
Jam istirahat adel, jasmin, mira keluar kelasnya untuk menuju kantin , mereka sudah sangat lapar dan ingin cepat cepat makan.
"Gue pesen makanan dulu guys" pamit mira yang langsung memesan makanan seperti biasa untuk mereka.
Tak lama datang varo, arka dan zaki yang sudah sering membuat heboh seisi kantin jika mereka datang, maklumlah mereka dalah kaka kelas terhot dan tertampan di sekolah.
Bahkan banyak yang iri dengan adel dkk karna bisa dekat dengan kaka kelasnya itu.
Varo mengambil duduk di samping adel diikuti arka dan zaki.
"Kenapa gak tungguin aku, hmmm?" tanya varo lembut sambil menyelip anak rambut iren ke belakang telinga
"Aku udah laper banget var" manja adel
Varo mencium kening adel, dan si empunya hanya diam tanpa protes dengan tindakan varo, toh sebentar lagi mereka sah.
"Woiiiiiii jarjit... Bisa ae mesra mesraannya, liat sikon dong" omel zaki
"Panas woiiii panas" ngelus jamsin mengipas ngipaskan tangannya ke wajah
"Varo mah emang bodo amat sama sikon, diaman aja mah ayo" ucap arka di angguki semuanya
"Makanan datang guys" mira membawa 3 mangkok bakso dan minuman
"Sorry buat oara cowok gak ada... Pesen sendiri aja sana" sambung mira lagi
"Aku laper beb..." rengek zaki
"Sorry... Gue lebih laper, jangan minta" ucap mira
__ADS_1
"Pelit amat meimei" ucap zaki cemberut
"Dihhhhhh sekalian aja lo sebutin semua pemain upin ipin" seru jasmin
"Maunya gitu... Tapi gak hapal" ucap zaki
"Sayang kamu lulus sekolah mau lanjut kuliah atau jadi ibu rumah tangga aja di rumah?" tanya varo
"Mau jadi kuli" sahut arka
"Ck... Gue gak nanya lo entong" sinis varo
"Aku gak tau var... Kita lihat aja nanti ya" ucap adel lembut
"Tapi aku pengennya sih kamu di rumah.. Jaga anak anak kita ,aku yang kerja" ucpa varo tersenyum
"Huekkkk.... " jasmin pura pura ingin muntah di depan teman temannya
"Siapa yang hamil... Ngomong gak pake mikir amat" ucap jasmin
"Hahahaha... Lagian pake acara sok muntah sih" ucap adel tertawa
"Ihhh lucu banget sihhh ketawa" varo mencubit pipi adel gemas
"Akhhhh...sakit varo" adel mencubit tangan varo keras
"Maaf sayang... Habisnya aku gemes sama kamu tau"
"Bisa gak sih... Jangan bikin iri" sungut mira
__ADS_1
"Jangan iri sayang... Aku bisa kok lebih kaya mereka" ucap zaki merangkul mira dan mencium bibirnya sekilas di depan umum
Mira melototkan matanya karna ulah zaki yang terkesan mendadak.
"Weesssssss zaki.... Gila gila gila, keren" arka bertepuk tangan heboh melihat aksi zaki yang berani mencium bibir mira
"Ada kemajuan lo zak..." ucap varo terkekeh
"Kan biar romantis dari lo" ucap zaki
"Bibir lo udah gak suci lagi mir.... Husssssss sanah" canda jasmin
"Zaki... Kamu apa apan sih ,malu tau di liat orang banyak gini" ucap mira yang wajahnya sudah memerah bak kepiting rebus
"Kok malunya sekaranh sih... Udah diciun juga" adel menahan tawanya melihat mira memeluk zaki karna malu
"Cup cup beby... Udah jangan malu malu tapi mau" mira langsung memukul dada zaki
"Jangan lupa kalian harus hadir di acara akad nikah gue nanti sama adel" ucap varo pelan
"Siap pak boss.... Kita pasti hadir" ucap aeka semangat 45
"Lo kapan nyusul ki?" tanya varo
"Habis mira lulus sekolah.. Doain aja bro" ucap zaki begitu yakin dengan ucapannya
"Kaya bakal bertahan sampe situ aja lo" ucap arka
"Lo doain gue biar gak langgeng gitu?" sinis zaki
__ADS_1
"Dihhhhhh kaga"
"Mulai dehhh" batin mira dan jasmin