ALVARO SANJAYA

ALVARO SANJAYA
demi masa depan


__ADS_3

Sampainya di rumah jasmin, adel langsung berlari masuk.


Varo hanya tersenyum dan menggelengkan kepala melihat tingkah adel yang tak sabaran bertemu sepupunya itu.


"Assalamualaikum" ucap adel sebelum masuk ke rumah jasmin.


"Waalaikumsalam" sahut orang orang yang berada di dalam.


"Adel..." Ucap kinar tersenyum


"Kak adel" teriak vania


"Aaaaaa... Adelku akhirnya datang juga lo" jasmin menarik adel menjauh dari varo


"Bang varo" panggil galang


"Hmmmm.... Kapan lo sampe sini?" Tanya varo


"15 menit yang lalu bang" sahut galang. "Siapa tuh bang?" Tanya galang lagi


"Itu anaknya om doni lang" sambung sisil


"Anaknya om doni sahabat papi?" Tanya galang menghadap sisil


"Iya.."


"Papi mana?" Tanya varo


"Papi lagi sama papah vano tuh dibelakang" ucap galang


"Aku kesana dulu deh... Sayang kamu disini dulu sama mereka " ucap varo pada adel yang sedari tadi mengobrol dengan jasmin dan vania.


"Iii...iya var" sahut adel yang sudah merona


"Cieeeeeeee...cieeeee sayang" sorak semua yang berada di ruang tamu kecuali galang.


"Apaan sih..., tau tuh varo alay banget" ucap adel malu malu


"Udah del gpp kok... Kalian kan pacaran wajar pake panggilan sayang" sambung kinar selaku mama mertua adel.

__ADS_1


"Tapi adel malu tante" ucap adel


"Bisa malu juga lo" seru jasmin tertawa


"Kalian udah lama pacarannya?" Tanya sisil


"Belom lama kok tante?" Sahut adel


"Pacaran belom lama... Tapi bang varo aja yang sudah klaim duluan, kalau adel pacarnya dari lama.. Diterima baru baru ini" sahut jasmin


"Bang varo emang gitu kak... Pasti darah tinggi mulu dibuatnya kan" ucap vania


"Husstttt adek gak boleh gitu" tegur kinar


"Kenyataan mah, aku aja adeknya selalu dibuat kesel.. Apa lagi pacarnya" kata vania sinis


"Bener banget... Disekolah si bang varo ngintilin kayak prangko" lagi lagi ucapan jasmin membuat semuanya tertawa.


"Mi.. Aku ke kamar ajalah... Ngantuk" pamit galang


"Iya boy... Tidur gih, nanti mami bangunin kalau mau makan siang" ucap sisil tersenyum


"Adel malu tante... Tanya sama varo aja ya" kata adel menggaruk tengkuknya


"Ya elah... Sok malu malu, biasanya malu maluin" ledek jasmin


"Yeeeee enak aja lo" sanggah adel


"Kita pergi ke mall yuk kak... bosen tau" Ajak vania


"Boleh banget" ucap jasmin semangat


"Kalian ini... Adel baru datang udah di ajak pergi" tegur kinar


"Iya... Kasian kan adelnya min," ucap sisil


"Gpp mi... Kita kan anak anak muda butuh mencuci mata" ucap jasmin


"Bener tuh" vanie menampilkan 2 jempolnya

__ADS_1


"Kamu masih kecil gak usah gaya gayaan" kinar menoyor kening putrinya.


"hehe.. mamah apaan sih" ucap vania cengengesan


"Ayo... Del" jasmin menarik adel keluar rumah


"Tapi varo..." Ucap adel


"Biarin aja disini... Nanti urusan vania" ucap jasmin


"Kok aku kak... Nanti bang varo marah sama aku dong" vania tak terima


"Resiko lo" kata jasmin acuh


Akhirnya mereka ber 3 sepakat untuk pergi ke mall tanpa pamit pada varo. Gimana reaksi varo nantinya mereka sudah tau... Pasti ngamuk dan marah marah pada jasmin dan vania.. Kalau adel bisa jadi kena juga.


®®®


"Pah... Mau ngomong apa?" Tanya varo


"Papah sudah mikirin ini dari jauh jauh hari..." Ucap vano


"Maksud papah apa?" Tanya varo yang tak mengerti.


"Lulus SMA kamu akan papah suruh untuk masuk ke perushaan, menjadi ceo disana" kata vano


"Apa?... Jangan bercanda pah" ucap varo tak percaya


"Papahmu serius var... Papi juga setuju.. Kamu adalah pewaris sanjaya, jadi harus belajar lebih awal biar cepat tangkap.. " kata kenan menimpali


"Tapi aku harus kuliah pi... Otakku pas pasan, emang mau punya anak bos tapi Oon" kata varo sinis


"Itu bisa urusan papah... Nanti papah cariin kamu guru privat untuk bisnis.. Gampang" kata vano santai


"Gak segampang itu pah.., kenapa gak ngomong dulu sama aku, kalian ambil keputusan sendiri kaya gini" marah varo


"Ini demi masa depanmu... Papah gak main main soal masa depan anaka anak papah, kamu harus mau gantiin papa" ucap vano


"Terserah kalian... Lakukan apa yang papah mau" ucap varo pergi meninggalkan orang tuanya

__ADS_1


"Udahlah van.. Dia masih kaget, karna tiba tiba gini lo suruh masuk perusahaan jadi ceo pula" ujar kenan


__ADS_2