Ambisi Cinta Model Cantik

Ambisi Cinta Model Cantik
SATU RAHASIA


__ADS_3

Kebahagiaan di dapat Amanda, Ia yang baru memulai pekerjaan nya ternyata malah di pertemuan dengan sosok dari masa lalu nya. Seminggu berlalu hubungan mereka semakin dekat, bisa bekerja ditempat yang sama tentu menjadi kebahagiaan tersendiri bagi keduanya, seolah-olah menjadi saat yang pas untuk saling melepaskan rindu di antara mereka berdua.


Dari mulai menjadi partner yang baik di kantor, teman saat makan, sampai seperti supir yang siap menemani amanda kemana ia pergi ...


Seperti siang ini lagi-lagi mereka makan siang bersama di salah satu restoran.


" Kamu makan yang ini " Ucap Adi menyodorkan sepiring steak sapi yang sudah ia potong menjadi bagian kecil


" terima kasih pak Morgan " Manda mengucapkan itu dengan nada anggun nya


" Terima kasih kembali Nyonya Morgan "


Amanda yang fokus dengan makanan di hadapannya langsung mendongakkan kepala menatap Adi


" Kenapa, apa ada yang salah?" Tanya nya datar


" Ingat dengan ucapan ku dulu kalo aku akan menjadi kan kamu istri ku ?, Nah Sekarang sudah waktunya "


" Ahh Adi kamu gak lucu tau "


" Hahaha , muka kamu tuh gemes banget perpaduan lapar sama penasaran jadi satu"


" Pak Morgann.... kamu ngerjain aku "


Anya, aku serius sama kamu . tapi seperti biasa kamu selalu menganggap nya becanda . aku harus bersabar lebih lama lagi ternyata ..


Rayyen yang sedang berada di restoran yang sama hanya melihat dari kejauhan interaksi antara kekasihnya bersama seorang pria yang tak ia kenali . Semenjak seminggu lalu Rey mengantar manda ke kantor, ia langsung di sibukan dengan banyak pekerjaan di luar kota .


Rayen hanya memandangi tanpa ingin menghampiri mereka, karena saat ini ia datang dangan klien nya.


Mee, siapa dia? . kenapa kamu terlihat akrab dengan nya. aku tuh sangat tahu kalo kamu susah akrab seperti itu dengan orang baru . bahkan dengan ku saja tidak seperti itu


Selama seminggu bekerja, desas-desus di kantor semakin panas ...


Selesai Makan siang tadi manda memutuskan pergi ke kamar mandi sebelum melanjutkan pekerjaannya .


" Kamu tahu kan, karyawan baru itu " tanya salah satu pegawai


" Oh si model itu, satu kantor juga tahu lah"


" Iya bu Amanda. Sayang banget yah, Wajah secantik itu ternyata jadi selingkuhan pak Miller , padahal pak Miller sudah nikah . pas pertama di kenalin pak Miller aku fikir itu anaknya, gak wajar aja kalo karyawan baru sampe diantar pemimpin perusahaan. murahan banget, kerja disini cuma alibi jadi pelakor"

__ADS_1


" Jangan liat dari cantik nya doang, hari pertama aja udah godain Pak Morgan, mereka sampe pelukan di kantor"


" Wah seriusan, Pak Miller sih keliatan banget istimewa in tuh anak, Pak morgan lagi selama kerja disini aku belum pernah liat dia deket sama perempuan eh sekarang nempel mulu sama tuh model "


Manda yang berada di dalam kamar mandi mendengar suara orang yang sedang menggosipkan nya. Ia bingung kenapa orang beranggapan seperti itu padanya .


" Siapa yang kalian maksud pelakor?, Apa amanda yang kalian maksud itu saya ?, "


Tanya manda datar, Ia langsung ke arah wastafel untuk mencuci tangan .


" Bu Amanda, Maaf bu kami permisi" Mereka langsung kaget dengan orang yang berada disebelah mereka .


" Tunggu, Kamu benar jangan melihat orang karena cantiknya, tapi jangan menilai juga dari pandangan mu sendiri" Manda langsung pergi meninggalkan mereka yang malah merasa malu atas apa yg diucapkan ...


Ah sudahlah kenapa pula aku peduli dengan tanggapan mereka .


Ia yang akan memasuki ruangan dimana Adi berada malah di buat terkejut dengan apa yang ia dengar ...


