
Hari pernikahan
Di kediaman doni sudah begitu bersiap siap ,baik dari sahabat adel maupun keluarganya.
Pernikahan yang hanya dilakukan akad nikah namun terkesan mewah karna hiasan hiasan di dalam rumah doni di dekor indah atas perintah keyna dan kinar.
Walaupin hanya perniakahan akad nikah, namun para orang tua tidak mau jika pernikahan anak anaknya terkesan sederhana.
Sedangkan di kediaman vano, mereka juga sedang sibuk mempersiapkan diri, kamar varo sudah rombak seindah mungkin ,karna setelah acara adel akan ikut pulang ke rumah varo.
Zaki dan arka sibuk membantu persiapan varo di kamarnya karna varo terlihat gugup menghafal catatan untuk akad nikah.
"Ya allah var var... Lo mau nikah malah belum ganti baju, keburu kaga jadi nikah lo" ucap zaki
"Gue belum hafal ini zak, susah" kata varo mondar mandir di kamarnya
"Astaga var... Lo gak hafal karna gugup ,coba rilex bro rilex" kata arka
"Coba lo diposisi gue, pasti lebih parah" sahut varo
"No....... Gue malah semangat 45, apa nunggu malam pertamanya" zaki berucap sambil cengengesan
"Alah... Mesum amat ,jangan bilang lo udah ***** grepein mira lagi zak" seru arka
"Sembarang lo tuyul..., gue masih pedang suci keles ,belum tersentuh cewek kecuali tangan sendiri hehe" ucap zaki
__ADS_1
•••
"Ya allah anak mama cantik banget" ucap keyna melihat putrinya yang sudah di rias sedemikian rupa oleh penata rias
"Kan mama cantik ,jadi adel juga pastinya cantik dong" ucap adel
"Coba lihat sini sayang.." ucap doni mengarahkan cameranya untuk memotret sang putri tercinta
Doni dulu sangat hobi menjadi photografer cuma karna pekerjaannya ia sangat susah menjalankan hobinya itu, saat ada waktu pasti doni menyempatkan diri utnuk memotret adel atau keyna.
"Mir tolong foto gue sama papa, mama dong" pinta adel di angguki oleh mira dengan cepat
Adel berdiri di tengah tengah kedua orang tuanya ,dan doni keyna langsung mecium pipi putri mereka dengan penuh kasih sayang.
" thank you miraku" ucap adel
"Giliran gue foto sama pengantinnya" ucap jasmin
"Lo sih sibuk amat selfi mulu dari tadi" sahut mira jengkel
"Hehe... Habis gue cantik sih" ucap jasmin dengan pedenya
"Pede gile lo" sahut mira
"Hadehhhhh ni 2 cecenguk ribut mulu, nikah aja kalian sana" ucap doni mendapatkan pukulan kecil oleh sang istri.
__ADS_1
"Dihhhhhh om, ya kali mira nikah sama jasmin, masih normal nih" kata mira
"Iya nih om doni... Jasmin ini cewek cantik nan normal, masa disuruh jadi lesbi, ogah"
"Kalian aja yang salah paham... Om gak suruh kalian nikah berdua... Maksud nikah ya sama pasangan kalian lah" ucpa doni
Mira dan jasmin cengengesan karna salah mengartikan ucapan doni.
"Udah pa... Kita keluar dulu, sebentar lagi keluarga cowok dateng, kita harus sambut di luar, ayo yang lain keluar... Biarin adel disini dulu" ucap keyna
Semua mengikuti apa yang dikatakan keyna, mereka keluar dari kanar adel dan berkumpul di ruang tengah.
Tak lama suara derum mobil terdengar dari luar rumah doni, semua keluarga varo telah tiba dengan berpakaian serapi mungkin.
"Hai calon besan" sapa doni merentangkan tangannya
"Maaf... Anda jangan sok akrab" sahut vano mengibaskan tangannya
"Sombong banget lo, gue batalin nikah anak lo baru tau rasa" ucap doni
"Gitu aja marah.. Bercanda don" vano langsung memeluk doni
"Kapan masuknya ini.... Gak usah kangen kangenan dulu dah" gerutu kenan
"Iya ayo masuk" ucap keyna
__ADS_1
Mereka semua masuk ke dalam rumah, varo juga sudah duduk di depan penghulu dan juga doni, sementara adel masih di dalam kamar menunggu acara akadnya selesai lebih dulu.