutama bagi keyna.


"Apa papa sudah tau dimana adel disekap?" tanya varo


"Sudah... Adel memberikan sinyal bahaya pada papa, jadi kau tenang saja" ucap doni


"Gue gak pernah meragukan lo di saat seperti ini don... Lo yang terbaik" puji kenan


"Misi ini mengingatkan gue sama kejadian dulu saat varo di culik... Tapi gue harap kali ini gak ada korban dari kita... Semua harus dalam pengawasan dan saling melindungi... Buat kamu var, terus berada di dekat papah" ucap vano menatap tajam varo


"Iya pah..."


"Gue sudah siapin senjata buat kalian semua... Kalian bisa pilih ini" doni menyiapkan beberapa senjata berupa pistol.


"Wow... Keren, gue suka nih" ucap kenan sumringah


"Kita pergi sekarang... Sebelum mereka menyadari kita sudah mengetahui persembuyiannya" ucap doni


Mereka bergerak dang melangkah menuju mobil masing masing... Dengan membawa banyak pengawal yang memang sudah terlatih dalam ilmu bela diri.


•••


"Akhhhh... " sebuah pecutan diberikan zean pada adel


"Hahahahaha... Sakit?, iya sakit?.." ucap zean tertawa terbahak bahak melihat adel kesakitan

__ADS_1


"Kenapa lo culik gue hah... Apa salah gue sama lo" adel masih tak mau kalah dengan zean.


"Karna lo wanita penggoda... Karna lo udah buat hancur adik sepupu gue... Karna lo adik sepupu gue kehilangan semuanya, karna lo adel.. Jadi sekarang terima semua akibatnya" ucap sinis zean


"Tapi gue gak pernah cari masalah sama sepupu lo... Gue bukan penggoda, harusnya lo cari dulu kebenarannya sebelum salahin gue, sepupu lo itu terlalu mencintai orang... Dan sudah melakukan kekerasan sama gue" ucap adel


"Gue gak peduli sama sekali... Yang jelas gara gara lo... Om dan tante gue gila, karna lo erin menjadi pendiam... Semua gara gara lo.. Andai saja lo tidak mengambil semua milik keluarga erin.. Mereka gak akan kaya gini" ucap zean emosi


"Harusnya lo tau... Erinlah yang membuat hidupnya menderita sendiri... Dia yang terlalu berfikiran sempit" ucap adel


Zean langsung melayangkan sebuah pecutan di tubuh adel...


"Aakhhhhh.... Bunuh gue, kalau lo mau balas dendam karna erin.. Bunuh gue sekarang" ucap adel menangis menahan sakit di tubuhnya


"Tentu... Gue akan membuat lo mati secara perlahan..." zean mengambil sebuah pisau kecil dan mengarahkan di wajah adel


"Sakit kah?... Wajah yang lo puja puja ini akan gue bikin hancur hari ini" bisik zean tersenyum licik


"Lo akan menyesal zean... Papa gue bakal dateng buat nolong gue... Dan lo akan terima semua yang lo lakuin ke gue" ucap adel lirih


"Gue gak takut" ucap zean


Zean kembali menyayat pipi kiri adel, hingga membuat kedua pipinya mengeluarkan darah, adel terus mengerang sakit dan menangis ,ia tidak bisa melakukam apapun karna tangan dan kakinya diikat ,sekujur tubuhnya sakit karna pecutan yang diterima bertubi tubi.


•••


"Don lo kenapa?" tanya kenan yang melihat doni gelisah

__ADS_1


"Gue gak tau... Prasaan gue gak enak ,tiba tiba tubuh gue sakit banget ken" ucap doni menggerakan tubuhnya


Ponsel doni tiba tiba berbunyi nyaring... telpom masuk dari keyna sang istri.


"Hallo sayang.. Ada apa?" tanya doni pada keyna.


Keyna menelpon doni karna prasaan seorang ibu begitu kuat dengan anaknya.. Keyna juga merasakan apa yang dirasakan doni.. Merasa gelisah dan sakit. Padahal mereka baik baik saja tidak ada luka atau apapun itu.


"Pa... Prasaan mama gak enak, tolong jemput adel di rumah temannya ya pa" pinta keyna. Doni memang bilang bahwa adel sedang ijin buat menginap di rumah temannya.


"Sayang... Udah jangan terlalu hawatir ,adel sedang dengan temannya yang di rumah sendiri karna orang tuanya keluar negri.. Kalau adel pulang siapa yang jaga temannya.. Kasian" ucap doni


"Tapi pa... Aku gak tenang, suruh aja adel bawa temannya ke rumah, aku hubungin adel juga gak aktif" ucap keyna


"Papa sudah kasih saran itu ma... Tapi adel bilang dia gak bisa karna temannya ini disuruh jaga rumah, pembantunya lagi pulang kampung" sahut doni mencari alasan yang logis.


"Ya sudah... Aku bakal pulang malam dari rumah sakit, kamu semangat kerjanya pa" ucap keyna


"Iya sayang... Assalamualaikum" pamit doni


"Waalaikumsalam" balas keyna menutup telponnya


"Perasaan ibu selalu kuat don" ucap kenan yang berada 1 mobil dengan doni


"Iya... Gue gak tau lagi, kalau keyna tau adel di culik" ucap doni meremas rambutnya frustasi


"Sabar don... Sebentar lagi adel sama kita" ucap kenan menguatkan doni

__ADS_1


"putriku adalah hidupku don... dia adalah bidadari gue... gadis kecil gue" tangis doni pecah saat mengingat anaknya itu


__ADS_2