ALVARO SANJAYA

ALVARO SANJAYA
hari yang membosankan


__ADS_3

hari senin adalah hari dimana adel akan bersekolah tanpa varo, karna untuk kaka kelas yang sudah selesai dengan ujiannya diliburkan sampai pengumuman kelulusan mereka.


adel merasa bosan disekolah tanpa ada varo yang biasanya menganggu atau memngajaknya makan dikantin saat jam istirahat. ternyata bukan hanya adel yang bosan, jasmin dan mira pun merasakan hal yang sama, mereka yang dulunya selalu bersama dengan varo dan para cecenguknya itu atau arka dan zaki kini merasa sepi.


"kira kira arka lagi apa ya.... gue bosen"ucap jasmin menidurkan kepalanya di meja


"sama... gue juga bosen, rasanya beda banegt, gak semangat gue min"ucap mira


"apa lagi gue... laki gue lagi pergi ke perusahaan papa vano" ucap adel lesu


 jasmin dan mira langsung saling melirik untuk mengerjai adel...


"waahhh lo harus hati hati del, biasanya di kantor kantor gitu tuh ya, banyak cewek cantiknya del, seksi seksi pula, BAHENOL"ucap mira mulai memanasi adel


"lebay lo mir... ya kali varo mau kecantol sama tante tante" ucap adel


"jangan salah del... sekarang itu ya,, tante nakin di depan" ucap jasmin ikut memulai permainannya


"ihhh kalian jangan nakutin gue dong... gak mungkin varo kecantol cewek lain" sanggah adel


"yaaa.... kan siapa tau" ucap jasmin

__ADS_1


"gue mau ke kantor varo nanti.. min temenin gue" ucap adel kesal


"siap buk komandan" kata jasmin memberikan hormat pada adel


mira langsung tertawa melihat sahabatnya yang dibakar api cemburu, seneng rasanya mira mengerjai adel..


dikantor varo sedang berada di ruangan CEO dimana nantinya itu menjadi tempat kerjanya di perusahaan sanjaya... varo sangat kagum dengan ruangan yang sudah di rubah sedemikian rupa seperti apa yang dia inginkan, pastinya ini semua permintaan sang papa untuknya, karna vano memang sangat tau seperti apa keinginan varo putranya.


"apa kamu suka ruangannya?" tanya vano yang memasuki ruangan dimana varo berada


"suka pa, sangat suka... makasih"ucap varo tulus


"papa harap setelah kau lulus sekolah langsung mulai bekerja disini... karna perushaan tidak mungkin mengosongkan kedudukan CEO sangat lama" ucap vano


"sebenarnya tanpa kamu kuliah juga bisa menjalankan perusahaan ini var... kamu aja yang ngeyel" ucap vano


"hahaha... aku ingin dikenal sebagai ceo yang memiliki pengetahuan tinggi pa.. bukan hanya lulusan SMA dan bukan juga karna aku anak dari ALVANO SANJAYA" ucap varo


"ya.. papa tau itu, kamu sama kaya papa dulunya son.. oma dan opa mu selalu menginginkan papa untuk segera bekerja diperusahaan, padahal saa itu papa masih duduk dibangkuy SMA kelas 10, tapi dengan tekad yang kuat, papa berhasil melanjutkan study di luar walaupun bukan lulusan terbaik" ucap vano


"pa... aku ingin sekeretaris papa yang kurang bahan itu diganti, aku gak mau kalau papa akan terpincut sama dia, ganti sekarang juga.. kalau perlu pecat dia" ucap varo yang tak suka

__ADS_1


"hahahaha son, kau sama seperti mamamu cemburuan sama papa, padahal sampai kapanpun mamu tidak aka tergantikan oleh siapapun... mau seseksi apapun, itu tak akan membuat papamu ini tergoda" ucap vano


"aku tidak peduli pa... aku tidak suka melihatnya"


"baiklah baiklah... nanti papa akan memecatnya dari kantro" ucap vano mengalah


"itu baru papa dari varo" ucap varo tersenyum memeluk papanya


sepulang sekolah, adel sungguh sungguh datang keperusahaan vano untuk menemui suaminya.. didampingi oleh jasmin yang begitu antusias ingin melihat perang ke 3 antara abang sepupunya dengan sahabatnya itu.


"selamat datang nona jasmin... ada yang bisa kami bantu?" tanya resepsionis itu yang sudah mengenal jasmin


"aku ingin bertemu papa vano, apa beliau ada di ruangannya?" tanya jasmin


"beliau ada di ruangannya nona, silahkan" ucap resepsionis dengan sopan pada jasmin


jasmin langsung menarik tangan adel langsung melangkah ke pintu lift...


"min lo sering kesini?" tanya adel


"dulu sering hehe, minta uang jajan sama papa, kalau lagi nagmbek sama papi doang sih" ucap jasmin cengengesan

__ADS_1


mereka sampai di ruangan vano... terlihat sekretaris vano yang begitu seksi membuat adel tak suka dan berfikir jika varo juga bakal memiliki sekretaris seksi seperti di depannya ini..


belum mereka masuk ke ruangan... vano datang bersama dengan varo


__ADS_2