ALVARO SANJAYA

ALVARO SANJAYA
pulang dari liburan


__ADS_3

tidak kerasa seminggu sudah liburan mereka habiskan bersama sama...


sekarang mereka sudah bersiap untuk pulang ke rumah.


"bukannya liburam masih ada seminggu lagi . kenapa kita gak tambah waktu aja" ucap varo


"gak mau.... bosen" sahut adel cepat


"gue juga kangen sama rumah" ucap mira


"ya udah kalau gitu kita pulang aja... ayo berangakat, semua udah beres kan?, jangan sampe ada yang ketinggalan" kata zaki


"udah lengkap kok semua" sahut arka


mereka memasuki mobil masing masing... sepeerti awal berangkat dari rumah, sepanjang jalan vania tertidur pulas di belakang... adel juga terus menguap karna mengantuk.. namun tak tega dengan varo yang harus menyetir mobil.


"kalai ngantuk kamu tidur aja sayang... jangan dipaksain melek gitu" ucap varo


"tapi kamunya sendiri" ucap adel


"aku gpp sayang .. bentar lagi juga sampe.. udah kamu tidur aja sana" seru varo tersenyum


"ya udah... aku tidur bentar ya, kalau sudah deket rumah bangunin aku" ujar adel


"iya sayangku..., udah tidur gih"


setelah menempuh perjalanan yang lumayan lama.. akhirnya mereka sampai di rumah adel, mereka mampir ke rumah adel untuk mengambil mobil masing masing... setelah itu pamit pulang ke rumah... varo juga langsung pamit tanpa mampir ,karna orang tua adel sedang tidak ada di rumah.


"ya udah aku pulang dulu ya sayang... hati hati di rumah.. nanti aku hibungin lagi" varo mencium kening adel


"iya... hati hati dijalan ya ,jangan ngebut ngebut var" ucap adel tersenyum


"iya sayang" varo langsung masuk ke dalam mobilnya dan melambaikan tangannya pada adel

__ADS_1


"setelah mobil varo menghilang dari pandangannya ,barulah adel masuk ke dalam rumah... ia merasa lelah dan mengantuk hingga langsung masuk ke kamar dan melemparkan tubuhnya ke ranjang


"huuuhhhhh... lelahnya" adel terlelap masih memakai sepatu.


®®®


varo sampao di rumah lalu menggendong sang adik yang masih tertidur pulas..


"bener bener kebo banget adik gue" gumam varo


"assalamualaikun mah..pah" ucap varo


"ya ampun abang.... adek kenapa bang" teriak kinar yang mengira terjadi sesuatu pada putrinya


"ada apa mah" vano yang mendengar teriakan sang istri langsung keluar kamar masih dengan menggunakan handuk di pinggangnya


"berisik banget sih... nih adek tidur mah, gak kenapa napa" gerutu varo


"ck... mamah alay bener... ganggu orang lagi mandi aja" sahut vano


"namanya juga panik.... dek bangun, kadian abang keberatan" ujar kinar menepuk pipi vania


"sini sini... biar papa yang gendong ke kamarnya, abang langsung ke kamar aja istirahat" ucap vano mengambil alih vania


"papah masih pake handuk doang... gak malu apa" sahut kinar


"kan yang lihat cuma mama sama anak anak doang" ucap vano


vano melangkah menaiki tangga untuk membawa sang putri kekamarnya, vania tidak terusik sedikitpun dengan kebisingan yang dilakukan keluarganya...


"mirip dengan mamahmu nak.. kebo bener" batin vano menggelengkan kepalanya


dengan perlahan vano membaringkan vania di ranjangnya.. dan membuka sepatunya serta jaket yang digunakan vania.. lalu memakaikan selimut dan mencium dahi putrinya.

__ADS_1


"tidur yang nyenyak beby girl" ucap vano tersenyum


varo yang baru masuk kekamar langsung menghubungi adel.. namin tak kunjung di angkat.. pesannya pun tak dibalas balas..


"apa dia sedang tidur" batinya


"lebih baik aku juga istirahat agar nanti malam bisa menemani adel" gumam varo senang


®®®


"papiiiii.... jasmin pulang " teriak jamsin nyaring


"ya allh anak gue toa banget" batin kenan


"salam dulu bisa kali min" sahut sisil menegur putrinya


"gimana liburannya kak" tanya galang sang adik


jasmin duduk di tengah tengah sisil dan kenan....


"menyenangkan...lo rugi karna gak ikut gue" ucap jasmin pada galang adiknya


"malas banget kumpul sama yang udah tua tua" ucap galang


kenan tertawa mendengar ucapa putranya yang memang kelewat jujur.


"kamu udah makan?" tanya kenan


"belom pi... aku mau istirahat dulu ke kamar... jasmin ngantuk banget pi" ucap jasmin manja


"ya udah sana ke kamar... nanti mami bangunin" sahut sisil


"oke mam... bye bye semuanya ,muach" jasmin memberikan kecupan jauh pada keluarganya sebelum melangkah ke kamar.

__ADS_1


__ADS_2