ALVARO SANJAYA

ALVARO SANJAYA
keisengan para pria


__ADS_3

selesai dengan akadnya... mereka semua berkumpul dan mencicipi makanan yang tersedia.


varo yang selalu melakt pada adel dan tak ingin menjauh barang seincipun.


mira dan jasmin juga vania sedang sibuk dengan drakor mereka.


zaki dan arka sibuk memilih milih makanan hingga piring mereka penuh.


"heh... kamu, sini sini" ucap doniyang sedang berdiri dengan kenan juga vano


"saya om?" tunjuk arka pada dirinya sendiri


"ya kamu... sama si rakus samping kamu itu" tunjuk doni


zaki sedikit kesal dengan panggilan papanya adel itu. padahal ia tidak rakus hanya saja terlalu lapar.


" ada apa om?, jangan bilang om kangen lagi sama zaki, padahal kita baru ketemu loh om, udah kangen aja, pesona zaki emang luar biasa ya om" ucap zaki nyerocos


"ya ampun zak... om baru kali ini denger kamu ngomong panjang lebar" ucap vano


"lah... om aja jarang ngomong sama zaki" sahut zaki


"kamu pacarnya jasmin kan?" tanya kenan


"padahal udah tau... sok pake nanya" sahut vano


kenan langaung menatap vano tajam... niat mau mengerjai arka malah batal.


"iya om saya pacarnya jasmin" ucap arka


"udah tau" ucap kenan

__ADS_1


"tadi nanya... udah dijawab malah ketus" batin arka


kenan langsung menatap ke arah zaki yang sedang sibuk dengan makanannya.


"kamu kalau makan tuh duduk..." kata kenan


"gimana mau duduk orang di hadang 3 bapak bapak begini ,badan gede gede pula" sahut zaki tenang


"lah.. kamu ngatain kita gendut gitu" kata doni


"maaf om... zaki emang orangnya kelewat jujur banget" sambung arka


"ohhh jadi kamu juga benerin kata temenmu ini.. kalau saya gendut" kata kenan tak terima


"hah... gak, enggak gitu om, jangan salah paham, badan om bagus gini dari mana gendutnya coba... gendutan juga aku om, iya.... hehe" kata arka yang merasa takut pada papa kekasihnya itu


"badanmu kerempeng begitu.. gendut dari mana, astaga... gak habis fikir sama varo ,punya temen kok ajaib ajaib semua" kata vano


"halah.... banyak ucap kamu zak, orang kamu gak kembar ,jelas gak ada seperti kamu di dunia, kalau yang mirip ada" ucap vano


"siapa yang mirip zaki om?" tanya arka


"monyet yang ada di kebun binatang tuh.." sahut vano tertawa


doni, kenan dan vano tertawa berasama karna senang mengerjai zaki...


"ketawa aja sepuas om... zaki laporin ke tante tante cantik, kalau om semua pada suka liatin foto cewek cewek seksi" ucap zaki begitu keras


"ohhhhh... jadi papah suka kiat cewek cewek seksi di belakang mamah hah" kinar yang sedari tadi berada di belakang vano mendengar ucapan zaki


dengah entengnya kinar menjewer kuping vano sekaligus sang kaka tercintanya itu

__ADS_1


"hah... gak mah, jangan percaya dia, duhhh sakit sayang" ucap vano


"beby... jangan kasar kasar.. malu di lihat anak anak" ucap kenan


"hahahahaha.... terus aja key.. biar kapok mereka" ucap doni tertawa


zaki dan arka juga tertawa melihat vano dan kenan di jewer oleh kinar.


arka yang melihat keyna berdiri di belakang doni ingin sekali iseng untuk mengerjainya.


"om doni mau seperti itu gak?" tanya arka


"istriku tidak akan melakukan hal seperti itu, kami saling mencintai bukan saling menyakiti" ucap doni


"tapi kalau misalkan tante key tau.. om doni juga sering melihat cewek seksi dengan om vano dan juga om ken, gimanam" tanya arka


"iya om.. kasian kan tante key" sahut zaki


"bocah tau apa... itu hanya cuci mata, yang terpenting itu istri selalu dihati dan no 1" kata doni


"tante key.... kenapa diam aja disana?" tanya zaki tersenyum melihat keyna


doni pelan pelan memutar kepalanya melihat keyna...


"sa...sayang" ucap doni terbata bata


"apa" sinis keyna


arka dan zaki ingin sekali tertawa terbahak bahak melihat wajah doni yang gugup... namun memilih pergi.


"kamu jangan salah paham ma... curut curut itu cuma bohong"

__ADS_1


__ADS_2