ALVARO SANJAYA

ALVARO SANJAYA
kapal pecah


__ADS_3

Kini varo sedang berada di rumah arka. Suasana begitu berisik dan kamar arka sudah seperti kapal pecah dibuat zaki. Semua barang barang tergeletak di bawah... Kamar yang semulanya sangat rapi berubah seketika saat kedatangan varo dan zaki.


"Woiiiii...  Kamar gue ngapa begini" teriak arka


"Bukan gue" ucap varo cepat


"Zaki bahula... Bangke lo, ketahuan emak gue.. Lo gue ceburin ke kolam hiu" omel arka mengambil semua barang barang yang berserakan


"Sorry sorry... Sini gue bantuin" ucap zaki 


"Bantuin ya bantuin.. Ngapa bengong lo bencong" ucap arka mengeplak kepala zaki


"Sakit woi..... Belum sah udah kdrt aja lo bang**t" ucap zaki melempar bantal ke arka


"Bodo amat... Biar kapok lo udah ancurin kamar gue, lo juga var... Malah diem bae.. Bantuin gue jangan galau mulu" omel arka


Varo hanya bisa cengengesan menatap arka yang sedang mengomel.


"Ya elah... Malah masih diem, woi alvaro sanjaya bolot, bantuin kita" teriak arka di kuping varo


"Mampus lo var" ledek zaki


"*****.... Lo yang berantakin gue yang kena imbasnya" ucap varo menoyor kepala zaki


"Demen banget nyentuh kepala gue lo pada" zaki mengelus kepalanya yang sakit karna ulah varo


®®®


Adel terdiam di balkon kamarnya, ia terus berfikir gimana nantinya kalau bertemu varo, hanya 1 keinginan adel hanya ingin menjauh dari orang yang bernama alvaro.. Entah kenapa tapi itu yang ada di benak seorang adel.


"Kenapa gue jadi pusing mikirin tu cowok coba" ucap adel


Adel melihat ke arah jalanan  depan rumahnya yang begitu ramai anak anak remaja berkeluyuran di tengah malam..


"Semoga besok gue gak ketemu varo"

__ADS_1


Jam sudah pukul 06.40, sarapan pagi telah disiapkan, keyna mengetuk kamar putrinya mengajak adel untuk sarapan bersama karna perintah doni sang suami.


"Adel sayang... Keluar nak, papa nunggu kamu buat sarapan" ucap keyna lembut


"Ya ma... Bentar lagi adel turun kok" ucap adel yang mulai membereskan buku sekolahnya.


"Ini udah telat sayang sekolahnya... Cepet turun"


"Ya allah udah hamput jam 7... Telat benaran gue" adel keluar kamar dan berlari mengambil roti dan juga meminum susu dengan cepat.


Doni dan keyna yang melihat kelakuan putrinya geleng geleng kepala dan tersenyum.


Itu anak gue kan... Kenapa udah kaya orang utan sih makannya...


"Sayang... Kamu lapar apa doyan" seru doni


"Aku udah telat pa... Adel berangkat dulu" dengan buru buru adel menyalami tangan kedua orang tuanya.


®®®


Lain halnya dengan keluarga vano yang tiada hari tanpa berdebatan.


"Pagi sayang" ucap vano dan kinar bersamaan


"Isssss abang kenapa diem sih" ucap vania lalu duduk di depan varo


"Males..." cuek varo


"Pah abang.." rengek vania pada vano


"Abang...." tegur vano pada sang putra


"Iya pagi vania adek abang yang paling cantik" ucap varo penuh penekanan


"Hehe gitu dong abang tambah ganteng deh" ucap vania menggoda

__ADS_1


"Adek nanti berangkat sama abang ya... Papa harus ke kantor ada meeting, pak dodi anter mama arisan" kata keyna


"Gak mau mah... Abang pake motor sekarang gak pake mobil" varo tak terima


"Kamu tuh ya... Anterin adek sendiri gak mau... Kalau dia berangkat sendiri nanti di jahatin orang.. Mau tanggung jawab" sahut vano


"Bukan gak mau pah... Adek mau gak kalau pake motor sama abang... Kalau mau sih ayo" kata varo


"Mau bang..." sahut vania


"Ya udah ayo berangkat deh, keburu telat abang" ucap vano menyalami kedua orang tuanya


"Aku berangkat ya pah...mah" vania juga melakukan hal yang sama


"Abang hati hati bawa motornya.. Jangan ngebut ngebut..  Inget lagi sama adek" ucap kinar


Varo hanya mangut mangutkan kepala sedangkan vania memberikan jempolnya pada sang mamah


"Papah juga berangkat ya sayang" ucap vano mencium kening istrinya lama"


"Hati hati pah..." ucap kinar tersenyum dan mencium tangan sang suami.


®®®


"Hampir lo telat del" ucap mira yang melihat adel memasuki kelas


"Untungnya gak... Males banget gue disuruh berdiri di tiang bendera nanti" sahut adel


"Anterin gue ke toilet yuk guys" ajak jasmin


"Lah.... Lo mau ke toilet rame rame" kekeh mira


"Untung belum ada guru mir, ayolah anterin gue" melas jasmin


"Ya udah ayo" jawab adel

__ADS_1


Adel dan mira menunggu jasmin di luar toilet. Mereka bersandar di tembok dengan pikiran masing masing.


"Ehhh ada kak varo" ucap mira membuat adel terkaget


__ADS_2