
varo melihat zean yang sedang tersenyum licik menatap kekasihnya itu.
wajah varo sudah memerah menahan emosi, ia paling tidak suka jika ada yang ingin mengganggu adel.
"aku akan membuatmu jera, bahkan hingga kau ingin lebih baik mati" batin varo mengepalkan tangannya
"var..." panggil adel
"varo..." panggil adel lagi
adel begitu kesal karna varo tifak menghiraukannya...
"woy var.. budek lo" teriak zaki di telinga varo
"apaan..." sahut varo kesal
"bini lo manggil dari tadi ****" ujar arka
"hah...(melirik adel), sayang kamu manggil aku?" tanya varo
"gak" sinisa adel
"maaf sayang... aku tadi gak denger" ucap varo
"mangkanya jangan lihay cewek mulu" seru jasmin yang memang memperhatikan varo semenjak tadi.
"apaan lo... ngikut aja" kesal varo
"iya nih... jangan bilang lo tertarik sama cewek lain lagi" sambung mira
"iya kali" ucap adel ikut menyaut
"apaan sih sayang... gak lah, aku cintanya cuma sama kamu" sahut varo
"ah abang gombal" ledek arka terseyum
"aku jijik mas aku jijik" ucap zaki dramatis
"gila lo berdua" sungut varo mengeplak kepala kedua sahabatnya itu.
__ADS_1
"seenaknya aja lo pukul pala gue... mahal nih" ucap zaki
"yoi.... kalau gue ilang ingatan gimana var" kata arka berlebihan
"mana ada bakal ilang ingatan... lebay amat" ucap varo
"kenqpa sih ribut mulu... mau makan gak konsen nih" kesal jasmin
"biasa dunia terbalik... sekarang laki pada rempong amat" sahut mira
"sayang kok kamu diam mulu..." ucap varo mengusap kepala adel
"gpp.." ucap adel singkat
tiba tiba seseorang datang langsung memeluk leher varo... dan mencium pipi varo.
"hai beby" ucap zean
"sialan... berani banget lo hah" varo berdiri mengusap kasar pipinya yang di cium zean
"kenapa sih... wajar dong aku lakuin itu.. kamu pacar aku" ucap zean tersenyum
"hellow mbak.... gak usah kepedean deh, halu banget" omel mira
"denger ya... seisi sekolah juga tau pacar varo itu adel bukan lo" ucap arka di acungi jempol oleh zaki
"itu kan sebelumnya... sekarang pacar varo itu gue" ucap zean
"jauh jauh dari gue ..." desis varo menatap tajam zean
adel yang masih diam hanya memeperhatikan drama di depannya itu.
"kamu kenapa sih... kan kita sepakat pacaran tadi.. kamu lupa?" tanya zean
"gak usah ngada lo... gue gak pernah pacaran sama lo, pacar gue cuma adel" varo langsung merengkuh pinggang adel
"jauhin pacar gue cewek penggoda" ucap zean menatap tajam adel
"siapa?" tanya adel tenang
__ADS_1
"gue ngomong sama lo..." terial zean
"haduhhh... pacar gue segitu gantengnya ya sampe lo dari sekian fansnya ngehalu begini" ucap adel meledek
jasmin dan mira menahan tawanya...
"kurang ajar.." zean mengangkat tangannya ingin menampar adel namun di cegah oleh varo
"jangan pernah lo sentuh cewek gue" emosi varo semakin menjadi
"aku gak perduli..." ucap zean
"dasar cewek saiko" teriak jasmin
"sial...mereka orang banyak dan gue sendiri... liat aja nanti, lo bakal nunduk ke gue varo" batin zean
"awas kalian" ucap zean pergi meninggalkan varo dkk
adel langsung menatap varo tajam ...
"jelasin..." ucap adel
"pertengkaran rumah tangga di mulai" ucap zaki
"kayaknya perang ke 3 nih" ucap arka
"ekhem... siap siap kita nonton drama" bisik jasmin pada mira
"sayang... kamu jangan percaya dia, aku aja gak kenal" ucap varo
"terus kenapa dia bilang gitu"
"dia aja yang kepedean sayang... kamu tau sendiri fans aku banyak" ucap varo bangga
"aku serius var.... kalau sampai ini terjaid lagi.. aku gak mau ngomong sama kamu.. perni..."
"gak... pokonya akan jadi..." belum adle berbicara tapi varo sudah bisa menebaknya
"ya udahlah... mending kita kelas, jangan bertengkar mulu" ucap arka
__ADS_1
adel dkk kembali ke kelas, dan varo dkk pergi ke tempat lain untuk membolos.. karna males dengan pelajaran matematika ucap mereka.