ALVARO SANJAYA

ALVARO SANJAYA
sadarny adel


__ADS_3

Sesuai perintah orang tuanya.. Varo sepulang sekolah langsung ke rumah sakit dengan para sahabatnya dan juga sahabat adel.


Tak ada yang menyangka jika adel mengalami hal yang mengerikan.


Varo sudah menceritakan semua kejadian yang menimpa adel kepada semua temannya.


Mereka sempat mengira bahwa varo bercanda dan melakukan prank pada mereka. Namun saat jasmin membuka suara dan mengatakan bahwa yang dikatakan varo adalah benar adanya.


Jasmin di beri tahu oleh kenan papinya... Tidak hanya jasmin yang terkejut namun sisil pun tak kalah terkejut. Mendengar cerita dari kenan


"Assalamualaikum ma, pa" sapa varo kepada kedua orang tua adel saat memasuki ruang rawat.


"Waalaikumsalam var" balas keyna dan doni


"Masuk guys..." perintah varo pada teman temannya


"Om doni... Tante keyna, maafin jasmin gak bisa bantuin adel" ucap jasmin menangis


"Iya sayang gpp... Ini semua sudah takdir adel nak" ucap keyna mengelus pipi jasmin


"Kalian disinilah dulu.. Om sama tante mau cari makan sebentar" ucap doni di angguki semuanya


"Sayang.. Papa pergi cari makan sama mama dulu ya... Sehat sehat ya sayang, cepet sembuh" ucap doni mencium kening adel lalu keluar ruangan.


"Adel..." pekik mira tak menyangka dengan kondisi sahabatnya


"Adel min..." ucap mira memeluk jasmin sambil menangis

__ADS_1


"Kita berdoa aja mir... Biar adel cepet sadar dan sembuh" ucap jasmin


"Gue gak nyangka zean ternyata psikopat ,bener bener licik" ucap arka


"Ya... Dari lihat kondisi adel gue bisa bayangin gimana kejamnya zean" kata zaki menimpali


Arka dan juga zaki melirik ke arah varo yang terus menatap adel dengan sendu...


Mereka awalnya mengira mata sembab varo karna hal lain.. Tapi saat ini mereka tau bahwa varo menangisi adel hingga matanya sembab seperti itu.


"Sabar bro... Adel pasti sehat" ucap arka merangkul pundak varo


"Iya var... Gue yakin adel cewek yang kuat kok" sambung zaki


"Iya gue juga yakin" ucap varo lirih


Setelah lama menjenguk adel... Mereka pamit untuk pulang dan berjanji akan datang lagi nanti malam, kini tinggal varo yang menjaga adel sendiri.


"Tadi di sekolah rasanya sepi banget tanpa kamu... Aku maunya bolos, tapi ingat kamu ingin punya suami pintar ,jadi aku urungin, aku baik kan yangg?, aku ngikutin apa yang kamu mau... Sekarang kamu turutin dong apa yang aku mau.. Kamu sadar sayang, gak capek apa tidur terus" oceh varo terus menerus


Doni yang ingin masuk ke ruangan adel berhenti saat mendegar ocehan ocehan varo pada putrinya... Terlihat lucu memang, tapi doni senang karna varo adalah pria yang setia, dia selalu mendapingi adel suka dan duka


"Caloj mantu gue walaupin rada dongo tapi cinta banget sama anak gue, gpp lah untung ganteng + kaya" batin doni tersenyum


"Loh pa... Kok di luar doang" tanya keyna


"Nunggu mama..." ucap doni bohong

__ADS_1


"Ya udah ayo masuk... Kasian varo juga pasti belum makan" kata keyna


"Iya sayang"


"Assalamualaikum" ucap keyna langsung disambut senyuman hangat oleh varo


"Waalaikumsalam"


"Temen temen kamu udah pada pulang var?" tanya doni


"Udah kok pa... Nanti katanya mereka kesini malam" ucap varo


"Kamu makan dulu sini var, pasti belom makan kan" ujar keyna


"gak usah ma, aku udah makan di sekolah tadi" ucpa varo menolak dengan halus


"beneran var?" tanya doni


"iya pa beneran"


"ya udah kita makan dulu ya var.. kamu kalau lapar ambil aja ya ,kalau ada sisa tapi" ucap doni bercanda


"issss kamu ini.." keyna mencubit perut doni saking gemasnya dengan kejahilan sang suami


varo hanya menggelengkan kepalanya melihat tingkah suami istri di depannya, sama persis seperti mama dan papanya jika di rumah...


tanpa mereka sadari jari jari adel bergerak perlahan demi perlahan... juga kelopak mata yang sudah mulai mengerapkan matanya tanda ia akan membuka mata sebentar lagi.

__ADS_1


yang benar saja.. adel sudah membuka matanya walaupin masih terlihat sayu


"va......va....ro" panggil adel terbata bata


__ADS_2