
ini adalah hari terkahir ujian, dan akhirnya sudah selesai, hasil tes varo pun sudah keluar namun varo belum memberi tahu kepada siapapun kecuali orang tuanya, dan ingin memberikan suprise buat sang istri tercinta.
"var.... kita tinggal nunggu kelulusan, gimana kalau kita ngumpul bareng dulu sebelum pulang, lo kan bakal berangkat ke luar negri" ucap arka
"oke... ketempat biasanya kan?" tanya varo
"iya.... zak lo diem aja" kata arka menepuk bahu zaki
"gue takut gak lulus" kata zaki
"ya elah zak... pasti lulus, ayolah pergi" ucap varo
•••
mereka sedang berada di sebuah cafe langganan varo dkk, lama sudah mereka tidak pernah berkunjung.
varo juga sudah meminta ijin pada adel akan pulang telat karna berkumpul dengan teman temannya.
"gimana sama adel var... sudah wik wik belom?" tanya zaki
"belom... tunggu dia lulus dulu" ucap varo dengan jujur
"lah... emang tahan?" tanya arka tertawa
"tahanlah... kan suami pengertian dan setia" ucap varo bangga
"wah wah.... varo ini baru jadi panutan gue" seru zaki
__ADS_1
"hahahahaha... lebay lo zak" sahut varo
"ya tau deh yang udah nikah mah beda" ujar arka
namun saat sedang tertawa bersama teman temannya... seorang wanita menghampiri varo dengan senyuman.
"hai varo.." sapanya menyentuh pundak varo
varo, arka, zaki menoleh ke arah suara...
"siapa lo berani beraninya pegang gue" ucap varo sinis membuat alea tercengang
"lo lupa sama gue?, gue alea yang lo tolong dari preman waktu itu" ucap alea mengingatkan varo..
"gue gak inget dan gak mau inget, sana jauh jauh" ucap varo
"gue mau ngucapin terimakasih sama varo doang..." kata alea
"wkwkwkw... cewek model kaya lo ini, sudah sering gue lihat, emang berapa kali lo harus berterimakasih, mending jangan ganggu teman gue" ucap arka sinis
"lo sudah bilang makasih sama gue waktu itu, dan 1 hal.. jangan pernah anggap apa yang gue lakuin itu dengan pikiran lo yang melayang jauh.. karna gue juga bakal bantu anjing yang lagi kesusahan... bukan hanya lo"
"gue juga minta... jangan pernah lo cari tau tentang gue, karna percuma, cara lo itu gak mempan sama gue, orang suruhan lo itu udah gue buang jauh jauh, pergi lo dari sini" kata varo tanpa menatap alea
"lo pasti bohong... mana mungkin lo gak tertarik sama gue" ucap alea dengan pedenya
ke 3 pria itu tertawa terbahak bahak mendengar ucapan alea..
__ADS_1
"jelaslah gak tertarik... ceweknya dia aja cantiknya 10 kali lipat dari lo" sahut zaki
"bahkan cewek gue lebih cantik dari lo" kata arka
"cewek gue juga gak bisa di bandingin sama muka pelakor kaya lo" timpal zaki tersenyum sinis
varo hanya diam sambil tersenyum licik...
"gue harap lo bisa dengerin ucapan sahabat sahabat gue... lo hanya anak pengusaha biasa, jangan sok mau deketin gue, buang jauh jauh kepedean lo itu" ucap varo
alea menjadi geram karna perkataan pedas varo dan juga teman temannya... dia merasa malu karna ini adalah di tempat umum.. apa lagi teman temannya juga melihat alea yang di tolak mentah mentah oleh varo.
"hiks... kenapa kamu jahat sama aku varo, padahal niat aku baik cuma mau ngucapin terimakasih ke kamu" ucap alea dengan akting nangisnya
varo arka dan zaki merasa jijik dengan tangisan yang dibuat buat alea.
"lo nangis?" tanya arka
alea hanya diam dan melanjutkan tangisannya...
"nangis kok gak keluar air mata hahahahah" arka tertawa
"namanya juga akting" sahut zaki ikut tertawa
"kalau lo masih disini... sejam kemudian lo bakal lihat perusahaan bokap lo bangkrut" ucap varo menatap tajam alea.
alea yang mendengar itu langsung berubah pucat... ia merasa ancaman varo bukan hanya sekedar ancaman.. namun itu adalah kata kata yang benar benar serius... dengan takut alea pergi meniggalkan meja varo dkk.
__ADS_1