ALVARO SANJAYA

ALVARO SANJAYA
dicuekin


__ADS_3

"sayang... besok kita sekolah ,dan kamu sudah mulai persiapan ujian kan?" ucap adel bertanya pada varo


namun varo tak menghiraukan ucapan adel karna sibuk bermain game di ponselnya


"sayang"


"varo"


"ya udah main aja terus, aku ngomong gak di denger" adel langsung keluar kamar


vania yang sedang nonton di ruang keluarga melihat adel dengan senyuman merekah.


"kak adel" panggil vania


"ehh... vania, lagi ngapain kamu" tanua adel


"lagi nonton kak, sini....." vania melambaikan tangannya agar adel ikut nonton


"kamu nonton apaan sih sampe bawa makanan banyak kaya gini" kata adel melihat banyak cemilan di meja


"hehehe... nonton sinetron kak, habisnya sepi.. papah mamah lagi ke rumah om kenan, jadi aku sendiri deh nonton" ucap vania


"ya udah aku temenin deh... aku juga lagi bosen gara gara abang kamu lebih milih game daripada dengerin ucapan istrinya" curhat adel


adel tidak tau jika varo sudah berada di belakangnya dan mendengar ucapannya.


"maaf sayangku...." varo mencium kening adel yang sedang duduk di sofa.


"kaya hantu aja sih bang, tiba tiba nongol di belakang" ucap vania


"lagian demen banget ngajak kaka ipar sendiri gosipin suaminya" ucap varo


"siapa juga yang gosipin kamu, aku kan cuma cerita doang" kata adel

__ADS_1


"tuh dengerin kak adel, aku cuma jadi pendengar" kata vania


varo lalu melangkah mendekati adel dan berbaring di pahanya, menhambil tangan adel lalu mengecup lembut.


"maafin aku ya..." kata varo menatap adel yang mengalihkan pandangannya


"hmmmm.." sahutnya


"baru nikah abang sudah bikin istri marah" ucap vania


"anak kecil gak usah ikutan ngomong deh... mending kamu belajar buat ulangan, malah liatin orang mesraan, tar matamu bintitan" ucap varo


"kenapa kamu suruh vania pergi... dia lebih dulu disini, kamu aja pergi sana, main game aja ,aku mau nonton bareng vania disini" ucap adel


"sayang... aku kan udah gak main game, kenapa malah disuruh main game" rengek varo


adel tidak menghiraukan rengekan varo, dan asik menonton dengan vania...


"apa begini rasanya dicuekin..." batin varo


adel melirik ke arah varo sebentar lalu beranjak menuju arah dapur..


"manja" ledek vania sambil memakan cemilannya


"bodo amat"


varo mengikuti adel ke dapur, saat melihat adel menyiapkan makanan dipiring untuknya, varo langsung memeluk adel dari arah belakang.


"jangan cuekin aku sayang, aku minta maaf" ucap varo menaruh kepalanya di bahu adel


"kamu duluan kaya gitu ke aku"


"iya maaf sayang, aku denger kok apa yang kamu bilang, besok kita mulai sekolah... dan aku bakal perisiapan ujian.. itu kan" kata varo

__ADS_1


"ya udah ayo ke meja makan... katanya kamu lapar kan tadi"


dimeja makan varo melahap makanan yang sudah disediakan adel.


tadi pagi adel memasak untuk keluarga barunya itu, dibantu oleh vania dan juga pembantu rumah.


sedangkan kinar tidak diijinkan adel untuk membantu agar tidak lelah katanya.


"ini kamu yang masak kan sayang?" tanya varo


"iya.... enak gak?" tanya balik adel


"enak banget... pokonya kalau kamu masak pasti enak" ucap varo melahap lagi makanannya


"sayang...saat aku lulus, aku bakal kuliah di luar negri" ucap varo hati hati


adel langsung menatap varo dengan tatapan yang sulit diartikan.


"sayang" lirih varo


"kamu bakal tinggalin aku?" tanya adel


"aku gak bakal tinggalin kamu sayang... aku bakal kuliah selama 3 tahun , dan langsung jalanin bisnis papah, aku janji bakal cepet balik buat kamu" ucap varo menggenggam tangan adel


"kalau kamu bakal ke luar negri.. terus ngapain kamu nikahin aku kalau ujungnya kamu pergi , dan aku disini sendiri" adel berlari ke kamarnya


varo menatap sendu kepergian adel... bukan ini yang diinginkan varo, ia juga tidak mau jauh dari istrinya, tapi apa boleh buat.. ini untuk masa depannya dengan adel, dan harus mewujudkan impian sang papah untuk mewarisi perusahaan


"abang" panggil vania


"hmmmm... kenapa?" tanya varo


"sabar ya bang, nanti juga kak adel ngerti kok" ucap vania

__ADS_1


varo tersenyum melihat sikap adiknya yang kadang baik kadang membuatnya kesal.


"iya... dek"


__ADS_2