ALVARO SANJAYA

ALVARO SANJAYA
kemarahan varo


__ADS_3

Di mall 3 gadis sedang asik memilih milih sesuatu kesukaan mereka. Vania yang sedang memilih sepatu, jasmin memilih jaket ,dan adel memilih baju dan celana.


"Huuhhhh akhirnya kita bisa belanja belanja tanpa gangguan guys..." Ucap jasmin


"Tapi kurang mira nih.. Kurang seru" timpal adel


"Iya... Kalau aja lengkap pasti tambah seru" kata vania


"Sekarang kita mau kemana lagi?" Tanya adel


"Makan..." Ucap jasmin dan vania


"Ya udah yuk... Gue juga laper" ujar adel mengelus perutnya


Mereka mencari tempat makan yang berada di mall tersebut.


Di rumah varo menunggu kabar dari adel. Mendengar ucapan mamahnya bahwa adel pergi ke mall dengan jasmin dan vania, ia merasa kesal karna tidak diberitahu lebih dulu.


"Bisa bisanya mereka bawa kabur adel" gumam varo


"Ya ampun bang... Sabar kenapa sih, mereka cuma belanja sama adel, bukan culik adel" omel kinar


"Iya tapi kenapa gak bilang dulu sama aku mah"


"Kamu tadi lagi ngobrol sama papah sama papi kan..."


"Di mall mana mereka?" Tanya varo


"Mana mamah tau... Kamu hubungin aja adel atau yang lainnya"


"Gak aktif mah... Kalau aktif aku gak bingung gini cari mereka" sahut varo


"Kamu tuh ya... Adel cuma ke mall aja sudah kaya gini, apa lagi kalau adel pergi sama cowok lain" ucap kinar


"Iya var... Kamu posesif banget, adel gak bakal hilang" sambung sisil

__ADS_1


"Ada apa ini?" Tanya vano yang menyusul kinar.


"Tuh anak kamu... Adel cuma pergi ke mall bareng jasmin sama vania sudah ngamuk gak jelas" ucap kinar


"Takut kali adel di ambil orang" sahut kenan yang duduk di samping sisil


"Galang mana sil?" Tanya vano


"Tidur dikamarnya" jawab sisil


"Aku mau nyusul mereka deh.." Ucap varo


"Emang tau mereka di mall mana?" Tanya kinar


"Gak tau... Nanti aku cari" sinis varo mengambil kunci mobilnya dan pergi


"Ya ampun anak itu..." Keluh kinar


"Biasa cowok mah.." Ujar vano mencium kening kinar


"Namanya juga anak aku mah.." Kata vano


"Udah udah... Mending bantuin aku masak deh nar" ajak sisil


"Nahh iya... Ibu ibu mending masak, kita mau lanjut obrolan dulu" kata kenan


®®®


Varo mencari cari adel di mall langganan vania. Dan benar saja sepanjang pencarian akhirnya varo bertemu ke 3 cewek bandel itu..


Tapi emosinya mencuat saat melihat seseorang pria duduk di dekat adel kekasihnya. Siapa lagi kalau bukan yudan keparat itu.


"Adel..." teriak varo yang sudah mengepalkan tangannya.


"Omg..." gumam vania

__ADS_1


"Perang deh perang" batin jasmin


"Varo.." panggil adel


Serempak mereka ber 4 berdiri termasuk yudan yang sudah tersenyum licik...


"Berani banget lo deketin cewek gue hah... Inget woi... Dia udah punya laki, sadar diri lo" sinis varo mendorong bahu yudan


"Varo... Kamu apaan sih" adel menahan tangan varo yang ingin memukul yudan


"Aku gak suka kamu deket deket sama dia del... Kamu pacar aku tapi malah jalan sama dia tanpa bilang sama aku" marah varo


"Heh.. Cemburuan" sinis yudan memancing varo. Adel yang sudah melihat kilatan amarah di wajah varo.


"Kita pulang aja ya..." ajak adel menyentuh bahu varo


Vania dan jasmin tak bisa berkutik kalau varo sudah marah seperti itu.


"Pulang?.. Setelah aku kesini kamu minta pulang..heh, merasa terganggu?... Iya?" varo tersenyum sinis pada adel


"Gak gitu var.. Aku gak mau kamu berantem aja"


"Aku berantem juga gara gara kamu adel.... Kamu anggap apa aku hah" emosi varo semakin menjadi


"Bang jangan marah.. Ini tempat umum" tegur vania


"Diem..." desis varo menatap tajam sang adik. Vania langsung menunduk takut


"Lo...(menunjuk yudan), Sekali lagi gue lihat lo deketin cewek gue... Mampus lo" bentak varo dan akhirnya menarik adel pergi diikuti jasmin dan vania


"Kalian pulang berdua, gue mau sama adel ada perlu" kata vano dingin.


"Lo mau bawa adel kemana bang" tanya jasmin hawatir


"Bukan urusan lo" ucap varo mendorong adel masuk ke dalam mobilnya

__ADS_1


__ADS_2