ALVARO SANJAYA

ALVARO SANJAYA
cowok misterius


__ADS_3

Setelah kejadian semalam... Mereka kembali sekolah seperti biasanya, namun adel mengindari varo dan tidak ingin berpas pasan dengan laki laki itu.


"Adel lo kenapa sih" tanya jasmin melihat tingkah aneh adel


"Gue gpp... Ehh lo udah buat PR belum min.. Gue lihat dong" ucap adel mengalihkan obrolan mereka.


"Tumben amat lo mau nyontek" kata mira


"Hehe... Gue ketiduran semalam mira sayang"


"Bentar dong... Habis makan yak, emang lo gak makan apa del?, bentar lagi masuk kelas" seru jasmin


"Gue gak laper min, ayo buruan" adel memaksa jasmin untuk cepat menyelesaikan makannya.


"Ya elah del.. Sabar napa, gue juga belum kelar makan ini" sambung mira


Tak lama sosok yang adel hindari datang dengan teman temannya, adel mulai panik... Entah apa yang dipikiran adel.. Intinya ia harus menjauh dari varo untuk saat ini.


"Ya udah gue duluan ke kelas.. Bye" adel berlari keluar kantin.


"Adel ngapa sih mir" tanya jasmin


Mira mengidihkan bahunya tanda tak tahu apa apa.


"Hai... Adik kelas yang imut dan cantik jelitanya zaki" sapa zaki duduk di tengah tengah mira dan jasmin


"Ishhhhh... Sempit woi" teriak jasmin


"jasmin... Ini kantin bukan ajang konser buat teriak teriak" ujar zaki yang menutup kupingnya


"Bodo" balas jasmin memasukan bakso ke dalam mulutnya


"Laper banget?" tanya arka yang duduk di depan jasmin


"Gak biasa aja" sahut jasmin cuek


"Biasa aja.. Tapi makannya berantakan" arka tersenyum dan memberanikan diri mengusap area bibir jasmin dengan jempolnya

__ADS_1


"Apaan sih.." jasmin menghempas tangan arka kasar


"Ekhemmm.... Pertengkaran rumah tangga jangan mulai disini ya" sindir zaki pada jasmin dan arka


"Adel mana mir" tanya varo yang tidak melihat adel karna tadi adel pergi dengan cara menutup wajahnya


"Udah pergi ke kelas barusan" jawab mira jujur


"Kenapa gak ikut makan sama kalian?" tanya lagi varo


"Katanya gak lapar" jasmin menjawab


"Dek mira sendiri aja nih?" tanya zaki


"Dihhh... Gak usah sok dek dek deh, geli gue.. dan lagi gue disini rame rame gak sendiri tuh" mira pergi meninggalkan meja menyusul adel ke kelas


"Tunggu mir" teriak jasmin


"Kalian pengganggu tau gak" ucap jasmin sebelum pergi menyusul mira


"Kenapa mereka.." zaki bertanya tanya


"si mira galak banget *****" ucap zaki


Varo hanya diam... Pikirannya berkelana mengenai adel.


"Var gimana... Udah bisa naklukin adel" ucap zaki tersenyum remeh


"Belum... Bentar lagi" sahut vano


"Ya elah... Tumben banget seorang varo naklukin cewek lama banget hahahah" zaki tertawa


"Kalian parah... Kalau sampe anak orang kecewa, lo bener bener jahat var" kata arka


"Emang lo serius suka sama adel var" tanya zaki


Varo sedikit kaget mendengar pertanyaan zaki..

__ADS_1


Ia sendiri masih bingung dengan prasaanya pada adel.. Tapi rasa nyaman varo dapatkan saya melihat senyum menawan gadis itu namun gengsi mengakuinya.


"Gak lah... Kalian tau sendiri kan gue mana pernah serius sama cewek... Mereka sama aja, cabe" sahut varo terpaksa


"Gak semua cewek kaya gitu var.. Inget lo punya adik cewek, bahkan sepupu lo jasmin cewek" ucap arka


"Yakin nih taruhan masih lanjut... Mobil gue masih terpampang rapih lo var" seru zaki


"Masih... Gue yakin sebentar lagi adel takluk sama gue... Mobil lo jatuh ke tangan gue" ucap varo begitu yakin


Tanpa mereka sadari ada seseorang yang merekam obrolan 3 laki laki itu... Dengan senyum sinisnya lalu pergi meninggalkan kantin dengan tangan terkepal.


Gue akan buat lo nyesel alvaro, lo nyakitin orang yang salah, gak bakal gue biarin rencana lo berhasil...


®®®


2 hari sudah adel berhasil menghindari varo di sekolah, jasmin dan mira sudah menyadari sikap adel yang menghindar dari varo namun mereka enggan untuk bertanya kenapa dan memilih diam.


Adel permisi ke toilet saat sedang jam pelajaran masih di mulai karna kebelet biang air kecil, dengan langkah 1000 kaki adel berlari menuju toilet.


Bruakkk...


"Aakkhhhhh.... Sial" umpat cowok tersebut


"Sorry... Gue buru buru soalnya, lo gpp kan" ujar adel panik


"Gue gpp... Tenang aja"


"Ya udah gue duluan ya... Mau ke toilet.. Sekali lagi sorry" kata adel pergi buru buru menahan sesuatu.


Cewek kaya lo gak pantas disakiti, gue bakal lindungi lo..


Cowok itu menatap kepergian adel dengan tersenyum manis.


"Akhirnya gue bisa berani ngomong sama lo del" gumam cowok tersebut


Laki laki itu adalah, anak kelas 11 yang sudah menaruh hati sejak pertama melihat adel mos di sekolah garuda bangsa.

__ADS_1


Namun ia tidak berani untuk menyapa adel lebih dulu.


__ADS_2