
Hari yang di tunggu tunggu sudah tiba, liburan sekolah akan mereka habiskan di puncak, tapatnya vila milik keluarga zaki. Semua begitu antusias dan tidak sabaran untuk liburan mereka kali ini.
"Kamu udah persiapin semuanya sayang?, kita disana seminggu loh" ucap varo
"Sudah kok var, kamu sudah beres beres emang... Kenapa sudah ada di rumah aku?" tanya adel
"Aku sih gampang... Beresnya cepet, kamu kan cewek banyak keperluannya" sahut varo
"Terus yang lain gimana?" tanya adel
"Mereka gak usah di urusin yangg, palingan sudah beres sama pasangan masing masing" seru varo
"Emang jasmin sama arka beneran pacaran?" tanya adel penasaran
"Kenapa...?" tanya varo
"Ya gpp cocok sih.. Arka ganteng, jasmin cantik" ujar adel
"Arka ganteng?..." tanya varo lagi
"Hmmmm... Ganteng" jawab adel
"Ohhhh... Jadi dia ganteng" sinis varo menatap adel tajam. Varo tidak suka jika adel memuji laki laki lain
"Kan jujur var..." ucap adel
"Aku gak suka kamu puji cowok lain depan aku sayang"
"Emang kamu mau kalau jasmin pacaran sama orang jelek?" tanya adel
"Mana ada cowok jelek..." jawab varo
"Bararti aku gak salah dong bilang arka ganteng... Kata kamu gak ada cowok jelek kan" ucap adel tak mau kalah
"Tapi kamu gak pernah puji aku ganteng... Kenapa giliran arka kamu puji"
"Kamu cemburu?" tanya adel
__ADS_1
"Ya jelaslah..." sahut varo
"Walaupun arka ganteng... Kamu lebih ganteng var"
"Bohong... Giliran aku marah kamu baru puji aku" ucap varo
"Serius sayang... Kamu paling ganteng dihati aku" gombal adel tersenyum
Varo tidak bisa menahan senyumnya karna adel mencoba gombal padanya.
"Kamu pinter gombal sekarang... Siapa yang ajarin hah" varo langsung merangkul leher adel membekapnya.
"Aduhhhh yangg, sakit leher aku" manja adel
"Bodo... Kamu bikin aku kesel soalnya"
"Iya iya gak lagi deh..." ucap adel pasrah
"Janji?" tanya varo
"Janji... Serius"
"Kamu pulang dulu sana... Siap siap buat besok pagi"
"Kamu usir aku?" tanya varo bercanda
"Bukan ngusir.. Kan kamu harus siap siap"
"Iya udah aku pulang... Tapi besok tunggu aku ya" ucap varo
"Kan kita berangkat sama sama" jengkel adel
"Hehe iya iya, aku pulang dulu ya, bye sayang" pamit varo mencium kening varo
"Bye... Hati hati ya, jangan lirik cewek lain" teriak adel di acungi jempol oleh varo
®®®
__ADS_1
Tak lama varo sampai di rumah..
"Assalamualaikum mah, pah" ucap varo
"Waalaikumsalam, makam dulu bang" ucap kinar
"Nanti aja mah... Aku mau beres beres barang dulu buat besok" ucap varo
"Bang aku ikut dong" sahut vania memohon
Varo tak tega meninggalkan vania libur di runah sendiri..
"Ya udah beres beres gih... Besok pagi mesti siap siap" ucap varo
"Yes..... Oke bang" vania yang bersemangat langsung berlari ke kamarnya.
"Emang berapa hari di puncak bang?" tanya vano
"Seminggu pah..." sahut varo
"Jaga adik kamu... Papa mama gak ada sama kalian" ucap vano
"Inget var jangan jauh jauh dari vania" kata kinar
"Ya mah... Tenang aja ,pasti abang jagain"
"Gimana hubunganmu sama adel?" tanya vano
"Baik kok pah... Kenapa?" tanya varo
"Cuma nanya... Heran aja kok adel betah sama cowok posesife kaya kamu" ucap vano
"Aku posesif karna cinta kali pah... Sama kaya papah ke mamah" ucap varo
"Iya sayang...papah kamu lebih parah kok dari kamu posesifnya dulu" sambung kinar
"Abang tau kok mah... Mangkanya nular ke aku" ucap varo
__ADS_1
"Ehhh kamu kira papa penyakit hah.. Pake menular segala" tegur vano
"Aku gak bilang gitu kok... Papa sendiri yang milir gitu"