" Morgan, tolong jaga sikap kamu dengan Amanda . kamu jangan sampai melampaui batas an mu sebagai ketua tim yang membawahi manda . Saya tidak mau Pak Rayyen sampai salah faham dengan kalian. Kamu tahu kan keluarga pak Rayyen memiliki saham besar disini dan keluarga nya punya andil besar bagi perusahaan"


Ucapan Pak Miller panjang lebar


" Pak Rayyen itu kekasih Amanda , dia juga yang menitipkan Amanda pada saya. jadi saya harap kamu mengerti. saya tidak mau mempersulit kamu dengan hubungan pertemanan kamu itu" Pak Miller pun berlalu pergi ...


Amanda yang mendengar itu langsung merasa kesal, Pernyataan pak Miller seolah telah menginjak harga dirinya . Sebuah hinaan kalo ia bisa bekerja karena bantuan orang lain, bukan karena kemampuan nya sendiri.


Siang itu Manda langsung izin dari kantor. Ia pergi ke perusahaan Rey .


Ia yang baru sampai langsung di arahkan ke ruang kerja Rey, Semua pegawai memang sudah mengenal Manda sabagai pacar bos mereka . Manda nampak menunggu, karena Rey yang masih meeting ternyata belum kembali .


Setengah jam Manda menunggu, orang yang ditunggu pun muncul . Rey yang memang sudah mengetahui kedatangan manda merasa senang kekasih nya datang, padahal baru nanti malam Rey akan mengajak Manda makan malam berdua . Ia yang baru masuk malah langsung di kejutkan dengan ucapan manda.


" Kak, Ada yang mau aku sampein sama kaka"


" Ada apa" Rey bahkan terlihat heran.


" Apa maksud kaka ikut campur soal lamaran aku ke perusahaan Air Corporition, Aku tau kakak yang minta mereka nerima lamaran aku"


" Maksud kakak bukan gitu Manda"


" terus maksudnya apa, kita emang gak pernah bahas soal ini . tapi harusnya kakak ngerti buat gak ikut campur urusan masing-masing apalagi soal kerjaan, Jadi tolong jangan ikut campur urusan kerjaan aku. karena aku juga begitu"

__ADS_1


" Kamu salah faham sayang"


" Salah faham apanya, kaka gak percaya sama kemampuan aku?,. kakak aja meragukan aku bagaimana dengan orang lain . satu kantor sampai bilang aku selingkuhan Pak Miller. kenapa, karena perhatian pak Miller sama aku dan sekarang aku tau kalo itu atas permintaan Pak CEO Rayyen yang terhormat"


Rey terdiam, Ia bahkan tak percaya Manda mengucapkan hal itu padanya


" Kenapa, kakak bingung aku tau soal ini.


Pantes aja lamaran aku langsung diterima padahal belum ada interview. Aku yang bingung pas hari itu kakak bisa tau aku mulai kerja tapi aku tetep berusaha berfikir positif. Kakak itu jadi dalang aku di permalukan satu kantor"


" Bukannya bener yah kamu selingkuh"


Rey mulai terpancing emosi


" Siapa? "


" Mana kakak tahu siapa namanya, siang tadi kakak liat kamu makan siang berdua. kamu bahkan gak sadarkan kaka ada disana, kalian keliatan deket banget . padahal kamu sama pacar sendiri aja selalu jaga jarak, tapi kenapa sama dia nggk . dan yah selama satu Minggu ini kamu kemana aja, kenapa gak pernah hubungin kakak. bukan cuma itu, kakak fikir setelah kamu ke rumah mama kamu bakal nunggu disana sampe kakak pulang, tapi nggk kan"


" Liat kakak, jawab jujur kamu anggap apa hubungan kita, dan hubungan apa yang kamu jalani sama laki-laki itu. Jangan anggap kakak gak tau apa yang terjadi selama seminggu ini"


" Stop kak, dia itu sahabat aku . dia Adi temen lama aku" Ucap manda memberi pembelaan


" Oh jadi itu orang nya, orang yang buat kamu selalu gak yakin sama kakak?"


" Bukannya kakak juga begitu"


" Amanda , kakak begitu karena kakak tau masih ada orang lain di hati kamu . tolong, kakak udah banyak bersabar sama hubungan kita . ternyata fikiran kakak salah kalau hubungan kita akan lebih baik setelah kamu disini. tapi sekarang malah terlihat semakin samar"


" Iya hubungan kita memang samar, jadi sudah jelas kan kalo seharusnya hubungan kita berakhir, Aku udah cape sama Semua tekanan keluarga kakak" Manda langsung pergi setelah itu. Mungkinkah selama ini manda menahan semua desakan keluarga Rey untuk segara menikah, hingga di saat ia merasa lelah ia memutuskan untuk mengakhiri nya ...


" Akkhh Sia lan" teriak Rey frustasi ...


.


.


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2